• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Orang yang Merasa Dirinya Paling Baik di Keluarga Akan Menunjukkan Perilaku Ini
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Orang yang Merasa Dirinya Paling Baik di Keluarga Akan Menunjukkan Perilaku Ini

Redaktur III Senin, 24 Maret 2025
Share
2 Min Read
Orang merasa paling baik akan menunjukkan superioritas/ Foto : geeting
Orang merasa paling baik akan menunjukkan superioritas/ Foto : geeting

Aktual.co.id – Dinamika di dalam keluarga bisa jadi rumit dan terkadang mengembangkan rasa superioritas di antara kerabat. Psikolog Olivia Reid menyusun ciri – ciri orang yang superioritas di dalam keluarga karena merasa dirinya baik.

Memamerkan Prestasi Berlebihan

Tujuan hal tersebut untuk menciptakan kesenjangan di dalam keluarga. Seolah menekankan status yang dianggap lebih tinggi. Secara tidak sadar menarik garis pembeda di antara keluarga. Memang ada garis tipis antara merayakan dan memamerkan keberhasilan.

Menghindari Acara Kumpul Keluarga

Penghindaran ini dapat menjadi tanda bahwa seseorang telah melupakan keluarga. Itu adalah cara mengatakan bahwa mereka memiliki tempat yang lebih baik untuk dikunjungi dan orang-orang yang lebih penting untuk menghabiskan waktu bersama.

Baca Juga:  Mengatasi Trauma Psikologis yang Mengganggu Keseharian

Kurangnya Empati Terhadap Masalah Keluarga

Jika seseorang percaya mereka lebih unggul, tingkat empati terhadap keluarga dapat menurun secara signifikan. Ketidakpedulian terhadap masalah atau perjuangan keluarga akan meningkat dan menganggapnya remeh atau tidak penting.

Sering Membandingkan dengan Orang Lain

Perbandingan ini dapat menciptakan lingkungan yang tidak nyaman dalam keluarga. Keadaan ini bisa menyebabkan perasaan tidak mampu di antara anggota keluarga lainnya. Ini adalah cara halus menegaskan dominasi dan superioritas tanpa mengatakannya secara langsung.

Jarang Memulai Kontak

Tidak memulai kontak dapat menjadi tanda seseorang merasa terlalu tinggi untuk keluarga. Orang seperti ini percaya bahwa orang lain harus menghubunginya terlebih dahulu karena statusnya yang lebih tinggi.

Baca Juga:  Tujuh Cara Mengatasi Kecemasan

Mengkritik Pilihan Anggota Keluarga

Semua punya pendapat dan pandangan, tetapi ada perbedaan antara kritik yang membangun dan ketidaksetujuan yang terus-menerus. Mereka yang merasa lebih unggul cenderung sering mengkritik pilihan anggota keluarga. Perilaku ini menyebabkan hubungan keluarga menjadi tegang karena kritik dapat menumbuhkan kenegatifan dan kebencian.

Memaksakan Gaya Hidup

Mereka percaya bahwa pilihannya lebih unggul dan mengharapkan orang lain mengikutinya. Baik tentang karier, mode, atau pilihan kehidupan pribadi. Pola ini menegaskan bahwa cara mereka adalah yang cara terbaik.

Pemaksaan ini mencerminkan keyakinan bahwa mereka berada di level yang lebih tinggi dan orang lain harus mencapai di posisi mereka. Perilaku ini berdampak besar pada dinamika dan hubungan keluarga. (ndi)

Baca Juga:  Tanda Orang Menghindari Percakapan Berdasarkan Penelitian Psikologi

 

SHARE
Tag :Idul Fitrikesehatan jiwaMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Febria Ardiansyah/ Foto: ANTARA
JPU Mendakwa Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Melakukan Pemerasan
Rabu, 7 Oktober 2026
Jam Casio AQ-240EG-3A dan AQ-230GA-3AMQY / Foto: Gizmochina
Casio Meluncurkan Jam Tangan Vintage dengan Warna Hijau Tua
Rabu, 7 Oktober 2026
Wapes Gibran Rakabumingraka/ Foto: capture Tiktok
Gibran Akan Merespon Terkait Ijazah yang Tidak Ditemukan oleh MK
Rabu, 7 Oktober 2026
Wapres Gibran Rakabumingraka / foto: capture TikTok
Gibran: Jika Tidak Lulus SMA Tidak Mungkin Melanjutkan Jenjang S1 di Singapura
Rabu, 7 Oktober 2026
Pusat gempa bumi di NTB/ Foto: BMKG
Gempa Bumi 5,0 Magnitudo Melanda Nusa Tenggara Barat
Rabu, 7 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gempa Bumi 5,0 Magnitudo Melanda Nusa Tenggara Barat

Gunung Semeru Mengalami Erupsi dengan Tinggi Letusan 900 Meter

Aktor Song Ji Ho dan Aktris Kim So Ri Mengumumkan Akan Menikah

Polisi: Diduga Ledakan Akibat Kebocoran Gas di San Antonio, Pakuwon City

MK Tidak Menemukan Bukti Gibran Memiliki Ijazah SMA Sederajat

More News

Ilustrasi introvert ketika di tengah keramaian / Foto : Freepik

Perilaku Introvert Ketika di Tempat Umum Berdasarkan Analisa Psikologi

Jumat, 12 Desember 2025
Foto bersama setelah seminar di SMK/istimewa

Siswa SMK Siapkan Masa Depan Sejak Dini: Kuliah atau Kerja?

Rabu, 21 Mei 2025
Orang cerdas akan berfikir sebelum berbicara / Foto : Freepik

Kebiasaan Orang Cerdas Dibandingkan Orang Tidak Tahu Sama Sekali

Selasa, 25 Maret 2025
Dampak korban dari narsisistik adalah depresi dan tidak percara pada diri sendiri / Foto : Freepik

Kebiasaan Aneh Seseorang Korban Pelecehan Sikap Arogan Narsisistik

Minggu, 8 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id