• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Tanda Seseorang Bukan Individu Baik, Meskipun Mengatakan Semua Hal yang Benar
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Tanda Seseorang Bukan Individu Baik, Meskipun Mengatakan Semua Hal yang Benar

Redaktur III Sabtu, 31 Mei 2025
Share
5 Min Read
Mengenali seseorang harus komprehensif agar tidak terjebak perangkap manipulatif / Foto : freepik
Mengenali seseorang harus komprehensif agar tidak terjebak perangkap manipulatif / Foto : freepik

Aktual.co.id – Semua pernah bertemu dengan orang yang tampak baik pada pandangan pertama, namun berbeda ketika berdua atau dalam keintiman.

Di awal nada bicara yang sopan, senyum yang menawan, menyampaikan semua hal yang benar.

Namun, ada sesuatu yang tidak beres. Namun akan berbeda ketika dirinya sendirian dan tidak menjadi perhatian, maka akan menampakkan sisi yang sebenarnya.

Terus-Menerus Memusatkan ke Dirinya Sendiri

Orang seperti ini akan menceritakan kehebatannya serta keunggulannya ketika meraih sesuatu. Ketika berbicara dengan orang seperti ini hampir tidak ada ruang untuk membicaraka diri sendiri.

Orang ini jarang sekali bisa mendengarkan keluh kesah orang lain, sehingga seiring kali mementingkan diri. Akibatnya orang yang mengajak ngobrol menjadi tidak nyaman dan memilih meninggalkannya.

Perkataan dan Tindakan Tidak Sesuai

Siapa pun dapat mengatakan hal yang benar. Orang dengan kepribadian ini pun dapat berbicara tentang empati, kemurahan hati, komunitas, dan sebagainya.

Namun jika perilakunya penuh dengan sikap meremehkan, tidak konsisten, atau egois, maka kata-kata tersebut tidak berarti apa-apa.  Maka berhati – hatilah jika berada bersama orang dengan tipikal sepert ini.

Baca Juga:  Berikut Ciri Orang yang Memiliki Kepribadian Kuat

Suka Berperan Sebagai Korban

Apa pun yang terjadi, orang ini akan membantu jika ada kemauan saja. Ketika dalam kondisi terhimpit orang ini akan berperilaku sebagai korban.

Dirinya akan memutarbalikkan fakta sehingga seolah – olah dirinyalah yang seharusnya dikasihani. Padahal faktua dialah yang menyebabkan keributan selama ini.

Pesan psikolog segera menjauh jika bertemu dengan orang seperti ini. Tidak perlu memaparkan keadaan sesungguhnya. Cukup melihat dan dengarkan kata – katanya saja.

Menjadi Jahat Ketika Ditantang

Semua orang tampak baik ketika mendapatkan apa yang diinginkan. Namun, apa yang terjadi jika tidak setuju dengan orang seperti ini ?

Maka yang terjadi pesonanya langsung hilang dan berubah menjadi agresif, sarkastik, dan dingin.  Itu menunjukkan apa yang sebenarnya ada di balik permukaan.

Psikolog menjelaskan jika kedewasaan emosional terungkap dari cara menangani konflik. Ujian sebenarnya adalah bagaimana seseorang memperlakukan saat tidak setuju dengan dirinya.

Baca Juga:  7 Perilaku Unik Pria Berkualitas Menurut Psikologi

Tidak Pernah Meminta Maaf dengan Tulus

Perintaan maaf yang tidak tulus menjadi tanda khas orang yang memiliki gangguan kepribadian seperti ini.  Orang yang benar-benar baik dapat berkata, “Saya telah melakukan kesalahan. Saya minta maaf. Bagaimana saya dapat memperbaikinya?”

Diperlukan kerendahan hati untuk mengakui kesalahan. Kerendahan hati adalah tulang punggung kebaikan sejati.

Bergosip atau Menjelek-jelekkan Orang Lain

Bila ada yang terus menerus menjatuhkan orang lain di belakangnya, terutama saat berpura-pura manis di depan umum, perhatikanlah.

Jika orang tersebut bicara seperti itu tentang orang lain kepada orang lain, percayalah kepada siapapun orang tersebut juga membicarakan hal buruk tentang orang terdekatnya.

