• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Orang Manipulatif Lebih Meyakinkan Karena Memiliki Daya Tarik di Wajah
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Orang Manipulatif Lebih Meyakinkan Karena Memiliki Daya Tarik di Wajah

Redaktur III Rabu, 28 Mei 2025
Share
3 Min Read
Penampilan wajah tidak bisa jadi simbol kepribadian seseorang / Foto : Freepik
Penampilan wajah tidak bisa jadi simbol kepribadian seseorang / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Meskipun dikaitkan dengan manipulasi dan kepentingan pribadi, individu yang memiliki kepribadian Dark Triad memiliki keuntungan sosial karena daya tariknya.

Sebuah studi baru yang diterbitkan Personality and Individual Differences menunjukkan bahwa dalam interaksi jangka pendek, individu yang memiliki ciri-ciri ini dianggap cepat mendapat kepercayaan.

Kepribadian ini mengacu pada sekelompok sifat kepribadian yakni narsisme, machiavellianisme, dan psikopati, yang memiliki inti yang sama, yaitu manipulasi, sikap tidak berperasaan, dan keegoisan.

Narsisme dicirikan rasa mementingkan diri sendiri yang berlebihan dan keinginan kuat untuk dikagumi. Machiavellianisme melibatkan pendekatan yang manipulatif terhadap hubungan interpersonal dan lebih fokus pada penipuan.
Psikopati mencakup sifat-sifat seperti impulsivitas, kurangnya empati atau penyesalan, dan perilaku antisosial.

Baca Juga:  Sikap Buruk Seseorang yang Sedang Melakukan Percakapan

Banyak penelitian yang menyebutan jika kepribadian ini berbahaya untuk menjalin relasi, namun fakta lapangan banyak orang tertarik pada penampilan orang seperti ini.

Meski konsekuensi akhir orang yang memiliki kepribadian manipulasi bisa menjadi musuh  bagi orang sekitar.

Individu-individu ini sering kali unggul dalam manajemen kesan, menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang tinggi, dan sangat persuasif.

Hal ini mendorong peneliti untuk mengeksplorasi sifat-sifat ini dapat beradaptasi dalam situasi sosial tertentu seperti membantu individu memperoleh pengaruh atau kepercayaan.

“Penelitian kami terinspirasi oleh banyak kisah dan tokoh nyata yang tampaknya memiliki kemampuan luar biasa untuk mendapatkan kepercayaan orang lain meskipun memiliki niat yang dipertanyakan,” kata Qi Wu, seorang profesor madya di Departemen Psikologi, Sekolah Ilmu Pendidikan di Hunan Normal University.

Baca Juga:  Tanda Saatnya Seseorang Mulai Detok dari Media Sosial Menurut Psikologi

Para peneliti melakukan empat studi terpisah untuk menyelidiki apakah individu dengan tingkat manipulasi dianggap lebih dapat dipercaya hanya berdasarkan penampilan wajah.

Para peneliti bertujuan menguji apakah orang menganggap individu dengan ciri-ciri manipulasi bisa dipercaya berdasarkan penampilan wajah saja.

Sampel utama penelitian ini terdiri dari 156 peserta dewasa Tiongkok, yang menyelesaikan tugas penilaian kepercayaan secara daring.

Setiap peserta melihat hanya sekali 40 gambar wajahhanya dan menilai seberapa dapat dipercayanya setiap orang. Gambar-gambar tersebut disajikan dalam urutan acak, dan peserta tidak mengetahui skor kepribadian aktual masing-masing individu.

Baca Juga:  Perbedaan Orang Jujur dengan Orang yang Berpura – pura

Hasilnya menunjukkan bahwa peserta menilai individu dengan sifat manipulasi dapat dipercaya dari tampilan wajah. Hal ini mengejutkan, mengingat sifat ini umumnya dikaitkan dengan manipulasi dan penipuan.

Temuan tersebut menunjukkan orang banyak yang tertipu oleh isyarat wajah dalam interaksi jangka pendek, sehingga membentuk penilaian yang tidak akurat tentang karakter seseorang.

Hal ini menunjukkan bahwa karakteristik manipulasi tampak dapat dipercaya walaupun akhirnya banyak orang yang tertipu dengan sikap dan perilakunya.

Namun, seperti semua penelitian, ada keterbatasannya. “Kami melakukan penelitian ini dalam konteks budaya Tiongkok,” Wu mencatat. Selain itu, peneliti menggunakan foto wajah statis sehingga masih membutuhkan perangkat tambahan seperti ekspresi, gerakan dan perilaku dinamis. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan kepribadiankesehatan jiwaMental healthpsikologi

Berita Aktual

Gubernur Khofifah saat meninjau ujian/ Foto: Pemprov Jatim
Gubernur Khofifah Antisipasi Gangguan Listrik Selama TKA Berlangsung di Jatim
Senin, 26 Oktober 2026
Aleksandar Vucic / Foto: Xinhua
Aleksandar Vucic Mengaku Kalah dengan Daftar Mahasiswa di Perhitungan Sementara Pemilu Serbia
Senin, 26 Oktober 2026
Donald Trump dan Netanyahu/ Foto: Anadolu
Presiden Trump Memberikan Dukungan Kepada Nentanyahu Jelang Pemilu Israel
Senin, 26 Oktober 2026
Penampakan rudal milik Houthi/ Foto: anadolu
Houthi Melancarkan Serangan Rudal Balistik ke Bir Ahmed Yaman
Senin, 26 Oktober 2026
Geonwoo / Foto: Soompi
Berikut Balasan WAKEONE Usai Digugat Geonwoo dari ALPHA DRIVE ONE
Minggu, 25 Oktober 2026

Mental Health

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Topan Champi Melukai 500 Orang dan Pemadaman Listrik di Taiwan

Ratusan Ribu Orang Berunjuk Rasa di Berbagai Kota di Prancis

Warga Serbia Memberikan Hak Suara di Tengah Unjuk Rasa Mahasiswa

Gempa Bumi Magnitudo 7,0 Melanda Kepulauan Ogasawara Jepang

Begini Respon Singapura Setelah Prabowo Mengumumkan Pengurangan Ekspor Gas

More News

Narsisistik kagum terhadap dirinya sendiri / Foto : freepik

Penelitian Tentang Narsisistik Bisa Muncul Akibat Genetika Keturunan

Jumat, 1 Mei 2026
Ilustrasi pendidikan anak mempengaruhi kepribadian ketika dewasa / Foto : Freepik

Alasan Orang Menghindari Kedekatan dengan Orang Lain, Memiliki Pengalaman Masa Kecil Seperti Ini.

Senin, 16 Juni 2025
Ilustrasi penyuka kesendirian / Foto: freepik

Mengenal Ciri-Ciri Lone Wolf, Pribadi Penyuka Kesendirian

Senin, 18 Agustus 2025
Berpelukan bisa melatih kepekaan mental pada anak / Foto : Freepik

Orang yang Jarang Dipeluk Saat Kecil Membawa Pola Emosi Seperti Ini

Kamis, 10 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id