• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Alasan Orang Pintar Emosional Cenderung Meremehkan Diri Sendiri, Menurut Psikolog
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Alasan Orang Pintar Emosional Cenderung Meremehkan Diri Sendiri, Menurut Psikolog

Redaktur III Selasa, 16 September 2025
Share
5 Min Read
Ilusttasi orang sedang merenung / Foto : Freepik
Ilusttasi orang sedang merenung / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Meski belum bisa menjadi patokan, menurut psikolog Zayda Slabbekoorn, orang yang cerdas dan sadar diri cenderung lebih rendah hati tentang kecerdasannya. Artinya orang ini cenderung meremehkan diri, karena merasa belum tercapapi apa yang direncanakan selama ini.

Orang yang cerdas memiliki sejumlah pengalaman, kebiasaan, dan perilaku penuh tantangan. Banyak di antaranya berkontribusi pada kerendahan hati dalam menilai keterampilan, kehidupan sehari-hari, sehingga membangun harga diri dengan baik.

Memiliki Kesadaran Emosional

Orang yang cerdas secara sadar apa yang tidak diketahui. Orang ini sering merenungkan kelemahan maupun kekuatan yang dimiliki.

Mentalitas selalu bertanya pada diri sendiri menjadi kekuatan untuk pengembangan melalui perenungan yang terus dilakukannya.

Selalu Mencari Kesempatan Belajar

Orang yang tidak kompeten cenderung berfokus mendapat perhatian dari orang lain, sementara orang cerdeas sibuk untuk mengupgrade diri agar terus berkembang.

Mungkin seperti meremehkan kemampuan sendiri sehingga selal meminta mendapatkan perspektif, saran, atau pengetahuan dari orang lain.

Rendah Hati

Kerendahan hati intelektual yang melibatkan pengakuan dan keterbatasan pribadi membuat orang yang cerdas emosional cenderung santun.

Baca Juga:  Kebiasaan Kecil yang Membuat Orang Tidak Disukai Seketika

Bahkan ketika orang ini berada di sebuah ruangan dapat mendorong untuk menyabotase diri sendiri, membiarkan peluang, pertumbuhan, dan kesuksesan

Cenderung Kurang Percaya Diri

Banyak orang cerdas berjuang dengan rasa percaya diri karena tidak memiliki kesempatan mewujudkan harapan dan tujuan yang tidak realistis yang ditetapkan pada dirinya.

Meskipun telah berhasilpun orang ini selalu dibayangi ketakutan tidak sesuai ekspektasi. Dan dalam dirinya beranggapan orang yang lebih percaya diri lebih kompeten untuk menjalankan sebuah proyek.

Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Menurut  studi dari Journal of Economic Behavior & Organization , daya saing bukan hanya sifat yang ditunjukkan oleh orang-orang yang sangat cerdas, tetapi juga memengaruhi perilaku dan interaksi sosialnya.

Dari mempromosikan standar yang tidak realistis hingga memicu kebencian dalam hubungan dan mendorong keraguan diri

itulah alasan orang cerdas emosional cenderung meremehkan diri sendiri. Orang ini meragukan diri sendiri terhadap keterampilan diri.

Baca Juga:  Kepribadian Individu Ketika Tidak Mendapatkan Pengakuan Emosional Sejak Kecil

Pengkritik Diri yang Keras

Banyak orang yang kritis terhadap diri sendiri takut gagal dan menahan diri memiliki ekspektasi yang tidak realistis.

Orang ini tidak hanya menempatkan diri dalam siklus kekecewaan tetapi juga membandingkan diri dengan orang lain. Sehingga memicu keraguan pada pikiran negatif.

Memiliki Sindrom Penipu Diri Sendiri

Meskipun bukan  diagnosis resmi atau penyakit mental, sindrom penipu memiliki pengaruh besar pada orang-orang cerdas.

Keadaan ini mendorong mengalami kecemasan, harga diri yang rendah, dan keraguan diri. Orang-orang yang mengalami sindrom penipu ini tertekan ketika mendapat penghargaan.

Orang ini merasa tidak pantas terhadap prestasi yang diperolehnya. Dalam benaknya masih bayak orang yang layak untuk mendapatkan penghargaan dibanding dirinya.

