• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Penyebab Orang Boros Menghabiskan Uang Tanpa Kontrol
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Penyebab Orang Boros Menghabiskan Uang Tanpa Kontrol

Redaktur III Minggu, 30 Maret 2025
Share
2 Min Read
Perlu kontrol untuk membelanjakan barang / Foto : Freepik
Perlu kontrol untuk membelanjakan barang / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Banyak yang mencari tahu mengapa menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak dibutuhkan. Beberapa orang lebih sulit mengatasi boros daripada yang lain. Berikut kebiasaan orang yang sulit mengendalikan boros seperti ditulis oleh Alex Navaro penulis dan psikolog tinggal di Barcelona.

Sensasi Mengejar Sesuatu

Bagi individu yang cenderung mengeluarkan uang berlebihan, sensasi mengejar menjadi kekuatan yang kuat untuk mendorong kebiasaan belanja. Ini tentang merasakan sensasi terkait dengan perolehan ketika mendapatkan barang tersebut meski tidak digunakan.

Kebutuhan Kepuasan Instan

Ini sifat umum bagi penyuka belanja berlebihan. Kepuasan instan terasa nikmat untuk dilewatkan. Namun, mengenali perilaku ini dapat membantu untuk berpikir dua kali sebelum melakukan pembelian impulsif.

Baca Juga:  Orang yang Berjalan Cepat Menunjukkan Ciri Seperti ini

Mengkaitkan Harga Diri dengan Harta Benda

Penelitian menunjukkan beberapa orang menyamakan nilai dengan harta benda. Berpikir bahwa memiliki banyak barang dianggap lebih baik membuat lebih penting atau dapat diterima. Persepsi ini menyebabkan pengeluaran berlebihan, karena berusaha mengikuti gaya hidup orang lain.

Mengisi Kekosongan

Berbelanja sering kali dapat berfungsi obat mujarab emosional. Merasa sedih? Membeli sesuatu. Merasa stres? Belanja yang bisa meredakan depresinya. Begitulah proses berpikirnya. Namun, pola ini hanya memberikan kelegaan sesaat dan menyebabkan lingkaran setan pengeluaran berlebihan.

Mengabaikan Anggaran

Seseorang yang sering mengeluarkan uang secara berlebihan cenderung mengabaikan anggaran. Ketersediaan uang yang ada di tabungan diabaikan sehingga tidak memiliki kemampuan menahan untuk berbelanja.

Baca Juga:  Penelitian Neurosains Mengungkapkan Adanya Defisit Antioksidan Otak pada Orang Depresi

Daya Tarik Penjualan

Ini adalah jebakan yang umum. Ilusi mendapatkan diskon membuat seseorang merasa seperti sedang menghemat uang, padahal sebenarnya menghabiskan uang untuk barang yang tidak perlu. Jadi daya tarik diskon bisa menjadi faktor yang peningkatan belanja yang tidak perlu.

Salah Menilai Kebutuhan dan Keinginan

Orang yang sering mengeluarkan uang secara berlebihan sering kali salah menilai kebutuhan dan keinginan. Banyak yang meyakinkan bahwa membutuhkan sesuatu padahal sebenarnya hanyalah keinginan.

Kurangnya Kesadaran Finansial

Inti dari pengeluaran berlebihan adalah kurangnya kesadaran finansial. Kesadaran finansial adalah landasan pengeluaran yang bertanggung jawab. Kesadaran ini dapat membantu mencegah pengeluaran berlebihan dan membuka jalan bagi masa depan finansial yang aman. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan jiwaMental healthPsikolog

Berita Aktual

Sertifikat akreditasi ilkom upn veteran jatim/dok.aktual.co.id
Prodi Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jatim Sukses Pertahankan Akreditasi Unggul 5 Tahun
Jumat, 23 Oktober 2026
Penampakan Topan Champi / Foto: Yahoo
Pemerintah Taiwan dan Tiongkok Timur Siaga Bencana Sambut Topan Champi
Jumat, 23 Oktober 2026
Tim penyelamat sedang mencari korban gempa di Tibet/ Foto: CCTV News
Petugas Tim SAR Melakukan Penyelamatan di Lokasi Terdampak Gempa
Jumat, 23 Oktober 2026
Museum Louvre/ Foto: Anadolu
Demi Keamanan dari Unjuk Rasa Museum Louvre Tutup Mulai 24 Oktober 2026
Jumat, 23 Oktober 2026
Lokasi terjadi gempa/ Foto: vietnam
Gempa Bumi Magnitudo 7 Menyebabkan 16 Orang Meninggal di Tibet Utara
Jumat, 23 Oktober 2026

Mental Health

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Macron Menuduh Pemimpin Asing Memberi Komentar Buruk Terhadap Prancis

Khofifah: Santri Harus Mengisi Kemerdekaan Melalui Penguasaan Teknologi

Perusahaan IBM Mencatat Peningkatan Pendapatan Kuartal Ketiga Tahun 2026

Tentara Israel Melanggar Perjanjian Gencatan Senjata dengan Serangan Drone di Palestina

Presiden Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2026

More News

Ilustrasi situasi sulit./ Foto : Freepik

Perilaku yang Membuat Karyawan Terlihat Tidak Profesional

Senin, 10 Maret 2025
Butuh strategi bagi introvert keluar dari dekapan sosial

Berikut Kalimat Introvert Agar Bisa Keluar dari Situasi Sosial

Jumat, 21 Februari 2025
Ilustrasi ngobrol dengan pasangan / Foto : freepik

Kalimat yang Dilontarkan Pasangan Manipulatif untuk Mengontrol Pasangan

Senin, 15 September 2025
Ilustrasi seorang konsultasi karena depresi / Foto : freepik

Penelitian Neurosains Mengungkapkan Adanya Defisit Antioksidan Otak pada Orang Depresi

Senin, 23 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id