• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Alasan Orang Selalu Menyela pada Saat Pembicaraan Menunjukkan Sikap Seperti Ini
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Alasan Orang Selalu Menyela pada Saat Pembicaraan Menunjukkan Sikap Seperti Ini

Redaktur III Kamis, 19 Juni 2025
Share
5 Min Read
Ilustrasi seseorang menyela saat berbicara / Foto : Freepik
Ilustrasi seseorang menyela saat berbicara / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Orang yang terus-menerus menyela pembicaraan orang lain sering dianggap kasar atau tidak pengertian.

Banyak yang berasumsi perilaku ini kategori kepribadian yang buruk karena mengganggu ketika seseorang sedang menyampaikan pendapat.

Namun tidak sepenuhnya benar jika menyela ketika orang lain berbicara adalah mengganggu aktivitas diskusi yang sedang berlangsung.

Penulis psikologi dan gaya  hidup di yourtango NyRee Ausler memberikan alasan kenapa orang menyela pada saat terjadi percakapan bersama.

Takut Lupa

Beberapa orang yang menyela pembicaraan karena takut lupa apa yang ingin dikatakan jika menunggu lawan bicara selesai menyampikan pendapat.

Otak orang seperti ini bergerak sangat cepat, dan ingin mengeluarkan ide-ide sebelum kehabisan. Bagi orang dengan pikiran yang cepat, menyela pembicaraan melindungi dari kehilangan ingatan yang dapat menyebabkan menghilangkan informasi penting.

Orang ini takut jika tidak segera mengungkapkannya. Karena khawatir ide atau wawasan akan hilang, dan tidak mendapatkan kontribusi yang berarti.

Kebiasaan Sejak Kecil

Orang yang menyela pembicaraan berpikir adalah hal wajar. Di masa remaja, orang ini dibesarkan dalam gaya komunikasi yang kompetitif , di mana semua orang saling berbicara dan tidak ada yang menganggapnya sebagai masalah.

Baca Juga:  Kepribadian Narsisistik Memiliki Kecanduan Situs Jejaring Sosial Lebih Tinggi

Individu ini menganggap bahwa percakapan saling menyela dan berdebat hal yang biasa terjadi di lingkungan keluarga sehingga ketika berhadapan dengan aktifitas sosial dianggap hal wajar.

Kebiasaan berbicara tanpa menunggu orang lain selesai menyampaikan pendapat menjadi perilaku yang menempel pada seseorang jika kebiasaan tersebut ditanamkan sejak kecil.

Kebutuhan Akan Validasi

Terkadang orang yang ingin menjadi pusat perhatian menyela memasukkan diri untuk terlibat dalam pembicaraan tersebut. Orang ini merasa tidak dilihat atau didengar, jadi berbicara di antara yang lain untuk menjadi tokoh utama dalam interaksi.

Karena merasa diabaikan individu ini memiliki keinginan memastikan suaranya diakui. Itulah cara memastikan kehadiran dirinya dengan pola menyela ketika dalam percakapan.

Kecemasan Sosial

Beberapa orang menyela pembicaraan karena cemas duduk dalam keheningan atau merasa tidak yakin dalam proses pembicaraan.

Saat-saat hening orang ini merasa tidak nyaman sehingga mendorong mengisi ruang kosong dengan kata – kata. Kecemasan ini membuat mengabaikan kesopanan dan berbicara tanpa diberi kesempatan.

Baca Juga:  Orang yang Menyukai Belanja Offline Memiliki Kepribadian Berikut Ini

Bagi orang seperti ini, jeda dalam percakapan dapat memicu rasa tidak nyaman atau tidak aman. Jadi, berbicara dengan cepat untuk mengurangi ketegangan emosional.

Keinginan untuk Pegang Kendali

Kepribadian ini merasa tidak nyaman mendengarkan perspektif yang berbeda dan mencoba mengarahkan atau mengoreksi apa yang dikatakan orang lain.

Gangguan tersebut adalah cara alam bawah sadar menyeimbangkan emosionalnya. Hal ini terutama berlaku untuk diskusi yang panas atau perdebatan yang intens.

Diskusi-diskusi tersebut penuh dengan gangguan karena orang-orang ini ingin menegaskan maksud atau memperbaiki persepsi agar sesuai dengan persepsi dirinya.