Tidak peduli seberapa ramahnya sikapnya, gosip yang bermaksud jahat adalah tanda karakter seseorang yang bermasalah dengan mentalnya.

Dibuat Merasa Berhutang kepada Dirinya

Katakanlah orang tersebut banyak membantu, namun berubah menjadi aneh karena mengharapkan sesuatu sebagai balasannya.

Mungkin tidak langsung, tetapi melalui rasa bersalah atau pengingat seperti, “Semua telah aku kulakukan untukmu.”

Baca Juga:  Kebiasaan Pagi yang Merusak Fokus Sebelum Bekerja Dimulai

Ini bukan kebaikan. Ini manipulasi yang dibungkus dengan kesopanan. Ketahuilah, orang yang baik hati tanpa mencatat skor yang sudah dilakukan.

Punya Pola Menyingkirkan Orang Lain

Orang seperti ini akan menyingkirkan orang yang dianggap kurang menguntungkannya. Setiap teman, rekan kerja, dan pasangan dianggap sebagai masalahnya.

Di sinilah topeng itu tersikap bagaimana keadaan orang ini sebenarnya.  Orang yang baik akan meninggalkan jejak baik, bukan jejak buruk yang memunculkan banyak persoalan.

Menggunakan Kebaikan Sebagai Pertunjukan

Beberapa orang memperlakukan sikap “baik” seperti peran yang dimainkan. Orang ini tahu cara menunjukkan pesona saat ingin dibutuhkan

Jika memerhatikan dengan saksama, orang akan melihat pesona itu sebagian besar hanya di permukaan. Saat tidak ada tepuk tangan, maka sifat aslinya akan muncul di permukaan.

Jika memergoki di balik layar, mungkin berbicara atau bertindak dengan cara yang bertolak belakang dengan kepribadian yang santun. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan kepribadianGangguan kepribadian narsissisticMental health
Ad imageAd image

Berita Aktual

iPhone 17 / Foto: GSM Arena
Menurut Rumor Bobot iPhone 18 Pro Lebih Tebal 2 Milimeter
Jumat, 10 Juli 2026
Jet tempur F-16 / Foto: anadolu
Pesawat Jet Tempur F-16 Milik Angkatan Udara Yunani Mengalami Kebakaran Saat Terbang
Jumat, 10 Juli 2026
Joko Widodo/ Foto: ANTARA
Joko Widodo Bertakziah ke Rumah Duka Rachmat Gobel di Jakarta
Jumat, 10 Juli 2026
Rahmat Gobel/ Foto: Kompas
Almarhum Rahmat Gobel Dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta
Jumat, 10 Juli 2026
IU dan Lee Jong Suk/ Foto: soompi
IU dan Lee Jong Suk Dikabarkan Putus
Jumat, 10 Juli 2026

Mental Health

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ilustrasi depresi/ Foto: freepik

Peristiwa Negatif Memicu Gejala Depresi pada Remaja Putri dan Putra.

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Polisi Menyita Batangan Emas, Mata Uang Asing dan Uang Tunai Rp479 Miliar dari Rumah Sentul

Nadiem Makarim Resmi Mendaftarkan Pengajuan Banding Kasus Chromebook ke PN Jakpus

Militer AS Kembali Melakukan Serangan Terhadap Obyek Vital di Iran

Johnson Menghadiri Pemutaran Perdana Film Moana Bersama Keluarga

Harga Emas Antam Mengalami Penurunan Rp2.643 Juta Per Gram

More News

Ilusttasi orang sedang merenung / Foto : Freepik

Alasan Orang Pintar Emosional Cenderung Meremehkan Diri Sendiri, Menurut Psikolog

Selasa, 16 September 2025
Ilustrasi saling berbicara/ Foto: Freepik

Berikut Batasan yang Ditetapkan oleh Orang yang Sehat Mental

Kamis, 9 Oktober 2025
Korban ghosting akan melakukan ghosting kepada orang lain / Foto : freepik

Korban Ghosting Cenderung Melakukan Ghosting Kepada Orang Lain

Minggu, 8 Juni 2025
Mendengarkan musik diyakini bisa meredakan cemas di malam hari / Foto ; Freepik

Kebiasaan yang Bisa Meredakan Kecemasan di Malam Hari

Selasa, 6 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id