• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Tanda Seseorang Memikul Beban Hidupnya Sendiri, Menurut Psikologi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Tanda Seseorang Memikul Beban Hidupnya Sendiri, Menurut Psikologi

Redaktur III Kamis, 26 Juni 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi pria sendiri / Foto : Freepik
Ilustrasi pria sendiri / Foto : Freepik

Aktual.co.id – sebagian orang tampak tenang dari fisik luar namun tidak pernah ada yang tahu jika dia sebenarnya tengah memikul beban berat dari persoalan sehari-hari.

Psikolog Olivia Reid memberikan tanda orang yang memikul beban berat namun tidak pernah menunjukkan persoalan pribadinya.

Terlihat Baik-Baik Saja

Orang-orang yang menanggung beban hidup sendirian sering menyembunyikan perjuangannya di balik topeng “baik-baik saja”.

Keadaan “baik-baik saja” yang terus-menerus ini adalah mekanisme pertahanan. Mekanisme ini digunakan untuk menyembunyikan kelemahannya melindungi diri dari penilaian rasa kasihan.

Dengan mengenali tanda ini maka akan membantu seeorang untuk membantu jika ada teman atau sahabat yang mengalami hal seperti ini.

Jarang Berbicara Tentang Masa Depan

Perilaku ini mudah disalahartikan sebagai sikap tidak peduli atau kurangnya ambisi, padahal ini adalah sinya untuk meminta pertolongan.

Baca Juga:  Kata –kata Toxic Gaslighting yang Membuat Terkesan Meremehkan

Ketika seseorang menanggung beban hidup sendirian, merencanakan masa depan bisa terasa sangat berat. Mereka terbebani oleh perjuangannya sehingga tidak dapat membayangkan masa depannya.

Bukan berarti tidak punya mimpi atau aspirasi, hanya saja beban yang dipikul saat ini begitu berat sehingga tidak bisa melihat masa depan.

Sering Kali Menjadi Orang Terakhir yang Pergi

Sebuah studi  dalam Journal of Health and Social Behavior mengungkapkan bahwa individu yang merasa terisolasi cenderung bekerja lebih lama sebagai mekanisme penanggulangan.

Jika seseorang menanggung beban hidup sendirian lebih memilih begadang di tempat kerja atau acara sosial untuk menghindari pulang ke rumah yang kosong.

Baca Juga:  Kepribadian Sehat Ketika Menjalin Sebuah Hubungan Menurut Psikolog

Itulah cara mengisi kekosongan, mengalihkan perhatian dari pergumulan internalnya. Jika bertemu orang yang begadang bisa jadi ada yang tersembunyi di dalam pikirannya.

Sulit Menerima Pujian

Orang yang berjuang dalam diam merasa sulit menerima pujian. Itu bukan karena rendah hati, melainkan beranggapan pujian cerminan cara memandang diri sendiri.

Orang ini menghadapi perasaan tidak berharga yang tidak nyaman dengan pujian. Dirinya takut menerima pujian karena akan membuatnya diawasi ekspektasi yang tidak dapat dipenuhi

Selalu Sibuk

Kesibukan yang terus-menerus sering kali menutupi perjuangan yang lebih dalam. Orang-orang yang menanggung beban hidup sendirian akan menenggelamkan diri dalam pekerjaan atau kegiatan sebagai sarana pelarian.

Kesibukan yang tiada habisnya ini berfungsi sebagai kedok, pengalih perhatian yang membantu nya menjauhkan diri dari masalah sementara waktu.

Baca Juga:  Menepis Stigma: Dampak Perceraian Terhadap Kesehatan Mental Anak

Sangat Berhati-hati dengan Kehidupan Pribadi

Orang-orang yang menanggung beban hidup sendirian sering kali sangat menjaga kehidupan pribadinya, Dia  menghindari membicarakan pribadi atau menunjukkan tanda-tanda kerentanan. Dirinya memilih untuk menampilkan kepribadian “semuanya baik-baik saja” kepada dunia.

Selalu Menjadi Kuat

Orang-orang yang menanggung beban hidup sendirian sering kali menampilkan citra kekuatan, ketahanan, dan kemandirian.

Meskipun selalu siap membantu, orang-orang ini jarang meminta bantuan. Dirinya cenderung menyimpan masalah sendiri.

Nah, menurut psikologi, hal itu bisa jadi karena rasa takut menjadi beban bagi orang lain. Bisa juga karena keyakinan yang mengakar bahwa hidup harus mandiri dan mengelola masalah secara mandiri. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan jiwakesehatan mentalMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

ASN baris di depan gedung Pemkot Surabaya/ Foto: Pemkot Surabaya
Pemkot Surabaya Berkomitmen Membayar Gaji ke-13 Kepada ASN
Rabu, 10 Juni 2026
Paraterdakwa penyiraman air keras Andrie Yunus mendengar putusan Mahkamah Militer Jakarta/ Foto: ANTARA
Tersangka Penyiraman Andrie Diputus 2 Orang Dipecat dari TNI dan 2 Tahun Penjara
Rabu, 10 Juni 2026
Orang-orang berkendara melewati mural yang menggambarkan mendiang pemimpin tertinggi, Ayatollah Ruhollah Khomeini, di Teheran/ Foto: The Guardian
Iran Mengatakan Melancarkan Serangan Rudal ke Pangkalan AS di Yordanian
Rabu, 10 Juni 2026
Ilustrasi media sosial/ Foto: freepik
Postingan Media Sosial Bukan Cerminan Diri Mental Seseorang
Rabu, 10 Juni 2026
Lumpia/ Foto: National today
Mengenal Sejarah Lumpia yang Diperingati Setiap Tanggal 10 Juni
Rabu, 10 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi media sosial/ Foto: freepik

Postingan Media Sosial Bukan Cerminan Diri Mental Seseorang

Ilustrasi tua bahagia/ Foto: freepik

Seni Menikmati Hidup Saat Menjelang Usia Tua

Ilustrasi pertemanan/ Foto: freepik

Lingkungan Pertemanan Menentukan Kualitas Kesehatan Mental

Ilustrasi overthingking / Foto : Freepik

Berikut Langkah Meredam Overthingking yang Mengganggu Pikiran

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Peringatan Tsunami Dampak Gempa Mag 7,7 di 224 Km Barat Laut Pulau Karatung Sulut

Harga Emas Hari Senin Terpantau Stabil di Harga Rp2,7 Juta Per Gram

BMKG Menyatakan Gempa Mag 7,7 Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng di Filipina

Lingkungan Pertemanan Menentukan Kualitas Kesehatan Mental

Gempa Mag 7,7 Perairan Mindanao Filipina Menyebarkan Peringatan Tsunami di Asia

More News

Penelitian menjelaskan ada keterkaitan antara narsisistik dengan kecanduan media sosial / Foto : freepik

Kepribadian Narsisistik Memiliki Kecanduan Situs Jejaring Sosial Lebih Tinggi

Jumat, 23 Mei 2025
Ketampanan dan kerapihan bisa jadi senjata untuk menjaring mangsa untuk dimanipulasi / Foto : freepik

Berikut Orang yang Menyenangkan Namun Sebenarnya Menyakiti Mental Orang Lain

Rabu, 21 Mei 2025
Tetap aktif dan menghargai diri bisa menghindarkan stres / Foto : Freepik

Perilaku Agar Kehidupan Menjadi Damai dan Bebas Stres

Sabtu, 5 April 2025
Ilustrasi peperangan / Foto : freepik

Penelitian Menyebutkan Adanya Keterkaitan Kepribadian Narsisitik dengan Dukungan Terhadap Perang

Jumat, 27 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id