• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Orang yang Memiliki Kecerdasan dan Empati Tinggi Punya Kebiasaan Ini
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Orang yang Memiliki Kecerdasan dan Empati Tinggi Punya Kebiasaan Ini

Redaktur III Jumat, 6 Juni 2025
Share
3 Min Read

Aktual.co.id – Kecerdasan tinggi memberi tenaga kognitif untuk memecahkan masalah yang kompleks. Sementara empati mampu membaca suasana batin orang lain.

Jika keduanya digabungkan maka akan mendapatkan perilaku unik yang dimiliki oleh individu tersebut. 

Penulis kepribadian Lachlan Brown membeberkan beberapa kepribadian yang memiliki keunikan berikut ini. 

Menumbuhkan Kerendahan Hati Secara Reflektif 

Secara paradoks, semakin pintar dan empati seseprang maka semakin sadar akan titik kognitif dan emosional.

Studi psikologis menemukan bahwa kerendahan hati yang didefinisikan sebagai pandangan yang akurat tentang kemampuan seseorang ditambah keterbukaan terhadap ide-ide baru mampu memprediksi hasil pembelajaran yang lebih baik dan ikatan interpersonal yang lebih kuat.

Baca Juga:  Perilaku yang Membuat Seseorang Dianggap Tidak Peduli dengan Orang Baru

Menolak Pemikiran Hitam dan Putih

Kecerdasan mengundang kompleksitas; empati terhadap manusia. 

Sebelum melabeli seseorang baik atau buruk, orang yang memiliki kecerdasan emosional dan empati ini akan menelaah kedalaman emosi lawan bicaranya. 

Para filsuf menggambarkan ini sebagai kompleksitas integratif yakni kapasitas membedakan dengan banyak perspektif dan mengintegrasikannya ke dalam posisi yang koheren.

Mempraktikkan Altruisme

Kemurahan hatinya sering tidak terlihat. Secara diam diam orang ini membantu teman yang sedang berjuang mendapatkan pendapatan bulanan. 

Para sarjana menyebut ini kebijaksanaan prososial yakni tindakan yang dirancang untuk memaksimalkan manfaat bagi penerima sambil meminimalkan ego bagi pemberi. 

Empati yang tinggi memasok dorongan moral berupa kecerdasan yang tinggi dan kemampuan penyampaian dengan baik. 

Baca Juga:  Kebiasaan Malam yang Membuat Tidak Segar Sepanjang Hari

Memimpin Secara Inklusif Bukan Secara Efektif

Pemimpin dengan IQ tinggi, EQ rendah sering kali memberikan pilihan yang membingungkan. 

Meta-analisis kinerja tim menunjukkan bahwa ketika kemampuan kognitif dipasangkan dengan kepemimpinan empati, maka kecerdasan kolektif menjadi brilian secara individual.

Mengantisipiasi Kebutuhan

Studi pencitraan saraf menemukan bahwa sirkuit prefrontal yang sama yang digunakan untuk perencanaan strategis menyala ketika individu empati membayangkan keadaan emosional orang lain di masa depan. 

Dengan kata lain, otak menjalankan simulasi “jika-maka” atas nama seseorang 

Mempraktikkan Kejujuran Penuh Kasih

Kebenaran tidak membuatnya takut. Namun orang ini dengan tegas memberikan batasan untuk kesehatan mentalnya. 

Baca Juga:  Mondar - Mandir saat Sedang Menelepon, Berikut Psikologi Kepribadiannya

Studinya perilaku yang dipandu oleh empati menunjukkan orang yang tinggi dalam penalaran empati, akan lebih baik dalam membingkai moral.

Dia akan jujur kepada diri sendiri dan orang lain serta lebih memfokuskan kepada kebutuhan diri sendiri. 

Pendengar yang Baik 

Orang yang memiliki kecerdasan emosi yang tinggi akan menjadi pendengar yang baik. 

Kecerdasannya mendorong menjadi empati serta memberikan dampak baik terhadap orang lain. 

