Aktual.co.id – Pasca pembukaan Selat Hormuz sebanyak 23 kapal dari Teluk Persia dan delapan kapal dari Teluk Oman mulai melakukan pelayara menuju ke Selat Hormuz.
Data ini didapatkan MarineTraffic yang dianalisis RIA Novosti pada Jumat (17/4). Sebanyak 23 kapal, sebagian besar kapal kargo kering dari Teluk Persia dan dari sisi sebaliknya, dari Teluk Oman.
Menurut data tersebut delapan kapal sedang dalam perjalanan, enam di antaranya adalah kapal tanker minyak. Pembukaan ini memberikan keleluasaan pada kapal perdagangan yang melintas Selat Hormuz yang menjadi gerbang pelayaran.
Sebelumnya pada hari itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa jalur pelayaran kapal komersial melalui Selat Hormuz terbuka selama gencatan senjata berlangsung.
Sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap berlaku penuh hingga kesepakatan dengan Iran diselesaikan, dan menambahkan bahwa sebagian besar poin telah dinegosiasikan.
Pada hari yang sama, Komando Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan bahwa berdasarkan “tatanan baru” untuk navigasi di selat tersebut, kapal sipil hanya boleh berlayar di sepanjang rute yang telah ditentukan. (ANTARA/ndi)
