• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Strudel Sebuah Jajanan yang Tersebar di Berbagai Belahan Dunia
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Travel & Kuliner

Strudel Sebuah Jajanan yang Tersebar di Berbagai Belahan Dunia

Redaktur III Jumat, 4 Juli 2025
Share
2 Min Read
Strudel / Foto : wikipedia
Strudel / Foto : wikipedia

Aktual.co.id – Ketika menyebut strudel yang tertanam adala kue oleh – oleh dari Malang. Padahal kue ini berdasarkan catatan dari situs aish beredar di berbagai negara belahan dunia.

Sebuah tulisan menyebutkan bahwa strudel berawal dari pengembara Asia Tengah yang menggulung roti tak beragi dengan sangat tipis, dan tanpa air, sehingga dapat bertahan lama dalam kondisi kering.

Saat tiba waktunya untuk dimakan, adonan kering itu diperciki air dan dibiarkan segar selama 10 menit. Lalu, mengembang! Kue puff pastry asli! Proses ini akhirnya berlanjut ke arah barat hingga Eropa, berkat orang-orang Turki.

Baca Juga:  Cat Ratusan Rumah dengan Mural di Lembur Katumbiri, Kota Bandung

Pada akhir abad kelima belas, orang Turki menambahkan sedikit minyak, membuatnya lebih tipis, dan melapisinya dengan mentega dan isian.

Kemudian disebut phyllo dalam bahasa Yunani, strudel dibawa ke Eropa Tengah ketika orang Turki menduduki Kekaisaran Balkan dan Hongaria.

Namun, tidak seperti orang Turki dan Yunani yang memotong dan melapisi adonan, orang Hongaria menggulungnya dan memperluasnya dengan isian.

Ketika Hongaria diserap ke dalam Kekaisaran Austria, adonan digulung seiring waktu, dan lahirlah strudel! Nama strudel berasal dari kata Jerman untuk “pusaran,” yang terinspirasi oleh pusaran kue dan isian.

Resep strudel paling awal dari Wina. Hal ini dapat ditemukan di Perpustakaan Kota Wina, ditulis tangan dan bertanggal 1696.

Baca Juga:  Terungkap: Pantai-pantai di Inggris Memiliki Kualitas Air Buruk

Karena banyak pembuat roti top pada waktu itu adalah Yahudi, hal itu menjadi makanan pokok di banyak meja Ashkenazi.

Kemudian, imigran membawa strudel ke Amerika, di mana catatan pertama ditemukan di buku masak Bibi Babette , yang diterbitkan di Cincinnati pada tahun 1889.

Di masa lalu, banyak ibu rumah tangga menyimpannya untuk acara-acara khusus. Biasanya dilakukan sekali atau dua kali setahun untuk hari libur seperti Rosh Hashana atau Sukkot, karena waktunya bertepatan panen apel musiman.

Tetapi banyak orang menginginkan lebih, yang mengarah ke kreativitas pada hidangan penutup untuk hari libur lainnya, seperti strudel poppy gurih untuk Purim, atau isian keju ceri untuk Shavuot.

Baca Juga:  Berikut Kuliner Timur Tengah yang Mudah Ditemui di Indonesia

Dan ini strudel berkembang diberbagai negara dengan berbagai bentuk serta cara mengolahnya. Termasuk strudel yang menjadi oleh oleh khas ketika bermain di kota Malang. (ndi/berbagai sumber)

SHARE
Tag :kulinerKuliner NusantaraStrudel
Ad imageAd image

Berita Aktual

Logo Meta AI / Foto: Engagatged
Meta Sedang Mengerjakan Agen AI untuk Pribadi dan Bisnis.
Kamis, 30 April 2026
Formasi lengkap BTS/ Foto: allkpop
Penjualan Tiket Konser BTS Ludes Terjual yang Rencana Tampil di Busan
Kamis, 30 April 2026
Antrian warga di kantor pajak / Foto : ANTARA
Pelaporan Pajak Tanpa Denda Berakhir Tanggal 30 April 2026
Kamis, 30 April 2026
Ilustrasi Daycare/ Foto: freepik
Kemendukbangga/BKKBN Buka Layanan Aduan dan Konsultasi untuk Daycare di Daerah
Kamis, 30 April 2026
Logo Google/ Foto: Ist
Google Peroleh 25 Juta Pelanggan Baru di Kuartal Pertama.
Kamis, 30 April 2026

Mental Health

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup

Ilustrasi terbakar surya/ Foto: freepik

Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn

Ilustrasi minum kopi/ Foto: freepik

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Konsumsi telur 2 minggu sekali mengurangi risiko Alzheimer/ Foto: daily Mail

Konsumsi Telur Dua Kali Seminggu Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn

Taksi Green SM Mendukung Proses Investigasi Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur

Sebanyak 10 Jenazah Korban Kecelakaan KA Berjenis Kelamin Perempuan di RS Bhayangkara Kramat Jati

Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup

Google Translate Ulang Tahun ke-20 Dirayakan Penggunaan AI untuk Pengucapan

More News

Pendaki gunung dan artis Fiersa Besari/ foto : Ist

Warganet Kaget Fiersa Besari Satu Tim Pendakian Cartenz yang Merenggut Nyawa 2 Pendaki

Minggu, 2 Maret 2025
Poster Squid Game Season 3 / Foto : llkpop

Squid Game Season 3 Diakhiri dengan Penutupan Parade Akbar di Seoul

Senin, 30 Juni 2025
Penampakan Gunung Semeru/ Foto: ANTARA

Getaran Banjir Lahar Terhitung 4 Jam di Gunung Semeru

Kamis, 26 Februari 2026
Coklat batangan/ Foto: Ist

Coklat Berasal dari Meksiko yang Berarti Panas dan Pahit

Sabtu, 13 September 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id