• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Penelitian Mengungkapkan Ciri Kepribadian Gelap Memiliki Kemampuan Melawan Depresi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Penelitian Mengungkapkan Ciri Kepribadian Gelap Memiliki Kemampuan Melawan Depresi

Redaktur III Kamis, 19 Juni 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi kepribadian gelap / Foto : freepik
Ilustrasi kepribadian gelap / Foto : freepik

Aktual.co.id – Orang yang memiliki kepribadian gelap seperti narsisistik dan toxic lebih siap mengelola depresi, menurut studi Personality and Individual Differences.

Penelitian ini meneliti bagaimana kepribadian “gelap” berinteraksi dengan fleksibilitas penanganan dan gejala depresi, kecemasan, dan stres.

Orang dengan tingkat sifat manipulatif lebih fleksibel dan melaporkan lebih sedikit gejala depresi. Hal ini menantang asumsi bahwa semua sifat gelap memiliki kecenderungan psikologis yang buruk.
meskipun kehadiran orang seperti ini tidak diinginkan secara sosual, namun pemiliki kepribadian gelap ini memiliki kemampuan adaptif terhadap gejala depresi.

Studi ini bertujuan menyelidiki sifat-sifat ini berhubungan dengan fleksibilitas penanganan dalam mengatasai depresi.

“Meskipun beberapa aspek dari sifat-sifat ini dapat menjadi pertentangan di masyarakat sosial, namun pemilik kepribadian ini dapat membantu individu mengatasi stress,” ujar Micheala McIlvenna , seorang mahasiswa PhD di Lab InteRRaCt di Universitas Queen di Belfast dan asisten komunikasi penelitian untuk European Journal of Personality .

Baca Juga:  Perilaku Ketika Memasuki Pensiun

Untuk menyelidiki hal ini, McIlvenna dan rekan-rekannya merekrut 343 peserta dewasa secara daring. Usia rata-rata mereka sekitar 30 tahun dengan jenis kelamin lebih banyak perempuan.

Peserta menyelesaikan serangkaian kuesioner yang mengukur tingkat sifat-sifat triad gelap dengan menggunakan alat-alat yang sudah mapan.

Alat-alat ini termasuk Five-Factor Machiavellianism Inventory, yang membagi Machiavellianism menjadi agensi, perencanaan, dan antagonism.

Five-Factor Narcissism Inventory, yang mencakup aspek-aspek seperti ekstroversi, neurotisme, dan antagonism.

Dan alat Levenson Self-Report Psychopathy Scale, yang membedakan antara psikopati primer dan sekunder.

Untuk mengukur tekanan psikologis, peserta menyelesaikan Skala Stres Kecemasan dan Depresi. Fleksibilitas penanganan dinilai menggunakan versi Skala Fleksibilitas Penanganan, yang mencakup tiga dimensi: kemampuan meninggalkan strategi penanganan yang tidak efektif, mengembangkan strategi baru, dan mengevaluasi proses penanganan seseorang secara keseluruhan.

Baca Juga:  Perilaku Pria yang Tidak Mencintai Hanya Ingin Mengendalikan Pasangan

Para peneliti menggunakan analisis jaringan untuk memetakan bagaimana sifat, dimensi penanganan, dan gejala psikologis saling terhubung.

Agensi Machiavellian menonjol sebagai simpul yang sangat berpengaruh. Hal itu terkait positif dengan fleksibilitas penanganan dan terkait negatif dengan depresi.

Artinya, individu yang mendapat skor tinggi dalam agensi Machiavellian cenderung terlibat dalam strategi penanganan yang fleksibel dan melaporkan lebih sedikit gejala depresi.

Agensi Machiavellian juga terkait erat dengan ekstroversi narsistik, yang mencakup sifat-sifat seperti ketegasan dan kepercayaan diri.

Menariknya, ekstroversi narsistik tidak secara langsung terkait dengan berkurangnya depresi, tetapi memengaruhi depresi secara tidak langsung dengan mendukung agensi Machiavellian.

Baca Juga:  Berikut Alasan Orang Tidak Tahan Diperintah Saat Bertambah Usia

Penelitian ini mengamati ciri-ciri ini pada orang-orang biasa, bukan kepribadian ekstrem yang sering digambarkan di media.

“Kami tidak melabeli seseorang sebagai narsisis atau Machiavellian, tetapi lebih mengeksplorasi bagaimana aspek kepribadian ini saling membantu dalam menangani persoalan depresi dan stress,” kata Micheala McIlvenna. (ndi/psypost)

SHARE
Tag :Ganggua NarsisistikMental healthpsikologiPsikologi Kepribadian
Ad imageAd image

Berita Aktual

Tim SAR sedang mencari korban di bekas longsor di Nepal/ Foto: Vietnam
Biaya Pembangunan Pasca Banjir Mencapai Miliaran Dollar di Nepal
Minggu, 30 Agustus 2026
Area yang hancur akibat banjir bandang dan tanah longsor di Nuwakot, Nepal/ Foto: Vietnam
Badan Penanggulangan Bencana Nepal Menyebutkan 675 Jenazah Ditemukan di Daerah Longsor Lumpur
Minggu, 30 Agustus 2026
Suasana Muktamar ke -35 NU di Jombang/ Foto: Ist
Disepakati Pemilihan Ketum PBNU Melalui Mekanisme Ahlu Halli wal Aqdi
Minggu, 30 Agustus 2026
Suasana Muktamar ke -35 Nahdlatul Ulama / Foto: ANTARA
Sidang Pleno Muktamar ke 35 NU Memutuskan Pemungutan Suara untuk Ketua PBNU
Sabtu, 29 Agustus 2026
Gedung KPK/ Foto: KPK
Gedung KPK Dipastikan Aman dari Kebakaran Usai Muncul Asap Putih dari Bawah Tanah
Sabtu, 29 Agustus 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Misi Penyelamatan Ditunda Karena Bendungan Jebol Perbatasan Tiongkok dan Nepal

Teaser Grand Theft Auto VI Akhinya Tayang di Netflix

KATSEYE Batal Tampil di Daisy Chain Fields karena Megan Cidera

Polri Sebut Keamanan Ketertiban Kembali Normal Pasca Demonstrasi

Samsung Mengumumkan Galaxy S26 FE dengan Chipset yang Lebih Baru

More News

Orang yang tertidur dengan TV menyala memiliki perilaku tersendiri / Foto : Freepik

Pertanda Karakter Orang Menyalakan TV Saat Tidur

Sabtu, 10 Mei 2025
Ilustrasi masjid di malam hari / Foto : Freepik

Pahala Menjalankan dan Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Muharram Juli 2025

Rabu, 9 Juli 2025
Ilustrasi anak menggunakan media sosial/ Foto: freepik

Pemerintah Australia Melarang Anak Usia di Bawah Usia 16 Tahun Memiliki Akun Media Sosial

Kamis, 4 Desember 2025
Bertahan tanpa cinta menguras energi mental./ foto : freepik

Perilaku Pasangan Tetap Bertahan Dalam Hubungan Tanpa Cinta

Senin, 10 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id