• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kemendukbangga/BKKBN Buka Layanan Aduan dan Konsultasi untuk Daycare di Daerah
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Kemendukbangga/BKKBN Buka Layanan Aduan dan Konsultasi untuk Daycare di Daerah

Redaktur III Kamis, 30 April 2026
Share
2 Min Read
Ilustrasi Daycare/ Foto: freepik
Ilustrasi Daycare/ Foto: freepik

Aktual.co.id – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN membuka layanan aduan dan konsultasi untuk tempat penitipan anak (TPA) atau daycare yang bermasalah di daerah.

Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji mengemukakan, aduan tersebut bisa disampaikan melalui tim pendamping keluarga (TPK) di daerah-daerah yang terdiri dari bidan, kader PKK, dan kader KB yang salah satu tugas utamanya juga untuk melindungi keluarga berisiko stunting.

Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji/ Foto: ANTARA
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji/ Foto: ANTARA

“Kita juga menyiapkan aduan. Barangkali ada hal-hal yang perlu dikonsultasikan, silakan. Kita punya program namanya Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), tetapi program tersebut syaratnya ketat, pengasuhnya harus punya sertifikat,” ujar dia saat memantau keluarga risiko stunting di Lebak, Banten dikutip ANTARA.

Baca Juga:  Pemprov Jawa Timur Mulai Menerapkan Pembatasan Gadget di Sekolah

Wihaji menegaskan, hingga saat ini sudah ada 3.200 Tamasya dalam binaan Kemendukbangga/BKKBN yang operasionalnya sesuai standar, dilengkapi pengasuh yang tersertifikasi.

“Kita minta data kemarin kepada ibu-ibu korban, kalau memang butuh konsultasi, disiapkan, untuk apa dan seperti apa. Intinya, hati-hati kalau memilih daycare, karena mohon maaf, kejadian di Yogyakarta menjadi pembelajaran, ternyata tidak berizin, kemudian ada penyalahgunaan,” paparnya

Wihaji menyampaikan keprihatinannya atas insiden di Daycare Little Aresha, Yogyakarta, dan Daycare Baby Preneur, Banda Aceh.

“Kebetulan, mohon maaf, untuk daycare di Yogyakarta tersebut tidak berizin, oleh karena itu, kita serahkan kepada pihak terkait untuk penindakannya. Kita serahkan kepada pihak terkait, tapi dari kementerian kita insyaallah hadir,” tuturnya.

Baca Juga:  Maulana Meninggal Karena Henti Jantung Saat Apel Pendidikan Dasar di IPDN

Mendukbangga/Kepala BKKBN menegaskan, daycare menjadi jawaban dari permasalahan yang berkaitan dengan tenaga kerja, sehingga kehadiran daycare seharusnya menjadi salah satu solusi.

“Jangan sampai daycare menjadi masalah baru,” ucap Wihaji.

Sesuai dengan perintah dari Presiden Prabowo Subianto, bekomitmen terhadap posyandu yang ada di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kemendukbangga/BKKBN terus memperkuat komitmen perlindungan anak melalui TPK untuk mendampingi generasi masa depan dimulai dari hulu. (ANTARA)

SHARE
Tag :BKKBNDaycareTempat Penitipan Anak
Ad imageAd image

Berita Aktual

Antrian warga di kantor pajak / Foto : ANTARA
Pelaporan Pajak Tanpa Denda Berakhir Tanggal 30 April 2026
Kamis, 30 April 2026
Ilustrasi Daycare/ Foto: freepik
Kemendukbangga/BKKBN Buka Layanan Aduan dan Konsultasi untuk Daycare di Daerah
Kamis, 30 April 2026
Logo Google/ Foto: Ist
Google Peroleh 25 Juta Pelanggan Baru di Kuartal Pertama.
Kamis, 30 April 2026
Foto bersama usai kegiatan/dok.aktual.co.id
UPN Veteran Jatim Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan WhatsApp Marketing Berbasis AI di Malang
Rabu, 29 April 2026
Ilustrasi pertobatan/dok.aktual.co.id
Refleksi Sebuah Fenomen: Perlukah Pertobatan Nasional?
Rabu, 29 April 2026

Mental Health

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup

Ilustrasi terbakar surya/ Foto: freepik

Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn

Ilustrasi minum kopi/ Foto: freepik

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Konsumsi telur 2 minggu sekali mengurangi risiko Alzheimer/ Foto: daily Mail

Konsumsi Telur Dua Kali Seminggu Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Pakar Meminta Meningkatkan Kewaspadaan Megagempa di Jepang

China Blokir Akuisisi Meta Atas Terhadap Pengembang Agen AI Manus

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn

Taksi Green SM Mendukung Proses Investigasi Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur

More News

Warga mulai mengumpulkan logistik untuk mendukung aksi di Pati / Foto : courtesy ANTARA Aji Styawan

Ribuan Aparat Disiapkan Mengawal Keamanan Unjuk Rasa di Pati

Rabu, 13 Agustus 2025
Presiden Prabowo Subianto hadir dalam perayaan Hari Buruh Internasional / foto : capture ANTARA

Prabowo Bentuk Dewan Kesejahteraan Buruh untuk Hapus Outsourcing

Kamis, 1 Mei 2025
Ilustrasi badai/ Foto: freepik

Ancaman Badai Akan Melanda Warga Chicago di Akhir Pekan

Kamis, 27 November 2025
SBY dan Jokowi ditunjuk sebagai dewan pengarah BPI Danantara./ Foto : Reuters

SBY dan Jokowi Ditunjuk Dewan Pengarah BPI Danantara. Warganet : Pengangguran Bakal Nangis Lihat Ini.

Senin, 24 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id