Aktual.co.id – Hari Puding Vanila Nasional dirayakan setiap tahun untuk menyoroti hidangan penutup yang mudah dibuat dan lezat ini, yang dikonsumsi hampir setiap rumah tangga di Amerika Serikat.
Meskipun asal usul hari ini tidak jelas, sejarah puding sendiri panjang dan menarik. Tahukah, puding tidak selalu berupa hidangan penutup, melainkan hidangan daging seperti sosis?
Hidangan ini umum di Abad Pertengahan dan puding tradisional telah banyak berevolusi dari waktu ke waktu. Bahan-bahan aslinya meliputi susu, gula, dan ikan atau daging.
Tentu saja, telah menempuh perjalanan panjang sejak saat itu dan membayangkan mengonsumsi puding berbahan dasar daging saja sudah terasa kurang menarik.
Dari puding daging, hidangan ini menjadi makanan penutup dan berubah lebih lanjut menjadi hidangan berbahan dasar jeli yang dikenal sebagai Jell-O.
Dari situ, berbagai rasa puding diperkenalkan termasuk cokelat, vanila, butterscotch, dan karamel. Karena perkembangan zaman, maka cukup mudah menemukan berbagai rasa termasuk puding lemon, puding jeruk, puding kopi, dan lain sebagainya.
Ada juga banyak variasi puding asli termasuk puding roti, flan, creme brûlée, puding beras, dan puding Natal. Beberapa resep puding juga menyertakan buah.
Sebagian besar jenis puding mudah dibuat, puding kemasan diperkenalkan di AS pada tahun 1918, sementara puding instan baru memasuki pasar pada pertengahan tahun 1940-an. (ndi/national today)