Dalam studi percakapan, perilaku mikro yang mendengarkan secara aktif membuktikan memiliki kemampuan empati kognitif yang tinggi serta memiliki penalaran yang mumpuni. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan jiwaMental healthPsikologPsikolog Kepribadian

Berita Aktual

Presiden Prabowo Subianto/ Foto: setneg
Pejabat Negara Ramai Mengucapkan Ultah Kepada Prabowo Subianto
Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy/ Foto: gizmochina
Samsung Galaxy A38 Bocor dengan Berbagai Spesifikasi
Sabtu, 17 Oktober 2026
Aktifitas pemandaman kebakaran hutan dan lahan/ Foto: vietnam
Singapura Menyiapkan Tuntutan Hukum Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan di Indonesia
Sabtu, 17 Oktober 2026
Penampakan erupsi Gn Semeru/ Foto: ANTARA
Gunung Semeru Mengalami Erupsi Tinggi Letusan 1 Kilometer
Sabtu, 17 Oktober 2026
Triton Aviation / Foto: vn
Pesawat Triton Aviation Mendarat Darurat Akibat Pintu Pesawat Terbuka
Sabtu, 17 Oktober 2026

Mental Health

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menggeledah Ruang Kepala BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai

Ahmad Hidayat Gabung PSI Sesuai Semangat Soekarnoisme dan Marhaenisme

Letjen TNI Kristomei Sianturi Dilanti Menjadi Kepala BNPB

Gempa Bumi 4,1 Mag Terjadi di Barat Daya Kota Bogor Jawa Barat

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Menjabat Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPPDT

More News

Narsisistik kagum terhadap dirinya sendiri / Foto : freepik

Peneliti Menunjukkan Wajah Kesombongan dan Keegoisan pada Narsisistik

Jumat, 21 November 2025
Aktual.co.id – Gatal tidak melulu karena digigit serangga atau alergi, namun rasa gatal di kulit bisa diakibatkan stress, depresi dan kecemasan. Gatal akibat depresi, stress dan kecemasan ini disebut Dermatitis, yakni peradangan atau iritasi di kulit yang umumnya ditandai dengan kulit gatal, kering, dan kemerahan. Umumnya, menurut data yang dihimpun, gatal dermatitis ini dialami oleh orang yang memiliki kecenderungan stress, cemas, dan depresi. Menurut kutipan alodokter, dermatitis bisa karena alergi, faktor genetik, system kekebalan tubuh, kurang tidur, atau mengalami depresi, gangguan cemas, maupun asma. Gejala pada umumnya adalah gatal, ruam dikulit, bersisik, ruam kemerahan, yang lokasinya bisa di berbagai titik di dalam tubuh, mulai kaki, tangan, ketiak bahkan sebagian kulit kepala. Pengobatan dermatitis disesuaikan dengan gejala yang dialami pasien. Sebagai contoh, dermatitis kontak akibat alergi akan hilang dengan sendirinya jika paparan alergen atau iritan penyebabnya dihilangkan. Oleh karena itu, pasien dianjurkan menghindari kontak dengan alergen dan zat iritan. Selain menghindari kontak dengan alergen dan zat iritan, pasien bisa menggunakan krim atau salep pelembap yang mengandung emolien. Pelembap ini bisa digunakan setelah mencuci tangan, mandi, atau saat kulit kering. Sementara untuk pencegahannya antara lain : -. Tidak mandi menggunakan air yang terlalu panas -. Menggunakan sabun dan sampo yang lembut atau khusus untuk kulit sensitif -. Mengoleskan pelembap dan tabir surya dengan rutin -. Menggunakan sarung tangan ketika mencuci jika mengalami iritasi terhadap deterjen atau sabun cuci -. Berolahraga rutin dan menerapkan pola makan sehat untuk memperbaiki sistem imun -. Berobat dan kontrol secara rutin ke dokter jika menderita asma atau penyakit terkait alergi lainnya Jika ada gejala yang semakin berat segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang lebih baik. (ndi)

Dermatitis, Gatal Akibat Tekanan Depresi dan Kecemasan

Rabu, 20 Agustus 2025
Narsisistik mampu menggerus harga diri pasangan / Foto : Freepik

Dampak Hidup Bersama Narsisistik yang Bisa Mengubah Gaya Hidup Seseorang

Senin, 28 April 2025
Ilustrasi/ Foto: freepik

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Kepribadian Empath

Jumat, 27 Februari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id