Aktual.co.id – Sebuah toko penyedia pernak Pernik One Piece diserbu oleh penggemar di Singapura. Toko Mugiwara yang berdiri di Singapura ini menjadi satu-satunya perwakilan dari Jepang.
Berdasarkan laporan dari Asia One, toko yang diberi nama Mugiwara Store itu dibuka di Bandara Jewel Changi pada 12 September 2025.
Dalam istilah Jepang ‘Mugiwara’ berarti ‘jerami’ atau ‘topi jerami’, dan merupakan nama panggilan karakter utama seri tersebut, Monkey D. Luffy.
Menurut situs web resmi Mugiwara Store, ada beberapa gerai di seluruh Jepang termasuk toko utama di Shibuya, Tokyo, dan satu gerai internasional di Shanghai, Cina.
Singapura akan menjadi satu-satunya gerai toko tersebut di Asia Tenggara. Toko ini dibawa ke Singapura melalui kolaborasi antara Toei Animation (studio di balik anime tersebut) dan Omnisekai.
Menurut Omnisekai, perusahaan Singapura yang fokus pada anime dan manga, ruang ritelnya menampilkan desain imersif yang terinspirasi oleh Egghead Arc di One Piece dan menyediakan berbagai barang dagangan resmi termasuk pakaian, aksesori, gantungan kunci, dan mainan mewah, serta figur koleksi dan barang eksklusif.
Awal pembukaan, toko tersebut langsung diserbu oleh penggemar yang antri di depan toko. Seorang penggemar One Piece mengatakan kepada AsiaOne bahwa ia membolos kerja demi menghadiri pembukaan toko.
“Saya sudah mengunjungi setiap Toko Mugiwara di Jepang,” katanya, seraya menambahkan bahwa ia mencoba mengunjungi Jepang setiap tahun hanya untuk menghadiri acara One Piece.

“Saya dan teman saya benar-benar melakukan ziarah ke Kumamoto untuk melihat ke-10 patung tersebut,” tambahnya.
Kumamoto adalah prefektur di Jepang yang menjadi rumah bagi One Piece Trail — koleksi patung bertema One Piece yang tersebar di seluruh wilayah.
Ia menceritakan bahwa, sebagai penggemar serial tersebut, ia menghabiskan cukup banyak uang untuk membayar uang muka sebuah rumah.
“One Piece sangat berarti bagiku. Terutama kesetiaan, persahabatan, kegigihan, dan kebebasan,” tambahnya, seraya menambahkan bahwa ia telah menjadi pengikut setia serial ini sejak ditayangkan di saluran Kids Central yang kini sudah tidak ada lagi pada tahun 1990-an dan awal 2000-an.
Hal yang sama juga disampaika Arvin dan Michael, mahasiswa dari Universitas Teknologi Nanyang yang terjadi persahabatan dari kecintaan terhadap serial populer tersebut.
Mereka secara aktif mengikuti acara One Piece di Singapura dan mengunjungi semua Jump Shop, yang merupakan toko manga berlisensi dan pop-up yang menjual barang dagangan manga dan anime resmi.
“One Piece adalah sesuatu yang menghubungkan saya dengan banyak teman. Ini adalah kisah yang dapat menyatukan banyak orang,” kata Michael.
“Itulah sebenarnya bagaimana kami menjadi teman dekat, karena kami sama-sama menonton One Piece,” imbuh Arvin, menjelaskan bahwa keduanya “cocok” karena penggemar ketika kali pertama bertemu kampus.
Menurut Alston Lee, kepala departemen lisensi Asia Tenggara di Toei Animation (studio di balik anime One Piece), mengatakan bahwa mereka tertarik memperluas merek tersebut di Singapura,
“Tergantung lokasi dan operator lokalnya, bagaimana kita bisa menjajaki pasar. Pasti ada peluang untuk membuka lebih banyak toko di Singapura,” ujarnya. (ndi/asiaone)
