• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Perilaku Kepribadian Narsisistik Ketika Diputus Kontak oleh Korbannya
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Perilaku Kepribadian Narsisistik Ketika Diputus Kontak oleh Korbannya

Redaktur III Kamis, 24 April 2025
Share
3 Min Read
Narsisistik akan membuat korban merasa bersalah / Foto : Freepik
Narsisistik akan membuat korban merasa bersalah / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Menurut psikologi, orang narsisistik tidak begitu saja menerima keadaan ketika diputus kontak. Apa saja yang dilakukan ketika seorang narsisistik diputus kontak pasangan atau korban narsisistik.

Mencoba Terhubung Kembali

Seni terhubung kembali adalah kartu yang sering dimainkan para narsisis saat kehilangan kendali atas korbannya.

Kembali menghubungi pasangan bukan untuk kebutuhan orang lain, melainkan untuk kenyamanan dirinya sendiri. Jika ingin tetap selamat, maka tetaplah teguh pada keputusan untuk terputus kontak dengan narsisistik.

Mencoba Orang Lain Sebagai Korban

Orang narsisis punya bakat membuat orang merasa bersalah. Dia akan melakukan berbagai cara seolah orang yang meninggalkannya sosok yang bersalah.

Baca Juga:  Penelitian Psikologi, CEO yang Narsisistik Cenderung Memalsukan Emosi Ketika Merasa Kesepian.

Jika merasa seperti ini, tetap pada keyakinan untuk tidak terhubung dengan orang narsisistik. Karena akan menghabiskan energi jika kembali terkoneksi dengan orang seperti ini.

Menggambarkan Sebagai Korban

Para narsisitik pandai memainkan kartu sebagai korban. Sering kali menggambarkan diri sebagai orang yang disalahpahami atau diperlakukan tidak adil.

Itulah cara memanipulasi situasi, mencoba menanamkan benih keraguan untuk memutus kontak. Mereka menggunakan menggunakan perasaan masa lalu sebagai alat menimbulkan penderitaan dan rasa bersalah.

Menggunakan Kampanye Kotor Memutar Balikkan Fakta

Seorang narsisis tidak suka diabaikan. Sebuah studi yang diterbitkan Jurnal Kepribadian dan Psikologi Sosial menemukan individu dengan kecenderungan narsisisme cenderung melakukan pembalasan agresif ketika terancam.

Baca Juga:  Berikut Perilaku Orang Bersikap Ramah Namun Aslinya Pembenci

Pembalasan ini sering kali datang dalam bentuk penyebaran informasi palsu atau merusak tentang ancaman yang dirasakan

Para peneliti menyamakan perilaku ini dengan hewan yang terluka kemudian menyerang. Ini adalah taktik gelap yang dilakukan para narisisistik.

Mencoba Memprovokasi Korban

Para narsisistik senang dengan drama dan konflik. Itulah cara mempertahankan kendali dan menegaskan dominasi, bahkan saat memutuskan kontak. Ketika narsisis mencoba memprovokasi, anggaplah sebagai tantangan yang harus dikuasai.

Tetaplah tenang, karena ketenangan lebih penting daripada kebutuhan untuk dikendalikan oleh orang narsisistik. Jangan biarkan provokasinya menarik kembali ke dalam jaringan manipulasinya.

Berikap Seolah Tidak Terjadi Apa – Apa

Baca Juga:  4 Februari Hari Kanker Se Dunia Sebagai Kepedulian Terhadap Penderita Kanker

Di dunia narsisistik, dunia selalu berfokus kepadanya. Dengan kemampuannya, seorang narsisistik bisa menganggap semua tidak terjadi apa – apa.

Ini adalah taktik manipulatif yang dirancang untuk membuat orang lain merasa bersalah dan menanyakan pada diri sendiri. Tetaplah teguh pada keputusan demi kesejahteraan mental.

Berpindah dengan Cepat

Orang narsisis dikenal kemampuannya melupakan masa lalu dengan cepat. Ini gangguan yang ada pada dirinya untuk mendapatkan pasokan korban baru.

Orang narsisis pada dasarnya termotivasi oleh peningkatan diri dan dominasi akan mengorbankan hubungan demi kepentingan pribadinya. Oleh sebab itu para psikolog menyarankan agar tetap jaga jarak terhadap orang narsisistik. (ndi)

SHARE
Tag :Gangguan kepribadian narsissisticNarisisistic Personality DisorderNarsisistik
Ad imageAd image

Berita Aktual

Logo YouTube/ Foto: Techcrunch
YouTube Menggunakan AI untuk Kebutuhan Perjalanan Pengguna Aplikasi
Selasa, 28 April 2026
Ilustrasi terbakar surya/ Foto: freepik
Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn
Selasa, 28 April 2026
Kereta Api/ Foto: Ist
PT KAI Pastikan Refund Biaya Tiket 100 Persen Dampak Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur
Selasa, 28 April 2026
Tangkapan layar kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur/ Foto: Ist
Sebanyak 10 Jenazah Korban Kecelakaan KA Berjenis Kelamin Perempuan di RS Bhayangkara Kramat Jati
Selasa, 28 April 2026
Taksi GreenSM saat menghalangi KRL di Bekasi / Foto: Ist
Taksi Green SM Mendukung Proses Investigasi Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur
Selasa, 28 April 2026

Mental Health

Ilustrasi terbakar surya/ Foto: freepik

Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn

Ilustrasi minum kopi/ Foto: freepik

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Konsumsi telur 2 minggu sekali mengurangi risiko Alzheimer/ Foto: daily Mail

Konsumsi Telur Dua Kali Seminggu Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Kelelahan mental bisa menyebabkan depresi / Foto : freepik

Berikut Kebiasaan yang Menyebabkan Kerusakan Otak

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Jamuan Makan Malam Donald Trump Diwarnai Teror Penembakan

Pelaku Penembakan Jamuan Makan Malam Presiden Donald J Trump Diperiksa Pihak Keamanan

Ada Surat dari Kedutaan Besar AS Terkait Kasus Bang Si Hyuk

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Film Michael Tembus Box Office dengan Penghasilan Rp681 Miliar di Awal Penayangan

More News

Berbagai model tumbler / Foto: capture RRI

Manfaat Penggunaan Tumbler dalam Aktivitas Sehari-hari

Kamis, 27 November 2025
Hati hati dengan penggunaan kata karena bisa menjebak seseorang memiliki profil toxic

Kata –kata Toxic Gaslighting yang Membuat Terkesan Meremehkan

Kamis, 20 Februari 2025
Menulis terima kasih di kertas mampu menaikkan kesehatan mental / Foto : pixel

Menulis Ucapan Terima Kasih Meningkatkan Kesehatan Mental

Minggu, 25 Mei 2025
Membangun hubungan dengan pribadi racun sangat mengganggu / Foto : Freepik

Kebiasaan Orang Baik yang Menarik Hubungan Beracun, Menurut Psikologi

Minggu, 20 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id