Aktual.co.id – Ada perbedaan mencolok antara orang-orang yang memberi energi dan yang menguras energi. Perbedaannya terletak bagaimana memengaruhi tingkat energi ketika bersama orang yang menguras mental.
Berurusan dengan orang yang menguras energi bisa menjadi tantangan yang nyata. Menurut psikolog Isabella Chase ada langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan emosi seseorang.
Menetapkan Batasan
Salah satu cara utama untuk melindungi diri dari orang-orang yang menguras energi adalah menetapkan batasan. Mempertahankan batasan adalah langkah pertama mempertahankan diri.
Intinya memperjelas perilaku mana yang akan ditoleransi dan mana yang tidak. Misalnya, jika terus-menerus terjebak dalam percakapan negatif, tidak apa-apa untuk mengatakan, “Saya lebih suka tidak membahas topik ini sekarang.”
Kenali Tanda – Tandanya
Sangat penting mengenali tanda seseorang tersebut memiliki kepribadian yang racun atau menghargai ruang pribadi.
Jika orang tersebut menguras energi diri, maka segera menjauuh atau membuat batasan agar energi tidak terkuras karena sikap perilakunya.
Mengenali tanda orang yang racun bisa menjadi alat untuk melindungi diri dari kemungkinan dimanipulasi sehingga membuat lelah secara mental.
Mempraktikkan Perawatan Diri
Merawat diri bukan hanya soal pergi ke spa atau menikmati hidangan favorit. Merawat diri adalah mencakup kesejahteraan fisik dan mental.
Penelitian menunjukkan bahwa paparan stres yang berkepanjangan dapat menyebabkan perubahan pada jaringan saraf otak, yang menyebabkan masalah kehilangan ingatan dan kesulitan mengendalikan emosi.
Temukan apa yang cocok untuk dimasukkan ke dalam rutinitas. Ini dapat membantu mengisi ulang energi dan memberi kekuatan menghadapi hal-hal yang menguras energi.
Membatasi Paparan
Terkadang, cara terbaik untuk melindungi energi adalah membatasi paparan terhadap orang-orang yang menguras energi. Memang sulit menghindari mereka apalagi teman atau pasangan. Namun bisa digunakan dengan meluangkan waktu sendiri dengan tidak bertemu dengannya.
Cobalah untuk membatasi interaksi dengan orang racun sebisa mungkin. Jika tidak dapat menghindarinya, buatlah percakapan singkat dan langsung ke intinya.
Menghargai Diri Sendiri
Ketika benar-benar memahami nilai diri sendiri, akan lebih mudah mengatakan tidak kepada orang-orang dan situasi yang tidak menguntungkan.
Hal itu memberi keberanian menjauh dari apa pun yang menguras tenaga. Melindungi diri bukan soal strategi atau taktik. Ini mencintai dan menghargai diri sendiri.
Cintailah diri sendiri dengan menjauhi apa yang tidak membuat berkembang atau bahagia. Karena pada akhirnya akan berutang pada diri sendiri untuk menjaga semangat tetap menyala.
Mencari Dukungan
Berurusan dengan orang yang menguras energi bisa seperti berjalan di tempat sepi. Tak mampu lepas dari cengkeraman yang menguras energi.
Mencari dukungan sangat penting ketika di dalam cengkeraman orang beracun. Berbagi perasaan tidak hanya terasa melegakan, tetapi perspektif dan nasihat membantu melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang baru. Jangan ragu untuk meminta dukungan karena dapat melindungi dari paparang orang racun.
Merangkul Hal Positif
Dalam menghadapi hal-hal negatif, merangkul hal-hal positif dapat menjadi perisai. Maksudnya bagaimana mengalihkan fokus dari orang yang racun ke yang memuat menjadi bahagai.
Ini bisa berarti menghabiskan lebih banyak waktu dengan orang-orang yang menyemangati, menekuni hobi, atau mempraktikkan rasa syukur setiap hari.
Intinya mengisi hidup dengan begitu banyak hal positif sehingga tidak ada ruang tersisa untuk hal-hal yang menguras energi. Pastikan energi mengalir ke arah positif dan pertumbuhan bukan ke negatif dan stres. (ndi)
