• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Sikap Buruk Seseorang yang Sedang Melakukan Percakapan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Sikap Buruk Seseorang yang Sedang Melakukan Percakapan

Redaktur III Sabtu, 10 Mei 2025
Share
4 Min Read
Berbicara saling berbagi bukan mendominasi / Foto : Freepik
Berbicara saling berbagi bukan mendominasi / Foto : Freepik

Aktual.co.id – semua orang menginginkan obrol dengan seseorang dengan nyaman. Respon serta perhatan yang baik membuat kualitas obrolan menjadi lebih berbobot.

Namun sayang ada beberapa orang yang merespon percakapan dengan tidak nyaman. Gaya ini membuat orang yang diajak berbicara menjadi tidak berkembang. Berikut ciri orang yang berperilaku buruk ketika bercakap seperti diungkap oleh psikolog James Carter.

Bahasa yang Menggurui

Tanda bahaya yang paling signifikan adalah bahasa yang merendahkan. Pemain yang berkuasa sering kali menggunakan komentar yang merendahkan atau penjelasan yang sederhana untuk menegaskan keunggulan seseorang.

Taktik ini bertujuan meremehkan pemahaman seseorang dan meninggikan persepsi kecerdasan atau status dirinya dalam percakapan. Ini adalah permainan kekuasaan yang terang-terangan sekaligus merusak.

Mengubah Topik Pembicaraan Secara Tiba-Tiba

Perubahan mendadak dalam percakapan adalah tanda bahaya. Pemain yang menguasai topik sering kali menggunakan taktik ini untuk mengendalikan arah pembicaraan.

Baca Juga:  Cara Menghadapi Orang Yang Memiliki Sikap yang Menguras Energi Mental

Mengetahui taktik ini dapat membantu menjaga keseimbangan dalam percakapan. JIka ada seseorang mencoba mengubah topik pembicaraan, jangan takut mengangkatkan kembali atau bertanya mengapa tiba-tiba berubah.

Terlalu Menyenangkan

Seseorang yang mencoba mempermainkan percakapan adalah menyampaikan persetujuan. Pola ini untuk mendapatkan kembali kontrol pada saat berbincang.

Meskipun menyenangkan untuk setuju dengan orang lain, berhati-hatilah jika seseorang terus-menerus mengulang setiap kata-kata. Perbedaan pendapat yang sehat sering kali merupakan tanda percakapan yang jujur ​​dan terbuka.

Isyarat non-Verbal

Tanda bahaya yang sering dipakai orang berperilaku buruk dengan menggunakan isyarat non-verbal yang agresif.

Pemain yang kuat sering kali menggunakan bahasa tubuh untuk menegaskan dominasinya. Bahasa tubuh yang digunakan antara lain berdiri terlalu dekat, kontak mata berlebihan, atau menyilangkan lengan dalam posisi bertahan.

Baca Juga:  Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Terlalu Kritis

Orang yang suka berkuasa sering kali menggunakan kritik sebagai alat menegaskan dominasinya. Dengan menunjukkan kelemahan dan kesalahan, orang seperti ini memposisikan diri sebagai yang lebih unggul, sehingga menciptakan ketidakseimbangan dalam percakapan.

Taktik ini bisa sangat merugikan, terutama jika digunakan berulang kali. Taktik ini dapat merusak kepercayaan diri dan menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat.

Interupsi Terus Menerus

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang menyela pembicaraan orang lain cenderung lebih tegas, percaya diri, dan dominan. Orang seperti ini melakukan untuk mengarahkan pembicaraan ke arah yang diinginkan, dan secara efektif mengambil kendali.

Mengetahui kepribadian ini dapat membantu menavigasi situasi tersebut dengan lebih cermat. Ini bukan hanya tentang mengetahui kapan harus berbicara, tetapi memahami kapan harus mendengarkan dan membiarkan orang lain menyampaikan pendapatnya.

Baca Juga:  Kebiasaan Aneh Seseorang Korban Pelecehan Sikap Arogan Narsisistik

Perilaku Meremehkan

Dengan mengabaikan pendapat orang lain , para pemain kekuasaan ini mencoba menegaskan dominasi dan kendali atas pembicaraan.

Hal ini tidak selalu mudah dikenali, terutama jika dipecat. Namun, begitu menyadari apa yang terjadi, hal itu dapat menjadi pengalaman yang membuka mata.

Ini membantu menjadi lebih memperhatikan bagaimana orang lain berinteraksi dan bagaimana dapat menangani situasi ini dengan lebih baik.

Mendominasi Percakapan

Orang yang paling banyak bicara, hampir tidak memberi kesempatan orang lain untuk menyela pembicaraan. Semakin banyak berbicara, semakin mendominasi pembicaraan, menunjukkan dominasi kekuasaan.

Ini adalah permainan kekuasaan yang halus yang dapat dengan mudah luput dari perhatian. Jika melihat seseorang terus-menerus memonopoli pembicaraan , berbicara di belakang orang lain, dan jarang memberi kesempatan untuk menyuarakan pendapatnya, mungkin berhadapan dengan pemain yang suka menguasai. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan mentalMental healthperilaku burukpsikologi

Berita Aktual

Samsung Galaxy/ Foto: gizmochina
Bocoran Galaxy A38 Bocor dengan Berbagai Spesifikasi
Sabtu, 17 Oktober 2026
Aktifitas pemandaman kebakaran hutan dan lahan/ Foto: vietnam
Singapura Menyiapkan Tuntutan Hukum Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan di Indonesia
Sabtu, 17 Oktober 2026
Penampakan erupsi Gn Semeru/ Foto: ANTARA
Gunung Semeru Mengalami Erupsi Tinggi Letusan 1 Kilometer
Sabtu, 17 Oktober 2026
Triton Aviation / Foto: vn
Pesawat Triton Aviation Mendarat Darurat Akibat Pintu Pesawat Terbuka
Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres / Foto : capture ANTARA
Sekjen PBB Antonio Guterres Akan Berkunjung ke Indonesia
Sabtu, 17 Oktober 2026

Mental Health

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ahmad Hidayat Gabung PSI Sesuai Semangat Soekarnoisme dan Marhaenisme

Letjen TNI Kristomei Sianturi Dilanti Menjadi Kepala BNPB

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Menjabat Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPPDT

More News

Iustrasi depresi / Foto : freepik

Orang yang Memendam Stres dan Kecemasan Menampilkan Perilaku Seperti Ini

Sabtu, 14 Juni 2025
Kelelahan mental bisa menyebabkan depresi / Foto : freepik

Sikap yang Membuat Wanita Lelah Secara Emosional Saat Berada di Sekitarnya

Kamis, 29 Mei 2025
Kegiatan MPLS SMP Negeri 8 Surakarta / Foto : SMPN 8 Surakarta

Psikiatri : Hindari Beban Mental pada Anak Anxiety Selama MPLS

Senin, 14 Juli 2025
Wanita ada yang memilih sendiri untuk meminimalisir kekecewaan/ foto : Freepik

Perilaku Wanita Kesepian Tapi Tidak Mengakui Kesendirian

Sabtu, 1 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id