Aktual.co.id – Beberapa negara, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, Kuwait, Turki, dan Australia, telah mengkonfirmasi Jumat, 20 Maret, sebagai hari pertama Idul Fitri 1447 Hijriah.
Mengutip Gulf News keputusan ini dibuat setelah hilal Syawal tidak terlihat pada hari Rabu di daerah-daerah tersebut yang mengartikan Idul Fitri dirayakan setelah 30 hari Ramadan.
Beberapa negara telah secara resmi mengkonfirmasi tanggal Idul Fitri, sementara negara-negara lain masih menunggu hasil pengamatan bulan untuk menentukan berakhirnya Ramadan.
Pihak berwenang di Afghanistan, Nigeria, dan Mali mengumumkan Idul Fitri akan dirayakan pada hari Kamis, 19 Maret 2026, setelah konfirmasi penampakan hilal Syawal.
Sejumlah besar negara telah menetapkan Jumat, 20 Maret 2026, sebagai hari pertama Idul Fitri setelah genap 30 hari Ramadan atau setelah memastikan penampakan bulan.
Negara-negara tersebut meliputi Arab Saudi, UEA, Bahrain, Qatar, Kuwait, Turki, Maladewa, Lebanon, Palestina, Yaman, dan Irak.
Di Afrika, Sudan, Djibouti, Somalia, Uganda, Nigeria, Chad, Gambia, Guinea, Benin, Senegal, dan Kamerun juga telah mengkonfirmasi hari Jumat sebagai hari perayaan Idul Fitri.
Sementara itu, Singapura mengkonfirmasi bahwa Sabtu, 21 Maret 2026, akan menjadi hari pertama Idul Fitri. Sementara Beberapa negara belum membuat pengumuman resmi, termasuk Gabon, Togo, Pantai Gading, Sierra Leone, Guinea-Bissau, dan Suriname.
Pihak berwenang di beberapa negara akan mencoba mengamati hilal Syawal pada Kamis malam untuk menentukan apakah Idul Fitri jatuh pada hari Jumat atau Sabtu.
Negara-negara tersebut meliputi Indonesia, Malaysia, Brunei, India, Bangladesh, Pakistan, Iran, Oman, Yordania, Suriah, Mesir, Libya, Tunisia, Aljazair, Maroko, dan Mauritania, bersama dengan beberapa negara di Asia Tengah dan Afrika.
Konfirmasi akhir di negara-negara ini akan bergantung pada pengumuman resmi dari komite pengamatan bulan nasional. (ndi/gulfnews)
