• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Hari ke 7 Bulan Syawal Masuk Lebaran Ketupat
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Travel & Kuliner

Hari ke 7 Bulan Syawal Masuk Lebaran Ketupat

Redaktur III Minggu, 6 April 2025
Share
2 Min Read
Lebaran ketupat menjadi tradisi sejak zaman dahulu/ Foto : Ist
Lebaran ketupat menjadi tradisi sejak zaman dahulu/ Foto : Ist

Aktual.co.id – Lebaran ketupat adalah bagian dari serangkaian perayaan hari raya Idulfitri yang ditemui di beberapa daerah di Indonesia. Lebaran ketupat biasanya dilaksanakan seminggu setelah Idulfitri.

Dengan anggapan melaksanakan puasa Syawal selama enam hari terlebih dahulu. Sesuai dengan namanya, lebaran ketupat ditandai menyajikan dan memakan ketupat bersama beragam makanan lainnya.

Lebaran ketupat, walaupun tidak memiliki dasar tuntunan dalam agama Islam, namun tidak dianggap bertentangan dengan syariat karena tidak memuat unsur-unsur ibadah yang sengaja dibuat-buat.

Pada hakikatnya, lebaran ketupat hanyalah bentuk perayaan dan suka cita yang diungkapkan dengan saling berbagi makanan dan bersilaturahmi setelah melaksanakan puasa sunah Syawal selama enam hari.

Baca Juga:  Begini Asal Mula Prasmanan yang Ditetapkan Tiap Tanggal 2 Januari

Dalam bahasa Jawa, kupat merupakan akronim dari laku papat yang berarti empat tindakan, yaitu lebaran, luberan, leburan, dan laburan. Lebaran berarti usai, menandakan berakhirnya waktu menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Luberan berarti melimpah, yang mengajarkan saling berbagi rezeki kepada mereka yang berhak menerimanya.

Selanjutnya leburan yang berarti melebur atau menghilangkan dosa dengan mengakui kesalahan, meminta maaf, dan memberi maaf.

Terakhir adalah laburan berarti kapur untuk memutihkan dinding rumah dan menjernihkan air, yang berarti manusia harus selalu menjaga kesucian lahir dan batin.

Selanjutnya leburan yang berarti melebur atau menghilangkan dosa dengan mengakui kesalahan, meminta maaf, dan memberi maaf. Terakhir laburan berarti kapur untuk memutihkan dinding rumah dan menjernihkan air, yang berarti manusia harus selalu menjaga kesucian lahir dan batin.

Baca Juga:  Sarapan yang Baik untuk Mendapatkan Nutrisi dan Berat Badan Ideal

Ketupat dimakan bersama-sama di mushola, masjid, atau lapangan terbuka setelah berdoa. Hidangan khas hari raya ini biasanya dimakan bersama dengan berbagai macam lauk pauk seperti lodeh, opor, rendang, dan gulai.

Beberapa daerah juga memeriahkan tradisi ini dengan menggelar karnaval dan festival rakyat. Mengingat betapa akrabnya masyarakat muslim nusantara kepada tradisi ini, maka penting pula melestarikan kearifan lokal ini, agar generasi mendatang masih dapat merasakannya. (ndi/berbagai sumber)

SHARE
Tag :KetupatLebaran Ketupat
Ad imageAd image

Berita Aktual

Logo Meta AI / Foto: Engagatged
Meta Sedang Mengerjakan Agen AI untuk Pribadi dan Bisnis.
Kamis, 30 April 2026
Formasi lengkap BTS/ Foto: allkpop
Penjualan Tiket Konser BTS Ludes Terjual yang Rencana Tampil di Busan
Kamis, 30 April 2026
Antrian warga di kantor pajak / Foto : ANTARA
Pelaporan Pajak Tanpa Denda Berakhir Tanggal 30 April 2026
Kamis, 30 April 2026
Ilustrasi Daycare/ Foto: freepik
Kemendukbangga/BKKBN Buka Layanan Aduan dan Konsultasi untuk Daycare di Daerah
Kamis, 30 April 2026
Logo Google/ Foto: Ist
Google Peroleh 25 Juta Pelanggan Baru di Kuartal Pertama.
Kamis, 30 April 2026

Mental Health

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup

Ilustrasi terbakar surya/ Foto: freepik

Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn

Ilustrasi minum kopi/ Foto: freepik

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Konsumsi telur 2 minggu sekali mengurangi risiko Alzheimer/ Foto: daily Mail

Konsumsi Telur Dua Kali Seminggu Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn

Taksi Green SM Mendukung Proses Investigasi Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur

Sebanyak 10 Jenazah Korban Kecelakaan KA Berjenis Kelamin Perempuan di RS Bhayangkara Kramat Jati

Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup

Google Translate Ulang Tahun ke-20 Dirayakan Penggunaan AI untuk Pengucapan

More News

Warga memadati kampungBaduy untuk melihat dari dekat Saba Baduy Lebak, Banten / Foto : capture ANTARA

Pengunjung Padati Saba Badui di Lebak, Banten

Senin, 12 Mei 2025
Kue Pie Labu/ Foto: national today

Kue Pai Labu Salah Satu Kuliner yang Cocok Dinikmati Saat Moment Natal

Kamis, 25 Desember 2025
Pendakian jalur gunung Rinjani / Foto : Ist

Kembali Gn Rinjani Dibuka, Kemenhut Minta Jaga Keindahan Alam

Kamis, 3 April 2025
Longsor yang menutup jalan akses Pacet - Batu dan arah sebaliknya / Foto : Capture Antara

Jalur Batu – Pacet Ditutup Imbas Longsor di Hutan Pacet

Kamis, 3 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id