• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Perilaku Rapuh yang Segera Dihindari untuk Kesehatan Mental
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Perilaku Rapuh yang Segera Dihindari untuk Kesehatan Mental

Redaktur III Sabtu, 21 Juni 2025
Share
4 Min Read
Ilustrasi berpikir/ Foto : Freepik
Ilustrasi berpikir/ Foto : Freepik

Aktual.co.id – Pria yang merasa tidak memiliki kelebihan apa pun sering kali mempengaruhi sikap perilakunya.

Mengenali perilaku ini dapat mengubah keadaan, tidak hanya bagi para pria tersebut, tetapi juga bagi orang-orang di sekitarnya.

Mengenali tanda-tanda ini bisa menawarkan bantuan untuk mengubah persepsi agar tidak terjebak dalam kerapuhan

Tidak Memiliki Rencana Masa Depan

Ketika pria merasa tidak punya apa-apa, sering kali kesulitan membayangkan masa depan. Orang ini kesulitan menetapkan tujuan jangka panjang bahkan membayangkan seperti apa kehidupannya.

Inilah masalahnya hidup tidaklah statis. Hidup adalah perjalanan yang penuh liku-liku, naik turun. Semua memiliki potensi untuk tumbuh, berubah, dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi diri sendiri.

Kesulitan Menemukan Kegembiraan

Orang ini kesulitan merasa bahagia bahkan dalam situasi yang seharusnya dirasakan. Perayaan terasa hampa, pencapaian tampak tidak penting, dan pengalaman positif dapat dibayangi oleh pola pikir negatif.

Baca Juga:  Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Kesulitan dalam merasakan kegembiraan bukan hanya sekadar memiliki pandangan pesimistis. Ini semacam pertanda yang berakar dari perasaan yang tidak berharga.

Maka psikolog Olivia Reid mengatakan, tidak apa-apa merasa gembira meski dalam masa sulit. “Diperbolehkan untuk tersenyum dan tertawa untuk moment terbaik kita,” katanya

Isolasi dari Orang Lain

Kecenderungan untuk mengisolasi diri ini semakin kuat ketika dalam masa sulit dalam hidup. Suasana seperti berputar-putar, seperti tidak ada yang berjalan dengan baik.

Perilaku ini umum terjadi pada pria yang depresi dan merasa tidak memiliki apa-apa. “ia menjauh dari teman dan keluarga, sering kali dengan alasan tidak ingin menjadi beban. Namun, keterasingan ini hanya memperdalam perasaan putus asa,” ujar Olivia Reid.

Tidak apa-apa untuk bersandar pada orang lain saat keadaan menjadi sulit. Beban tidak untuk dipikul sendirian, namun dibagi agar saling memahami.

Baca Juga:  Berikut Kalimat Introvert Agar Bisa Keluar dari Situasi Sosial

Pembicaraan Negatif Terhadap Diri Sendiri

Orang ini terus-menerus meremehkan usahanya sendiri, meremehkan pencapaian atau meramalkan kegagalan sebelum mencobanya.

“Penting untuk dipahami bahwa omongan negatif bukanlah representasi dari kenyataan. Itu hanyalah pandangan menyimpang yang dibentuk oleh keraguan dan ketakutan terhadap diri sendiri,” ujar Olivia Reid.

Kurangnya Perawatan Diri

Ketika seseorang merasa tidak memiliki apa-apa dalam hidup, salah satu tanda yang paling kentara adalah mengabaikan perawatan diri.

“Hal ini dapat berupa melewatkan makan hingga tidak meluangkan waktu untuk berolahraga atau mengabaikan kebersihan pribadi,” kata Olivia Reid.

Orang yang melaporkan tingkat pengabaian diri yang lebih tinggi memiliki tekanan psikologis yang lebih berat. Dengan kata lain, mengabaikan kesehatan fisik dapat berdampak pada kesejahteraan mental.

Terlalu Menekankan Kegagalan Masa Lalu

Banyak yang terjebak pada kegagalan masa lalu ketimbanga keberhasilan yang pernah dicapai. Bagi orang yang merasa tidak memiliki kelebihan maka perilaku ini akan semakin memperparah.

Baca Juga:  Jika Memiliki Kebiasaan Menyelesaikan Kalimat Orang Lain Memiliki Kepribadian Ini.

“Jika menengok ke belakang, bukan kegagalan yang menghambat seseoran untuk maju. Melainkan obsesi terhadap kegagalan itu,” kata Olivia Reid.

Yang perlu dipahami adalah bahwa kegagalan adalah bagian dari kehidupan, karena semua pernah mengalam kegagalan dan pernah mengalami jatuh.

Menghindari Risiko

Orang yang merasa rapuh sering kali mengembangkan keengganan untuk mengambil risiko. Orang ini merasa berada di dasar tangga, cenderung takut pada risiko apa pun yang berpotensi menjatuhkan lebih jauh lagi.

Ketakutan ini dapat terwujud seperti menghindari pengalaman baru atau serumit bertahan dalam pekerjaan atau hubungan yang tidak memuaskan.

Itu adalah naluri mempertahankan diri untuk menempatkan diri pada posisi aman agar tidak terlalu banyak menghadapi rintangan. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan kepribadianMental healthpsikologiPsikologi Kepribadian

Berita Aktual

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa / Foto : Kominfo Jatim
Khofifah: Santri Harus Mengisi Kemerdekaan Melalui Penguasaan Teknologi
Kamis, 22 Oktober 2026
Emmanuel Macron/ Foto: the guardian
Macron Menuduh Pemimpin Asing Memberi Komentar Buruk Terhadap Prancis
Kamis, 22 Oktober 2026
Israel melakukan serangan sepihak di Gaza, Palestina. / Foto : X
Tentara Israel Melanggar Perjanjian Gencatan Senjata dengan Serangan Drone di Palestina
Kamis, 22 Oktober 2026
Logo IBM/ Foto: Anadolu
Perusahaan IBM Mencatat Peningkatan Pendapatan Kuartal Ketiga Tahun 2026
Kamis, 22 Oktober 2026
Logo Tesla/ Foto: anadolu
Laba Bersih Tesla Menurun 43% Kuartal Ketiga Tahun 2026
Kamis, 22 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Badan Gizi Nasional Uji Coba MBG dengan Cara Prasmanan

Jam Malam Diberlakukan untuk Meredam Kerusuhan di Paris

Kim Jong Un Meresmikan Pameran di Tengah Rumor Meninggal Dunia

Pemerintah Prancis Mempertahankan Jam Malam di Area Penting

TEMPEST Mengumumkan Mengakhiri Aktivitas Sebagai Boyband

More News

Main games strategi bisa meningkatkan kinerja otak/ Foto: freepik

Begini Cara Meningkatkan Kerja Otak Menjadi Maksimal

Selasa, 14 April 2026
Narsisistik kagum terhadap dirinya sendiri / Foto : freepik

Penelitian Tentang Narsisistik Bisa Muncul Akibat Genetika Keturunan

Jumat, 1 Mei 2026
Terjadi peningkatan fisiologis bagi narsisistik ketika berbicara tentang pribadi/ Foto : Freepik

Narsisis Menunjukkan Peningkatan Fisiologis Ketika Berbicara Tentang Diri Sendiri

Jumat, 28 Maret 2025
Ilustrasi membaca / Foto : freepik

Membaca Fiksi Melawan Kesepian dan Membangun Otak Lebih Sehat

Rabu, 25 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id