Aktual.co.id – mantan menteri koordinator politik hukum dan keamanan Mahud MD memberikan pandangan di media sosial tentang kebijakan menaikkan tarif tambahan impor 125 persen atas produk asal Amerika Serikat.
“ Respons Presiden RRT Xi Jinping atas kebijakan tarif Presiden USA Donald Trump sangat gagah dan percaya diri,” ungkap Mahfud MD dalam status media sosialnya platform X. Menurutnya, kebijakan Xi Jinping selain membanggakan rakyat RRT respons tersebut mewakili perasaan masyarakat internasional.

Kata Jinping, “Ekonomi RRT sangat luas, seperti laut, bukan seperti secuil kolam. Kebijakan yang dirilis Trump mungkin bisa meriakkan air air kolam, tetapi tidak akan mengganggu ketenangan laut.”
Postingan dari Mahfud MD ini langsung mendapat respon dari berbagai kalangan warganet. “Ya, tapi tarip bea masuk barang import dari cina 124%, sekalipun Cina kuasai laut, hitung saja pabrik di Cina produknya pasti tidak laku di AS (super mahal). Imbasnya, bangkitkan pabrik – produk lokal di AS. Alihkan ke vietnam atau ke Indonesia produk produk cina (filosofi laut luas), coba aja,” ungkap Buracos-X17 @albert54769
Sedangkan DOM. @free_witty menuliskan,” Hanya Cina negara yang berani melawan Amerika head to head. Sementara negara lain datang antri ke AS hanya untuk meloby nego.”
Bahkan ada yang paling memalukan dengan menuruti keinginan Trumph untuk memindahkan penduduk Gaza ke negaranya. “Pemimpin cemen ini namanya,” ketik DOM. @free_witty.
Akun Lucimaya @lucimaya123 juga memberikan pendapat,”Betul. China adalah negara besar dan sangat mandiri.”
Katanya, selama ini China fokus pada pembangunan baik sumberdaya alam dan manusia manusianya juga perkembangan teknologi hingga bisa menyaingi negara – negara maju. “China tidak cawe2 dgn negara lain, semua pure bisnis. Juga tidak pernah,” ketik Lucimaya @lucimaya123.
Postingan dari Mahfud MD @mohmahfudmd mendapat respon 101,7 ribu dari warganet dengan berbagai komentar. Dari postingan warganet lebih banyak mendukung pandangan Mahfud MD terkait keputusan Presiden Xi Jinping merespon perang dagang oleh Amerika Serikat. (ndi)