Takut Salah

Mengingat sering kali dituntut memenuhi standar yang tinggi dan ekspektasi yang tidak realistis. Tidak mengherankan jika orang-orang yang sangat cerdas takut melakukan kesalahan.

Dirinya ditekan untuk membuktikan diri, terkadang sampai pada titik di mana bersikap kritis terhadap diri dan meragukan menghadapi ketidakpastian.

Baca Juga:  Kalimat yang Digunakan untuk Mengingat Nama Seseorang

Seperti yang  dikemukakan sebuah studi yang diterbitkan dalam Frontiers in Evolutionary Neuroscience , orang pintar lebih khawatir tentang hal-hal sehari-hari dan mengalami kecemasan tentang keadaan saat ini dan ke depan.

Pemikir yang Kompleks

Orang-orang cerdas, secara alamiah pemikir yang kompleks dan mendalam, cenderung  berjuang melawan kecenderungan berpikir berlebihan karena mengetahui nuansa situasi dan pengalaman sehari-hari.

Kecenderungan berpikir mendalam tentang berbagai hal ini memungkinkan orang cerdas berpikiran terbuka, ingin tahu, dan kreatif. Demikian menurut penelitian Journal of Clinical and Experimental Neuropsychology.

Memiliki Ekspektasi Tidak Realistis

Banyak orang cerdas memiliki  standar dan harapan tidak realistis untuk meraih kesuksesan, terutama yang tumbuh dengan pujian atas kecerdasan.

Menurut Harvard Business Review , tekanan mencapai dan mempertahankan sikap perfeksionis dapat merugikan orang-orang cerdas. Artinya mendorong untuk fokus pada standar yang dipersepsikan daripada belajar, tumbuh, dan menerima kesalahan.

Itulah alasan orang pintar meremehkan diri sendiri, karena dipaksa masuk ke dalam siklus perjuangan, kekecewaan, dan kecemasan dalam meraih tujuan. (ndi)

 

SHARE
Tag :Gangguan KejiwaanGangguan MentalkecemasanMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Febria Ardiansyah/ Foto: ANTARA
JPU Mendakwa Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Melakukan Pemerasan
Rabu, 7 Oktober 2026
Jam Casio AQ-240EG-3A dan AQ-230GA-3AMQY / Foto: Gizmochina
Casio Meluncurkan Jam Tangan Vintage dengan Warna Hijau Tua
Rabu, 7 Oktober 2026
Wapes Gibran Rakabumingraka/ Foto: capture Tiktok
Gibran Akan Merespon Terkait Ijazah yang Tidak Ditemukan oleh MK
Rabu, 7 Oktober 2026
Wapres Gibran Rakabumingraka / foto: capture TikTok
Gibran: Jika Tidak Lulus SMA Tidak Mungkin Melanjutkan Jenjang S1 di Singapura
Rabu, 7 Oktober 2026
Pusat gempa bumi di NTB/ Foto: BMKG
Gempa Bumi 5,0 Magnitudo Melanda Nusa Tenggara Barat
Rabu, 7 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gempa Bumi 5,0 Magnitudo Melanda Nusa Tenggara Barat

Gunung Semeru Mengalami Erupsi dengan Tinggi Letusan 900 Meter

Aktor Song Ji Ho dan Aktris Kim So Ri Mengumumkan Akan Menikah

Polisi: Diduga Ledakan Akibat Kebocoran Gas di San Antonio, Pakuwon City

MK Tidak Menemukan Bukti Gibran Memiliki Ijazah SMA Sederajat

More News

Ilustrasi posting di medsos untuk mendapatkan validasi / Foto : Freepik

Tanda Seseorang Berpura-pura Menjadi Korban Hanya Untuk Manipulasi Orang

Sabtu, 21 Juni 2025
Orang yang sulit ditebak memilih kesehatan mentalnya / Foto : Freepik

Kebiasaan yang Menunjukkan Seseorang Sulit Dibaca

Kamis, 29 Mei 2025
Orang yang berpura - pura baik sulit mengakui kesalahan / Foto : geediting

Tanda Orang yang Berpura – Pura Baik Menurut Analisa Psikologi

Kamis, 15 Mei 2025
Ilustrasi depresi / Foto : Freepik

Awas Masa Tua Depresi Jika Tidak Melepaskan Hal Ini

Minggu, 8 Maret 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id