• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Berikut Cara Percepatan untuk Adaptasi dengan Kebiasaan Baru
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Berikut Cara Percepatan untuk Adaptasi dengan Kebiasaan Baru

Redaktur III Selasa, 3 Juni 2025
Share
4 Min Read

Aktual.co.id – Membangun kebiasaan baru tidak semudah membalikkan tangan.  Ini proses yang bisa memakan waktu lebih lama dari yang  diharapkan.

Mengadopsi kebiasaan baru butuh kesadaran sampai menjadi kebiasaan yang berikutnya. Tentu mencapai kebiasaan baru tidak mudah untuk dilakukan. 

Berikut tips yang dapat membantu membentuk kebiasaan baru tanpa merasa kewalahan. 

Kegigihan Adalah Kunci 

Membentuk kebiasaan baru membutuhkan banyak waktu. Akan ada pasang surut, kemajuan dan kemunduran. Tetapi hal yang paling penting untuk diingat adalah terus berjalan. 

Jangan berkecil hati jika tidak melihat hasilnya langsung. Setiap hari, setiap tindakan, tidak peduli seberapa kecil, membawa selangkah lebih dekat untuk membuat kebiasaan baru itu menjadi bagian dari hidup

ika Ketekunan adalah kunci keberhasilan dalam usaha apa pun, dan membentuk kebiasaan baru tidak berbeda. 

Baca Juga:  Perilaku Wanita yang Kesepian Namun Terlihat Seolah Baik-Baik Saja

Jadikan Hal yang Menyenangkan 

Saat mencoba membentuk kebiasaan baru, carilah cara untuk membuat prosesnya menyenangkan. Misalnya jika mencoba untuk makan lebih sehat, bereksperimenlah dengan resep baru atau buat makanan menarik secara visual.

Menikmati perjalanan dapat membuat proses pembentukan kebiasaan baru terasa tidak menakutkan dan lebih bermanfaat.

Cari Tahu Mengapa Ada Perubahan 

Memiliki pertanyaan mengapa melakukan ini dapat menjadi jangkar ketika mencoba membentuk kebiasaan baru. Kalimat mengapa adalah alasan sebenarnya di balik keputusan untuk berubah. Itulah yang membuat kebiasaan menjadi bermakna dan layak dikejar.

Gali lebih dalam dan temukan ‘mengapa’ tersebut. Ketika keadaan menjadi sulit, tinjau kembali ‘mengapa’ dan bagaimana tujuan ini menjadi akhir yang indah. 

Kalimat ini bisa memberi motivasi untuk terus maju. Karena pada akhirnya, membentuk kebiasaan baru adalah  menciptakan versi yang lebih baik. 

Baca Juga:  Kebiasaan Menjengkelkan yang Membuat Orang Lain Menjauh

Bersikap Baik pada Diri Sendiri

Membentuk kebiasaan baru bukanlah proses linier. Akan ada hari-hari akan tersandung. Hari-hari tidak akan memenuhi harapan. Hari-hari mempertanyakan apakah itu semua sepadan.

Selama masa-masa seperti itu, ingatlah untuk bersikap baik pada diri sendiri. Kamu adalah manusia, dan tidak apa-apa untuk memiliki hari libur. 

Jangan menyalahkan diri sendiri atas kemunduran kecil. Sebaliknya, gunakan sebagai kesempatan untuk belajar dan menyesuaikan pendekatan.

Ingat, perjalanan menuju pembentukan kebiasaan baru sama pentingnya dengan tujuan. Jadi perlakukan diri dengan kebaikan dan kesabaran di sepanjang jalan.

Hadiahi Diri Sendiri 

Penguatan positif adalah alat yang ampuh dalam pembentukan kebiasaan. Ketika menghadiahi diri sendiri setelah mempraktikkan kebiasaan baru akan membentuk pribadi yang diinginkan. Hal ini memperkuat perilaku positif dan memotivasi diri sendiri.

Baca Juga:  Pelatihan Kognitif dapat Mengurangi Persepsi Negatif pada Orang Depresi dan PTSD

Katakanlah mencoba mengembangkan kebiasaan menulis setiap hari. Hadiahi diri dengan istirahat singkat, suguhan manis, atau beberapa menit lagu favorit setelah setiap sesi menulis. 

Hadiah dapat membuat proses pembentukan kebiasaan baru menjadi lebih menyenangkan dan berkelanjutan. 

Gunakan Isyarat untuk Keuntungan Diri

Lingkungan dapat menjadi pemicu yang kuat untuk kebiasaan perubahan.

Isyarat tidak terbatas pada yang visual. Namun bisa dalam bentuk tanda lain yang bisa didapatkan oleh setiap individu, 

Konsistensi adalah Kunci

Menjadi konsisten membantu otak untuk membuat koneksi bahwa tugas baru ini akan tetap ada. 

Jika itu terasa sulit pada awalnya, tetaplah dengan konsisten untuk mencapai tujuan.  Konsistensi membuat kebiasaan baru yang nanti akan menjadi kebiasaan yang tidak terasa. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan kepribadianMental healthpsikologiPsikologi Kepribadian
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ilustrasi penerima KIP jalur SNBT/ Foto: gemini
Sebanyak 39 Ribu Pendaftar KIP Jalur SNBT Layak Terima Bantuan
Senin, 25 Mei 2026
Huawei nova 16 Ultra/ Foto: GSM Arena
Huawei Seri Nova 16 Segera Diluncurkan dengan Kemampuan Baterai 7.000 mAh
Senin, 25 Mei 2026
Dome dengan tampilan BTS/ Foto: allkpop
BTS Membuat Merah Las Vegas Sebelum Pentas Arirang The City
Senin, 25 Mei 2026
Jumpa pers Bareskrim Polri terkait listrik mati di Sumatera/ Foto: courtesy ANTARA
Polri Pastikan Tidak Ada Sabotase Dalam Pemadaman Listrik di Sumatera
Senin, 25 Mei 2026
Countdown UTBK SNBT/ Foto: laman UTBK SNBT
Hari Ini Pengumuman Peserta UTBK SNBT Perguruan Tinggi Negeri
Senin, 25 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Jelang Hari Raya Iduladha Bulan Dzulhijjah

Meta Berencana PHK 8.000 Karyawan Dampak Program Penguatan AI

Menlu AS Klaim Ada Kemajuan Terkait Perundingan dengan Iran

Hari Ini Pengumuman Peserta UTBK SNBT Perguruan Tinggi Negeri

Kuil-Kuil Buddha Menyediakan Penginapan Bagi Penonton BTS di Busan

More News

Ilustrasi terhubung dengan orang menguras mental / Foto : Freepik

Hal yang Harus Ditinggalkan Jika Ingin Menyelamatkan Mental Supaya Tetap Sehat

Selasa, 28 Oktober 2025
Jenis tipe gangguan obsesif kompulsif / Foto : Ist

Gangguan Obsesif Kompulsif Ditandai Kebersihan dan Kerapihan yang Sangat Ekstrim

Senin, 23 Juni 2025
Ilustrasi anak-anak mengakses media sosial/ Foto: freepik

Perancis Menerapkan Larangan Anak Usia di Bawah 16 Tahun Akses Media Sosial

Kamis, 11 Desember 2025
Ilustrasi orang dengan ketenagan diri/ Foto: freepik

Begini Pengendalian Diri Pada Orang Dewasa yang Tidak Terpengaruh Drama Emosi

Senin, 23 Februari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id