• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Waspada ! Kurang Tidur Saat Remaja Dapat Mengubah Otak Menghadapi Masalah Kesehatan Mental
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Waspada ! Kurang Tidur Saat Remaja Dapat Mengubah Otak Menghadapi Masalah Kesehatan Mental

Redaktur III Minggu, 15 Juni 2025
Share
3 Min Read
Gangguan tidur pada remaja bisa mempengaruh kejiwaan di masa depan / Foto : Freepik
Gangguan tidur pada remaja bisa mempengaruh kejiwaan di masa depan / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Para ilmuwan dari Universitas Georgia telah menemukan sesuatu yang meresahkan tentang remaja yang tidak mendapatkan cukup tidur berkualitas: otaknya mungkin membentuk pola konektivitas yang membuat berisiko lebih tinggi mengalami masalah perilaku di kemudian hari.

Sebuah studi besar yang melacak hampir 3.000 remaja menemukan bahwa remaja dengan durasi tidur yang lebih pendek dan efisiensi tidur yang lebih rendah menunjukkan perubahan yang jelas dalam cara jaringan otak berkomunikasi satu sama lain.

Yang paling mengkhawatirkan, pola otak yang berubah ini meramalkan anak-anak yang akan mengembangkan masalah eksternalisasi yang lebih serius, seperti agresi, pelanggaran aturan, dan perilaku impulsif.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Brain and Behavior ini menggunakan perangkat Fitbit untuk melacak pola tidur secara objektif pada anak usia 11 dan 12 tahun. Lalu memindai otak untuk memetakan konektivitas saraf.

Baca Juga:  Paparan Asbes Memiliki Risiko Penyebab Kanker Paru

Untuk meneliti bagaimana tidur memengaruhi jaringan otak, para peneliti meminta 2.811 peserta muda mengenakan perangkat Fitbit selama rata-rata 14 malam. Peneliti mengukur dua aspek utama kesehatan tidur yakni durasi (berapa lama remaja tidur) dan efisiensi (berapa persen waktu di tempat tidur yang benar-benar dihabiskan untuk tidur).

Para peserta menjalani pemindaian otak untuk mengukur konektivitas dalam jaringan mode default dan empat jaringan otak utama lainnya yang bertanggung jawab untuk perhatian, pengaturan emosi, dan kontrol kognitif.

Masa remaja merupakan masa kritis ketika otak mengalami reorganisasi besar-besaran, khususnya di area yang bertanggung jawab untuk pengambilan keputusan , pengendalian impuls, dan pengaturan emosi.

Baca Juga:  Perilaku yang Dianggap Orang Sebagai Sosok Spiritual. Berikut Ciri - Cirinya.

Selama masa perkembangan ini, tidur memiliki fungsi penting yakni mengonsolidasikan ingatan, membersihkan sisa metabolisme dari jaringan otak, dan mendukung pemangkasan serta penguatan koneksi saraf.

Pada otak yang sehat, jaringan mode default biasanya menunjukkan koneksi internal yang kuat dan menjaga keseimbangan yang cermat dengan jaringan perhatian dan kontrol kognitif. Ketika tidur terganggu, keseimbangan ini bergeser dengan cara yang bermasalah.

Kurang tidur dapat mengganggu organisasi alami ini, sehingga memaksa otak bekerja lebih keras untuk mempertahankan perhatian dan pengendalian diri.

Studi tersebut menemukan bahwa perbedaan waktu tidur yang relatif kecil sekalipun dikaitkan dengan perubahan yang dapat diukur dalam konektivitas otak.

Baca Juga:  Alasan Orang Kesulitan Meminta Dukungan Emosional

Durasi tidur rata-rata dalam studi tersebut adalah 7,5 jam, dengan efisiensi tidur sekitar 89%. Angka yang tampak masuk akal tetapi mencerminkan kurang tidur optimal.

Penelitian ini dilakukan pada saat tidur remaja menjadi masalah kesehatan masyarakat. Waktu di sekolah, paparan layar , tekanan sosial, dan sikap budaya terhadap tidur semuanya berkontribusi terhadap kualitas tidur remaja.

Otak remaja yang sedang berkembang sangat rentan terhadap gangguan tidur, dengan perubahan yang dapat memengaruhi kesehatan mental dan perilaku selama bertahun-tahun mendatang. (ndi/studyfinds)

SHARE
Tag :Gangguan TidurMental healthPsikologPsikolog Kepribadian
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ju Haknyeon / Foto: allkpop
Seorang Jurnalis Didakwa Bersalah Karena Pencemaran Nama Baik Ju Haknyeon
Selasa, 2 Juni 2026
Dadan Hindayana / Foto: Ist
Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana
Selasa, 2 Juni 2026
Petugas kesehatan sedang mengukur suhu badan warga/ Foto: anadolu
Jumlah Kasus Ebola Melampaui 300 di Republik Demokratik Kongo
Selasa, 2 Juni 2026
Athropic AI/ Foto: engagatged
Claude AI Down: Anthropic Konfirmasi Gangguan Layanan
Selasa, 2 Juni 2026
Nadhiem Makarim / Foto : courtesy iNews
Nadiem Mengaku Sedih Dianggap Koruptor Padahal Tidak Ada Buktinya
Selasa, 2 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi pengidolaan terhadap selebriti/ Foto: psypost

Penelitian Menyebutkan Keterkaitan Obsesi Terhadap Selebriti dengan Kecemasan Masa Kecil

Ilustrasi Phubbing/ foto: freepik

Individu dengan Kecemasan Cenderung Depresi Ketika Diabaikan oleh Pasangan

Ilustrasi makan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Makan Secara Teratur Bisa Meredam Gejala Depresi

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Seorang Netizen Menerima Hukuman Berat Akibat Ujaran Kebencian Terhadap Artis IU

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berpotensi Berawan

LEMONADE Masuk Puncak Lagu iTunes dan Spotify

Individu dengan Kecemasan Cenderung Depresi Ketika Diabaikan oleh Pasangan

Meta Tengah Mengembangkan Liontin Bertemakan AI

More News

Ilustrasi direndahkan / Foto: freepik

Tips Menghadapi Orang Beracun yang Ingin Menjatuhkan

Jumat, 14 November 2025
Ilusi Optik / Foto : Hindustani

Ilusi Optik: Hanya 1 dari 10 Orang yang Temukan Mobil di Gambar Ini

Rabu, 6 Agustus 2025
Hargai setiap emosi yang dicurahkan seseorang / Foto ; Freepik

Alasan Orang Kesulitan Meminta Dukungan Emosional

Sabtu, 19 April 2025
Kepribadian narsissistik lebih banyak menggunakan media sosial untuk aktualisasi diri/ foto : Freepik

Kepribadian Narsissisme Dekat dengan Media Sosial untuk Validasi Diri

Senin, 17 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id