• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Studi Menunjukkan Keteraturan Tidur Dapat Melindungi Kesehatan Mental Remaja
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Studi Menunjukkan Keteraturan Tidur Dapat Melindungi Kesehatan Mental Remaja

Redaktur III Selasa, 17 Juni 2025
Share
2 Min Read
Ilustrasi tidur teratur / Foto : freepik
Ilustrasi tidur teratur / Foto : freepik

Aktual.co.id – Sebuah studi terhadap remaja menemukan bahwa keteraturan tidur dapat menyeimbangkan hubungan antara kesulitan tidur dan gejala kesehatan mental.

Remaja yang mengalami kesulitan tidur pada malam hari cenderung menunjukkan gejala kesehatan mental pada hari berikutnya.

Namun jika dilakukan tidur secara teratur, maka persoalan gangguan kecemasan pada remaja bisa diselesaikan. Hal ini seperti yang ditulis dalam Journal of Sleep Research .

Kurang tidur atau kurang tidur kronis dikaitkan dengan risiko terhadap kondisi kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan mudah tersinggung.

Kondisi ini juga meningkatkan risiko kesehatan fisik seperti penyakit jantung, obesitas, dan kekebalan tubuh yang lemah.

Baca Juga:  Penelitian : Pemimpin Radikal Meningkatkan Loyalitas pada Pendukung

Tidur yang berkualitas membantu mengatur respons stres dan mendukung ketahanan secara keseluruhan. Baik durasi tidur maupun kualitas tidur penting untuk menjaga kesehatan mental sepanjang hidup.

Namun, kualitas tidur remaja merupakan masalah kesehatan global. Misalnya, data pengawasan nasional AS memperkirakan bahwa antara 65% dan 80% remaja tidak cukup tidur.

Remaja dengan kualitas tidur yang buruk cenderung memiliki kesehatan mental yang lebih buruk dan lebih mungkin menunjukkan masalah perilaku.

Penulis studi Jinjin Yan dan rekan-rekannya berusaha menyelidiki hubungan harian antara kesulitan tidur dan gejala kesehatan mental yang dialami remaja.

Baca Juga:  Berikut Cara Agar Keinginan Terwujud

Para penelitian ingin menemukan jawaban apakah keteraturan tidur bisa berdampak pada gangguan kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan penarikan diri dari lingkungan sosial.

Remaja dengan pola tidur yang teratur cenderung memiliki gejala kecemasan dan keluhan somatik yang lebih rendah. Artinya. pola tidur yang lebih konsisten membantu meredam efek negatif gangguan tidur pada gejala somatik remaja.

“Dengan menilai konsistensi pola tidur/bangun sehari-hari, penelitian ini berkontribusi pada literatur tentang tidur remaja dan kesehatan mental dengan mengungkap interaksi kompleks antara keteraturan tidur dan kesulitan tidur harian pada gejala internalisasi remaja,” simpul peneliti.

Baca Juga:  Tinggalkan Perilaku Ini Jika Ingin Mencapai Kekayaan di Usia 40 Tahun

Studi ini menyoroti hubungan antara tidur dan kesehatan mental. Namun, penting dicatat bahwa studi ini hanya berfokus pada dampak kesehatan mental jangka pendek dan langsung dari gangguan tidur dan tidak meneliti konsekuensi jangka panjang dari kurang tidur. (ndi/psypost)

SHARE
Tag :gangguan kecemasankesehatan mentalMental healthpsikologi

Berita Aktual

Gubernur Khofifah saat meninjau ujian/ Foto: Pemprov Jatim
Gubernur Khofifah Antisipasi Gangguan Listrik Selama TKA Berlangsung di Jatim
Senin, 26 Oktober 2026
Aleksandar Vucic / Foto: Xinhua
Aleksandar Vucic Mengaku Kalah dengan Daftar Mahasiswa di Perhitungan Sementara Pemilu Serbia
Senin, 26 Oktober 2026
Donald Trump dan Netanyahu/ Foto: Anadolu
Presiden Trump Memberikan Dukungan Kepada Nentanyahu Jelang Pemilu Israel
Senin, 26 Oktober 2026
Penampakan rudal milik Houthi/ Foto: anadolu
Houthi Melancarkan Serangan Rudal Balistik ke Bir Ahmed Yaman
Senin, 26 Oktober 2026
Geonwoo / Foto: Soompi
Berikut Balasan WAKEONE Usai Digugat Geonwoo dari ALPHA DRIVE ONE
Minggu, 25 Oktober 2026

Mental Health

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Topan Champi Melukai 500 Orang dan Pemadaman Listrik di Taiwan

Ratusan Ribu Orang Berunjuk Rasa di Berbagai Kota di Prancis

Warga Serbia Memberikan Hak Suara di Tengah Unjuk Rasa Mahasiswa

Gempa Bumi Magnitudo 7,0 Melanda Kepulauan Ogasawara Jepang

Begini Respon Singapura Setelah Prabowo Mengumumkan Pengurangan Ekspor Gas

More News

Kecemasan butuh pendampingan untuk latihan meredam gejolak dalam pikirannya / Foto : Freepik

Kecemasan yang Membuat Penderiatanya Merasa Tersiksa

Kamis, 1 Mei 2025
Kelelahan mental bisa menyebabkan depresi / Foto : freepik

Mengatasi Trauma Psikologis yang Mengganggu Keseharian

Jumat, 17 Oktober 2025
Batasi diri dengan orang toxic untuk keamanan mental / Foto : Freepik

Yuk Batasi Berkomunikasi dengan Kepribadian Racun yang Menguras Energi

Sabtu, 21 Juni 2025
Orang merasa paling baik akan menunjukkan superioritas/ Foto : geeting

Orang yang Merasa Dirinya Paling Baik di Keluarga Akan Menunjukkan Perilaku Ini

Senin, 24 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id