• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Orang Rendah Hati Secara Intelektual Menunjukkan Empati dan Ketahanan Emosional yang Tinggi.
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Orang Rendah Hati Secara Intelektual Menunjukkan Empati dan Ketahanan Emosional yang Tinggi.

Redaktur III Jumat, 25 April 2025
Share
3 Min Read
Orang yang memiliki kerendahan hati intelektual lebih memiliki tingkat empaty yang tinggi / Foto : Freepik
Orang yang memiliki kerendahan hati intelektual lebih memiliki tingkat empaty yang tinggi / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Dalam tiga penelitian, peneliti menemukan kerendahan hati intelektual berhubungan positif dengan akurasi empati, khususnya terhadap anggota kelompok luar.

Temuan tersebut menunjukkan kerendahan hati intelektual dapat meningkatkan perhatian empati tanpa memperbesar tekanan pribadi.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa kerendahan hati dapat meningkatkan sikap memaafkan, dan toleransi terhadap perspektif yang berbeda.

“Kerendahan hati intelektual seperti pemahaman bahwa kita tidak tahu segalanya, adalah kebajikan yang penting dan langka,” kata penulis studi Michal Lehmann , seorang rekan peneliti pascadoktoral di Universitas Carnegie Mellon dalam jurnal  Personality and Social Psychology Bulletin.

Untuk penelitiannya, Lehmann dan rekan-rekannya melakukan tiga studi pra-terdaftar yang melibatkan total 533 partisipan, semuanya orang dewasa Yahudi Israel.

Studi tersebut berfokus pada empati kognitif, atau kemampuan mengidentifikasi secara akurat apa yang dirasakan orang lain, dan empati emosional, yang mencakup perhatian empatik dan tekanan pribadi.

Baca Juga:  Banyak Pria yang Mengabaikan Gangguan Depresi pada Dirinya

Dalam penelitian ini para peserta menonton klip video pendek berisi individu-individu yang menceritakan pengalaman pribadi yang emosional.

Para peneliti membandingkan penilaian para peserta terhadap emosi dari film tersebut dengan keadaan emosional.

Dalam studi pertama, 212 peserta mengunjungi laboratorium atau berpartisipasi melalui Zoom karena pembatasan COVID-19.

Setiap peserta menonton delapan video. Saat menonton video, peserta menilai emosi pemeran video secara langsung menggunakan skala geser.

Peserta juga menyelesaikan pengukuran tambahan untuk menilai reaksi emosional, serta kuesioner yang mengukur kerendahan hati intelektual.

Temuan dari studi ini menunjukkan kerendahan hati intelektual memprediksi akurasi empati yang lebih besar, terutama ketika peserta menonton video pembicara Palestina-Israel.

Baca Juga:  Orang yang Tidak Pernah Diajarkan Sopan Santun Akan Menujukkan Sikap Seperti Ini

Peserta yang memiliki kerendahan hati intelektual lebih tinggi akurat mengenali emosi anggota kelompok luar dibandingkan yang tidak memiliki kerendahan hati intelektual. Hubungan ini lebih lemah atau bahkan terbalik ketika mengevaluasi kelompoknya sendiri.

Peserta dengan kerendahan hati intelektual yang lebih tinggi juga melaporkan perhatian empatik yang lebih besar. Kombinasi perhatian tinggi dan tekanan rendah inilah yang disebut para peneliti sebagai “ketahanan empatik.”

Studi kedua mereplikasi temuan ini dengan kelompok baru yang terdiri dari 112 peserta. Kali ini, para peneliti menyertakan ukuran motivasi untuk berempati, dengan meminta peserta memilih antara terlibat dengan perasaan sendiri atau mencoba membayangkan perasaan orang lain

Baca Juga:  Kecanduan Video Pendek Menunjukkan Perubahan Respons Otak Saat Mengambil Keputusan

Seperti dalam studi pertama, kerendahan hati intelektual dikaitkan dengan akurasi empati yang lebih besar menggunakan salah satu dari dua metrik empati.

Sekali lagi, yang memiliki kerendahan hati yang lebih tinggi menunjukkan kesenjangan yang lebih lebar antara perhatian empati dan tekanan pribadi.

Untuk menguji apakah kerendahan hati intelektual dapat ditingkatkan secara eksperimental, para peneliti melakukan studi ketiga menggunakan desain antar-subjek dengan 209 partisipan.

Satu kelompok ditugaskan untuk membaca materi dan menjawab pertanyaan yang dirancang untuk menumbuhkan kerendahan hati intelektual, sementara kelompok lain dihadapkan pada konten yang menekankan keyakinan intelektual.

“Kerendahan hati intelektual memiliki nilai penting, terutama saat situasi dan hubungan sedang sulit,” kata Lehmann. (ndi)

 

SHARE
Tag :Empatykesehatan mentalMental healthPsikolog

Berita Aktual

Presiden Prabowo Subianto/ Foto: setneg
Pejabat Negara Ramai Mengucapkan Ultah Kepada Prabowo Subianto
Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy/ Foto: gizmochina
Samsung Galaxy A38 Bocor dengan Berbagai Spesifikasi
Sabtu, 17 Oktober 2026
Aktifitas pemandaman kebakaran hutan dan lahan/ Foto: vietnam
Singapura Menyiapkan Tuntutan Hukum Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan di Indonesia
Sabtu, 17 Oktober 2026
Penampakan erupsi Gn Semeru/ Foto: ANTARA
Gunung Semeru Mengalami Erupsi Tinggi Letusan 1 Kilometer
Sabtu, 17 Oktober 2026
Triton Aviation / Foto: vn
Pesawat Triton Aviation Mendarat Darurat Akibat Pintu Pesawat Terbuka
Sabtu, 17 Oktober 2026

Mental Health

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menggeledah Ruang Kepala BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai

Ahmad Hidayat Gabung PSI Sesuai Semangat Soekarnoisme dan Marhaenisme

Letjen TNI Kristomei Sianturi Dilanti Menjadi Kepala BNPB

Gempa Bumi 4,1 Mag Terjadi di Barat Daya Kota Bogor Jawa Barat

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Menjabat Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPPDT

More News

Berlebihan kadang dinilai ketidakberdayaan seseorang/Foto : Freepik

Berikut Perilaku Seseorang yang Berusaha Keras Padahal Rapuh

Sabtu, 15 Maret 2025
Ilustrasi dua orang yang mengobrol/ Foto: freepik

Ciri Orang yang Tidak Tahan Obrolan Ringan Menurut Psikologi.

Kamis, 18 September 2025
Ilustrasi ketenangan / Foto: freepik

Berikut Ciri Ketenangan Orang yang Memiliki Kedewasaan Emosi

Kamis, 19 Februari 2026
Ilustrasi narsisistik dengan kemewahan / Foto : Freepik

Individu Narsisistik Lebih Rentan Terhadap Lamunan Maladaptive

Kamis, 17 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id