Aktual.co.id – Banyak kesalahpahaman seseorang yang ceria di depan umum, dianggap bahagia dalam kehidupan pribadinya, padahal menyimpan beban yang ada di dalam dirinya, Berikut ciri yang diberikan psikolog Tara Whitemore dari Australia pada orang yang terlihat ceria namun menyimpan beban mental yang berat.
Mengatakan ‘Baik – Baik Saja’
Salah satu tanda terbesar adalah ketika seseorang menyembunyikan beban dengan mengatakan ‘baik-baik saja’ atau ‘hebat’. Sikap positif ini menjadi kepura-puraan kepada publik. Jadi seseorang tampak “baik-baik saja,” mungkin ada baiknya menyelidiki lebih dalam.
Terlihat Sangat Sibuk
Orang-orang yang bergulat dengan persoalan batin sering kali mengisi jadwal hingga penuh. Kesibukan orang ini menjadi tanda sedang berjuang menghadapi sesuatu, dan menggunakan aktivitas sebagai mekanisme penanggulangan.
Terlalu Fokus pada Orang Lain
Penelitian psikologis menunjukkan bahwa individu yang menghadapi masalah depresi, sering kali lebih peka terhadap kebutuhan perasaan orang lain. Mereka mencoba menyembunyikan pertempuran pribadi mereka di balik tembok altruisme.
Humor Merendahkan Diri
Orang-orang yang meremehkan kekurangan atau kesalahan sendiri akan tampak bersikap rendah hati atau mencoba orang lain tertawa. Tetapi sebenarnya menggunakan humor sebagai tameng untuk menyembunyikan rasa sakit hati.
Pola Tidur Tidak Menentu
Ketika menghadapi masalah pribadi, salah satu tanda adalah kesulitan tidur. Ini bisa berarti insomnia, sering terbangun di malam hari, atau bahkan tidur berlebihan sebagai pelarian.
Menghindari Topik yang Mendalam
Penghindaran ini akibat dari rasa takut jika perjuangan internalnya muncul ke permukaan. Dengan menjaga percakapan tetap ringan dan dangkal, mereka dapat menutupi beban mental yang sedang dihadapi.
Menarik Diri dari Situasi Sosial
Hal ini ditandai dengan menolak undangan atau tampak menjaga jarak berinteraksi dengan orang lain. Menggunakan kesendirian sebagai cara mengatasi pergumulan internal mereka. (ndi)
