• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Penelitian Menyebutkan, Permusuhan Politik Memotivasi Saling Serang di Media Sosial
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Penelitian Menyebutkan, Permusuhan Politik Memotivasi Saling Serang di Media Sosial

Redaktur III Sabtu, 22 Maret 2025
Share
2 Min Read
Media sosial menjadi pilihan untuk menyampaikan argumentasi politik/ Foto : Ist
Media sosial menjadi pilihan untuk menyampaikan argumentasi politik/ Foto : Ist

Aktual.co.id – Sebuah penelitian yang diposting oleh PNAS menjelaskan bahwa ampir empat miliar orang di seluruh dunia kini menggunakan platform media sosial seperti Facebook dan Twitter.

Dan media sosial merupakan salah satu cara utama orang mengakses berita atau menerima komunikasi dari politisi. Akan tetapi, media sosial menciptakan insentif yang menyimpang untuk konten yang memecah belah.

Unggahan tentang lawan politik jauh lebih masuk akal dibagikan di media sosial, dan efek kelompok ini jauh lebih kuat daripada prediktor lainnya dari berbagi media sosial .

Temuan ini berkontribusi pada perdebatan ilmiah tentang peran media sosial dalam polarisasi politik dan dapat menginformasikan solusi untuk menciptakan lingkungan media sosial yang lebih sehat.

Baca Juga:  Rudal Israel Menghantam Depo Penyimpanan Minyak di Teheran

Penulis studi Steve Rathje dan rekan-rekannya meneliti apakah permusuhan kelompok luar, terutama permusuhan terhadap lawan politik, menghasilkan keterlibatan yang lebih besar di media sosial.

Mereka berhipotesis, mengekspresikan permusuhan terhadap kelompok lawan lebih efektif untuk menandakan identitas komunitas daripada memuji kelompok sendiri.

Penulis meneliti akun Facebook dan Twitter dari media liberal AS (misalnya, The New York Times, MSNBC) dan konservatif (misalnya, Fox News, Breitbart). Mereka menemukan bahwa setiap kata emosional negatif dalam sebuah posting dikaitkan dengan peningkatan 5% hingga 8% dalam share dan retweet.

Yang lebih mengejutkan, posting yang merujuk pada kelompok politik lawan memiliki peluang 35% hingga 57% lebih tinggi untuk dibagikan. Posting seperti ini menarik mengundang reaksi emotikon”marah” dan “haha”—di media liberal dan konservatif.

Baca Juga:  Berikut Ucapan Salam yang Membuat Orang Merasa Tidak Nyaman

Studi ini menyoroti hubungan antara konten media sosial dan reaksi orang terhadap konten tersebut. Pengguna memilih cara berinteraksi dengan konten, algoritme media sosial yang memutuskan kiriman mana yang ditampilkan kepada siapa.

Jika algoritme ini berubah, perilaku pengguna dan metrik keterlibatan dapat berubah sesuai dengan perubahan tersebut. (ndi)

 

SHARE
Tag :digital aktivismmedia sosialMental health
Ad imageAd image

Berita Aktual

Salah satu adegan film Salmokji: Whispering Water / Foto: Ist
Film Korsel ‘Salmokji: Whispering Water’ Menawarkan Horor yang Berbeda
Kamis, 16 April 2026
Kasad Pakistan Marsekal Lapangan Asim Munir/ Foto: Ist
KASAD Pakistan Bertemu Pejabat Iran Terkait Putaran Negoisasi Baru dengan AS
Kamis, 16 April 2026
Grup BTS/ Foto: Allkpop
BigHit Melaporkan Pembocoran Album BTS ARIRANG Sebelum Perilisan
Kamis, 16 April 2026
Gerai pakaian Lululemon/ Foto: Ist
Kejakgung Texaz Melakukan Penyelidikan Zat Kimia pada Pakaian Olahraga Lululemon
Kamis, 16 April 2026
Kepala Pengadilan Militer (Kadilmil) II-08 Jakarta Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto (kanan) bersama Kepala Oditur Militer Kolonel Chk Andri Wijaya (kiri)/ Foto: capture ANTARA
Persidangan Kasus Penganiayaan Aktivis KontraS Andrie Yunus Segera Digelar
Kamis, 16 April 2026

Mental Health

Ilustrasi penyakit Chagas/ Foto: national today

Mengenal Penyakit Chagas yang Diperingati 14 April untuk Menekan Penyebaran

Main games strategi bisa meningkatkan kinerja otak/ Foto: freepik

Begini Cara Meningkatkan Kerja Otak Menjadi Maksimal

Ilustrasi cara melihat orang lain / Foto: freepik

Berikut Melihat Karakter Seseorang dari Cara Bersikap

ILustrasi sombong/ Foto: freepik

Berikut Cara Menghadapi Orang yang Sombong

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Bocor Secara Online

Jembatan Suramadu Ditutup Sementara untuk Uji Beban Bentang Tengah

Meski Sempat Pingsan Anwar Usman Mengaku Lega Purna MK

Peringatan Tenggelamnya Kapal Titanic Tanggal 15 April

Menhaj Memastikan Kesiapan Pemberangkatan Haji Sudah Hampir Selesai

More News

Charlie Kirk menyapa khalayak selama konferensi AmericaFest di Phoenix, Arizona, AS pada bulan Desember 2024 / Foto: capture BBC

Charlie Kirk Sosok Politisi Muda Anti Trans-gender

Kamis, 11 September 2025
Presiden Prabowo Subianto/istimewa

Prabowo Reshuffle Kabinet Hari Ini, Mendiktisaintek Dicopot?

Rabu, 19 Februari 2025
Donald J Trump/ Foto: The Guardian

Kebijakan Trump Soal Greenland Memunculkan Skeptimisme

Kamis, 22 Januari 2026
Peperangan yang terjadi antara Thailand dan Kamboja / Foto : capture The Guardian

Trump Mengatakan Kamboja dan Thailand Setuju Berunding untuk Gencatan Senjata

Minggu, 27 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id