Aktual.co.id – Beberapa penggemar meninggalkan konser Blackpink baru-baru ini di Goyang, Korea Selatan dengan perasaan frustrasi.
Hal ini dikarenakan kursi yang mahal tidak memungkinkan melihat panggung karena instalasi layar yang sangat besar.
Konser Blackpink World Tour tanggal 5 Juli 2025 di stadion utama kompleks olahraga Goyang, menandai kembalinya grup yang lama ditunggu-tunggu di hadapan para penggemar.
Tiket langsung terjual habis, dengan para penggemar dari seluruh dunia yang ingin hadir. Namun, kegembiraan berkurang bagi sebagian hadirin, terutama yang duduk di bagian N3.

Layar besar di tengah benar-benar menghalangi pandangan mereka ke panggung. Meskipun demikian, kursi-kursi tersebut dijual sebagai tiket masuk umum (bagian B) seharga 132.000 Won, sekitar Rp 1,5 juta, menjadi kursi dengan pandangan terbatas.
Seorang penggemar menulis di platform media sosial X, “Tidak ada ulasan yang bisa diberikan. Saya tidak bisa melihat apa pun. Bukan hanya visibilitas yang terbatas—tetapi visibilitas nol.”
Yang lain menambahkan, “Sungguh keterlaluan kursi-kursi ini tidak ditandai sebagai tempat dengan pemandangan terbatas. Saya membayar harga penuh dan tidak dapat melihat kembang api, drone, atau panggung. Hanya bagian atas layar, nyaris tidak terlihat.”
Seorang peserta di dekatnya berkomentar, “Bagaimana bisa mengenakan biaya lebih dari kursi dengan pandangan terbatas dan memberi kami pandangan yang sepenuhnya terhalang? Ini tidak benar.”
Foto-foto dari tempat tersebut, yang dibagikan secara luas di internet, menunjukkan bagaimana kursi-kursi N3 memiliki layar raksasa yang ditempatkan tepat di depannya.
Situasi ini telah memicu reaksi keras di internet, dengan para penggemar mendesak agar penonton lain ikut mengajukan keluhan kepada otoritas konsumen dan mempertimbangkan tindakan hukum.
Menurut Komisi Perdagangan Adil Korea Selatan, jika visibilitas yang buruk disebabkan oleh kesalahan penyelenggara acara, konsumen berhak pengembalian uang penuh dan tambahan kompensasi sebesar 10%.
Badan Konsumen Korea telah memutuskan bahwa penyelenggara harus mengganti rugi pemegang tiket jika kursi VIP diturunkan kelasnya karena penghalang visual.
Yang menambah frustrasi, kursi dengan pandangan terbatas lainnya dijual seharga 99.000 Won, sekitar Rp 1,1 juta, yang berarti kursi N3 terhalang dengan harga mahal. (ndi/llkpop)
