• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Cara Melindungi Diri dari Orang Pemilik Sifat Racun
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Cara Melindungi Diri dari Orang Pemilik Sifat Racun

Redaktur III Jumat, 8 Agustus 2025
Share
4 Min Read
Ilustrasi dialog dengan sifat sombong/ Foto : freepik
Ilustrasi dialog dengan sifat sombong/ Foto : freepik

Aktual.co.id – Ada perbedaan mencolok antara orang-orang yang memberi energi dan yang menguras energi. Perbedaannya terletak bagaimana memengaruhi tingkat energi ketika bersama orang yang menguras mental.

Berurusan dengan orang yang menguras energi bisa menjadi tantangan yang nyata. Menurut psikolog Isabella Chase ada langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan emosi seseorang.

Menetapkan Batasan

Salah satu cara utama untuk melindungi diri dari orang-orang yang menguras energi adalah menetapkan batasan. Mempertahankan batasan adalah langkah pertama mempertahankan diri.

Intinya memperjelas perilaku mana yang akan ditoleransi dan mana yang tidak. Misalnya, jika terus-menerus terjebak dalam percakapan negatif, tidak apa-apa untuk mengatakan, “Saya lebih suka tidak membahas topik ini sekarang.”

Kenali Tanda – Tandanya

Sangat penting mengenali tanda seseorang tersebut memiliki kepribadian yang racun atau menghargai ruang pribadi.

Jika orang tersebut menguras energi diri, maka segera menjauuh atau membuat batasan agar energi tidak terkuras karena sikap perilakunya.

Baca Juga:  Jika Masih Bisa Mengingat Hal Ini, Berarti Memiliki Ingatan Tajam Ketika Masa Pensiun

Mengenali tanda orang yang racun bisa menjadi alat untuk melindungi diri dari kemungkinan dimanipulasi sehingga membuat lelah secara mental.

Mempraktikkan Perawatan Diri

Merawat diri bukan hanya soal pergi ke spa atau menikmati hidangan favorit. Merawat diri adalah mencakup kesejahteraan fisik dan mental.

Penelitian menunjukkan bahwa paparan stres yang berkepanjangan dapat menyebabkan perubahan pada jaringan saraf otak, yang menyebabkan masalah kehilangan ingatan dan kesulitan mengendalikan emosi.

Temukan apa yang cocok untuk dimasukkan ke dalam rutinitas. Ini dapat membantu mengisi ulang energi dan memberi kekuatan menghadapi hal-hal yang menguras energi.

Membatasi Paparan

Terkadang, cara terbaik untuk melindungi energi adalah membatasi paparan terhadap orang-orang yang menguras energi. Memang sulit menghindari mereka apalagi teman atau pasangan. Namun bisa digunakan dengan meluangkan waktu sendiri dengan tidak bertemu dengannya.

Baca Juga:  Kebiasaan Sehari-hari yang Melindungi Otak dari Penurunan Kognitif

Cobalah untuk membatasi interaksi dengan orang racun sebisa mungkin. Jika tidak dapat menghindarinya, buatlah percakapan singkat dan langsung ke intinya.

Menghargai Diri Sendiri

Ketika benar-benar memahami nilai diri sendiri, akan lebih mudah mengatakan tidak kepada orang-orang dan situasi yang tidak menguntungkan.

Hal itu memberi keberanian menjauh dari apa pun yang menguras tenaga. Melindungi diri bukan soal strategi atau taktik. Ini mencintai dan menghargai diri sendiri.

Cintailah diri sendiri dengan menjauhi apa yang tidak membuat berkembang atau bahagia. Karena pada akhirnya akan berutang pada diri sendiri untuk menjaga semangat tetap menyala.

Mencari Dukungan

Berurusan dengan orang yang menguras energi bisa seperti berjalan di tempat sepi. Tak mampu lepas dari cengkeraman yang menguras energi.

Baca Juga:  Para Pria Bujangan Layak Merayakan Kesendiriannya pada Hari Pria 19 November

Mencari dukungan sangat penting ketika di dalam cengkeraman orang beracun. Berbagi perasaan tidak hanya terasa melegakan, tetapi perspektif dan nasihat membantu melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang baru. Jangan ragu untuk meminta dukungan karena dapat melindungi dari paparang orang racun.

Merangkul Hal Positif

Dalam menghadapi hal-hal negatif, merangkul hal-hal positif dapat menjadi perisai. Maksudnya bagaimana mengalihkan fokus dari orang yang racun ke yang memuat menjadi bahagai.

Ini bisa berarti menghabiskan lebih banyak waktu dengan orang-orang yang menyemangati, menekuni hobi, atau mempraktikkan rasa syukur setiap hari.

Intinya mengisi hidup dengan begitu banyak hal positif sehingga tidak ada ruang tersisa untuk hal-hal yang menguras energi. Pastikan energi mengalir ke arah positif dan pertumbuhan bukan ke negatif dan stres. (ndi)

 

SHARE
Tag :Ganggua Narsisistikgangguan kecemasanGangguan MentalMental health
Ad imageAd image

Berita Aktual

Roket yang membawa lepas landas di pusat antariksa Jiuquan di provinsi Gansu, Tiongkok/ Foto: The Guardian
Cina Meluncurkan 3 Astronot ke Luar Angkasa Bentuk Ambisi Kirim Manusia ke Bulan
Senin, 25 Mei 2026
Ilustrasi berbuka dengan kurma/ Foto; Ist
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Jelang Hari Raya Iduladha Bulan Dzulhijjah
Senin, 25 Mei 2026
Realme 16T/ Foto: GSM Arena
Realme 16T Diluncurkan dengan Kemampuan Battery 8.000 mAh
Sabtu, 23 Mei 2026
Kuil Buddha yang ada di Busan Korea Selatan/ Foto: Yonhap
Kuil-Kuil Buddha Menyediakan Penginapan Bagi Penonton BTS di Busan
Sabtu, 23 Mei 2026
Ilustrasi hujan lebat/ Foto: freepik
Hujan Lebat dan Ringan Masih Terjadi Periode 22 – 24 Mei 2026 di Kota Besar
Sabtu, 23 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Malaysia Akan Melarang Penggunaan Media Sosal Bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Aktor Jang Dong Joo Memposting di Media Sosial yang Memicu Kekhawatiran Warganet

Menlu AS Klaim Ada Kemajuan Terkait Perundingan dengan Iran

Listrik Padam Membuat Gelap Gulita di Sumatera Bagian Tengah dan Utara

Meta Berencana PHK 8.000 Karyawan Dampak Program Penguatan AI

More News

Percakapan membutuhkan pemilihan kalimat agar bisa saling mengerti dan memahami/ Foto : Freepik

Kalimat yang Membuat Seseorang Jadi Sosok Menjengkelkan

Minggu, 6 April 2025
Ilustrasi situasi sulit./ Foto : Freepik

Situasi dalam Hidup yang Bisa Membuka Sifat Asli Seseorang Terungkap

Selasa, 21 Oktober 2025
Ilustrasi tangguh / Foto: freepik

Mental Pejuang Tidak Akan Berhenti Hanya Karena Proses Melambat

Senin, 2 Maret 2026
Ilustrasi Narsisistik yang sering menyalahkan orang lain / Foto : Freepik

Penelitian Memberikan Rekomendasi Melindungi Diri dari Orang dengan Narsisistik

Jumat, 17 Oktober 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id