Dominasi dan Hak Istimewa

Orang ini merasa paling istimewa serta pendapatkan paling berbobot daripada pendapat orang lain. Dampaknya ketika terlibat dalam diskusi akan mendominasi mengambil peran untuk menjadi sorotan utama dalam forum tersebut.

Kepercayaan yang tertanam dalam diri bahwa masukan seseorang lebih berharga daripada masukan orang lain dapat diperkuat oleh status profesional, peran gender, atau dinamika keluarga, di mana mendengarkan bukanlah suatu keharusan dan ketegasan.

Kurangnya Pengendalian Impuls

Beberapa kondisi, seperti ADHD dan kondisi neurologis lainnya, dapat menyebabkan seseorang kesulitan mengendalikan impulsnya.

Baca Juga:  Perilaku Orang yang Terhambat Tujuan Padahal Sudah Terencana Baik

Kontrol impuls yang buruk akibat kondisi mental atau pola asuh ketika masih anak – anak dapat menyebabkan menyela pembicaraan.

Karena ada gangguan persoalan psikologi tersebut menyebabkan kesulitan menahan diri ketika terlibat pembicaraan pribadi maupun kelompok.

Menggunakan Ketegasan untuk Menutupi Rasa Tidak Aman

Meskipun menyela pembicaraan tampak bersemangat namun sebenarnya didorong oleh harga diri yang sangat rendah .

Orang yang tidak menyadari harga diri menemukan cara yang tidak sehat untuk membuktikannya dengan memaksakan kehadiran atau mencoba menjadi ahli dalam setiap topik.

Orang ini takut jika tidak memberikan kontribusi apa pun dalam percakapan, akan diabaikan atau dianggap tidak cerdas.

Kurangnya Kesadaran Diri

Orang-orang seperti ini kadang kurang memahami tentang konsekuensi tanggung jawab ketika menyela pada saat orang lain berbicara.

Kurangnya kesadaran diri ini membuatnya tidak menyadari seberapa sering menyela pembicaraan. Jika tidak ada yang bisa memberi kritik tentang caranya terlibat dalam percakapan, orang ini akan terus menginjak kaki orang lain dan tidak pernah berinteraksi saling memberi dan menerima. (ndi)

SHARE
Tag :Gangguan narsisistikMental healthNarsisistik Personality DisorderpsikologiPsikologi Kepribadian

Berita Aktual

Polisi Prancis berjaga di ibu kota, Paris/ Foto: VNA
Pemerintah Prancis Mempertahankan Jam Malam di Area Penting
Selasa, 20 Oktober 2026
TEMPEST/ Foto: soompi
TEMPEST Mengumumkan Mengakhiri Aktivitas Sebagai Boyband
Selasa, 20 Oktober 2026
Kim Jong Un dan putrinya mengunjungi pameran mode di Korea Utara/ Foto: Yonhap
Kim Jong Un Meresmikan Pameran di Tengah Rumor Meninggal Dunia
Selasa, 20 Oktober 2026
Diperkirakan 2.000 toko dijarah dalam kerusuhan di Prancis / Foto: The Guardian
Jam Malam Diberlakukan untuk Meredam Kerusuhan di Paris
Selasa, 20 Oktober 2026
Siswa menerima makan bergizi gratis /Dok.istimewa
Badan Gizi Nasional Uji Coba MBG dengan Cara Prasmanan
Senin, 19 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Seorang Pastor Meninggal Usai Tertimpa Salib saat Khotbah di Gereja

Badan Gizi Nasional Uji Coba MBG dengan Cara Prasmanan

Jam Malam Diberlakukan untuk Meredam Kerusuhan di Paris

Kim Jong Un Meresmikan Pameran di Tengah Rumor Meninggal Dunia

TEMPEST Mengumumkan Mengakhiri Aktivitas Sebagai Boyband

More News

Sejumlah wanita menyembunyikan kerentanannya untuk mendapatkan validasi / Foto : freepik

Tanda Wanita yang Hidupnya Tampak Sempurna Namun Tidak Bahagia

Sabtu, 24 Mei 2025

Tanda-tanda Orang Berhenti Peduli Tentang Segalanya.

Kamis, 5 Juni 2025
Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Sabtu, 4 Juli 2026
Ilustrasi ngobrol dengan sehat / Foto : Dok

Sikap Pribadi yang Menarik Bagi Kebanyakan Orang, Menurut Psikologi

Senin, 14 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id