Aktual.co.id – Menurut situs web resmi Federasi Industri Korea (FKI), CEO HYBE Lee Jae Sang akan tampil sebagai pembicara di Forum Musim Panas FKI 2025 untuk Para Pemimpin Bisnis di Jeju, yang dimulai 16 Juli 2025.
Bang awalnya dijadwalkan menyampaikan pidato utama berjudul “Melampaui Fenomena BTS : Masa Depan K-pop“ tetapi telah digantikan oleh CEO Lee.
Hal ini memicu spekulasi bahwa Bang mungkin mengundurkan diri karena tekanan terkait masalah hukum yang sedang dihadapinya.
Baru-baru ini, Komite Investigasi Pasar Modal, sebuah subkomite di bawah Komisi Jasa Keuangan, memutuskan untuk merekomendasikan rujukan pidana Bang ke jaksa penuntut atas tuduhan terkait penipuan saham.
Bang dituduh menyesatkan investor selama fase pra-IPO HYBE dengan menyatakan secara keliru bahwa perusahaan tidak memiliki rencana pencatatan saham, yang diduga menyebabkan investor menjual saham mereka ke dana ekuitas swasta.
Ia disebut-sebut memperoleh keuntungan sekitar 200 miliar Won (sekitar Rp 2 Triliun) dari transaksi ini. Dana tersebut dilaporkan didirikan oleh para eksekutif HYBE, dan Bang telah menandatangani kontrak untuk menerima 30% dari keuntungan modal dari pencatatan saham tersebut.
Pada saat yang sama para investor menjual saham HYBE ke dana swasta, HYBE diam-diam memulai prosedur penting untuk go public, khususnya mengajukan permohonan auditor eksternal, langkah wajib untuk pengajuan IPO.
Menanggapi hal ini, HYBE mengeluarkan pernyataan pada 9 Juli yang membantah tuduhan pelanggaran. “Meskipun mungkin membutuhkan waktu, kami akan mengklarifikasi secara menyeluruh bahwa proses pencatatan telah mematuhi prosedur hukum dan peraturan,” ungkapnya. (ndi/llkpop)
