Aktual.co.id – Terjadi aksi kerusuhan di Bandung dicurigai ada penggalang dana dibalik aksi yang mengharuskan polisi menembakkan gas air mata.
Hal tersebut disampaikan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan yang menyebutkan jika ada dugaan aliran dana serta aktor dibalik aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di Bandung.
“Penyelidikan dilakukan dengan memanfaatkan barang bukti yang diamankan dari sejumlah orang yang ditangkap saat kerusuhan,” katanya.
Rudi mengatakan barang bukti tersebut akan diperiksa lebih lanjut dengan melibatkan Mabes Polri dan tim ahli digital forensik.
“Silakan berunjuk rasa sesuai ketentuan, dan kita kawal pada waktu yang ditentukan. Tapi jangan sampai melanggar hukum atau melakukan perbuatan anarkis, karena pasti akan kami tindak tegas,” ujarnya.
Kapolda menambahkan penindakan dilakukan secara terukur dengan berpedoman pada undang-undang dan peraturan Kapolri serta langkah preventif berupa patroli untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
“Kami mempedomani undang-undang, peraturan Kapolri, dan instruksi pimpinan. Jika ada yang mengganggu ketertiban umum dengan tindakan anarkis, tentu akan kami tindak sesuai aturan hukum,” katanya.
Rudi menegaskan pihaknya tetap berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi, sekaligus memastikan hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat tetap terlindungi.
“Kami terus mengedepankan langkah persuasif dan humanis. Namun jika ada tindakan anarkis, tentu akan kami tindak sesuai aturan hukum,” ujarnya. (ndi/ANTARA)
