Aktual.co.id – Jenazah Juliana Marins, warga negara Brazil yang meninggal setelah mengalami kecelakaan saat mendaki Gunung Rinjani, akan menjalani otopsi ulang pada hari Rabu (2/7) di Institut Medis Hukum Afrânio Peixoto (IML), di Rio de Janeiro.
Berdasarkan berita yang dimuat di CNN Brasil, prosedur tersebut ditetapkan dalam sidang yang diadakan Selasa (1/7) dengan partisipasi Kantor Jaksa Agung (AGU), Kantor Pembela Umum (DPU) dan pemerintah negara bagian Rio, yang menyetujui perjanjian tersebut.
Serikat pekerja juga menyediakan seorang ahli dari Kepolisian Federal untuk memantau sepenuhnya pemeriksaan di IML, memberikan dukungan teknis selama prosedur berlangsung.
Juliana, 24 tahun, meninggal setelah terjatuh saat mendaki Gunung Rinjani. Dirinya terjatuh di Danau Segara Anak puncak Gunung Rinjani hingga tim penyelamat menemukannya dalam keadaan tak bernyawa.
Juliana lahir di Niterói sekaligus menjadi tempat upacara penghormatan terakhirnya. Pemerintah kota menanggung biaya transportasi internasional dan pemakaman. Biayanya adalah Rp 163.125.050.-. (ndi)
