Aktual.co.id – Untuk menjadi pribadi yang mudah didekati atau menyenangkan bagi orang lain tidak mudah, karena butuh kontrol serta kesadaran untuk menjadi hal tersebut.
Psikolog dan penulis Alex Maters memberikan pandangan tentang orang yang memiliki karakter yang menyenangkan untuk berlama – lama bersamanya.
Dengarkan Ketika Orang lain Berbicara
Berikan ruang untuk orang lain memproses apa yang dikatakan. Berikan waktu beberapa detik ekstra sehingga tidak selalu langsung direspon.
Biarkan orang menyelesaikan kalimatnya, lalu berhenti sejenak di saat yang tepat agar dapat memproses lebih lanjut. Diam juga merupakan bentuk komunikasi yang ampuh.
Studi menunjukkan bahwa orang yang aktif mendengarkan dianggap mitra interaksi yang diinginkan secara sosial.
Mendengarkan secara aktif menciptakan ruang dinamis untuk dialog terbuka di mana individu merasa nyaman berbagi pikiran dan perasaan tanpa takut dihakimi.
Bicaralah dengan Jujur Jangan Menutup-nutupi
Kejujuran sangat erat kaitannya dengan autentisitas, dan penelitian menjelaskan ketika orang merasa bisa menjadi diri sendiri.
Dengan kejujuran jalan membangun hubungan yang lebih kuat pun terbuka. Penting juga untuk diingat bahwa cara kejujuran diekspresikan dapat memainkan peran penting dalam efektivitas sifat ini.
Akui Apa yang Orang Katakan
Menunjukkan secara halus menunjukkan mendengarkan dan menghargai perkataan bisa berpengaruh pada kenyamanan orang lain. Ini merupakan bentuk dukungan dan merupakan hal yang biasa dilakukan oleh seorang pemimpin yang kuat.
Mengangguk dan memberi pengakuan kepada orang lain melalui isyarat nonverbal merupakan alat interaksi sosial yang dapat meningkatkan rasa suka dan mudah didekati.
Ajukan Pertanyaan yang Tulus
Penelitian menunjukkan bahwa mengajukan pertanyaan lanjutan yang tulus secara signifikan meningkatkan rasa suka antarpribadi.
Hal ini karena pertanyaan tersebut menandakan responsivitas yang menunjukkan adanya pendengaran aktif, pemahaman, validasi, dan kepedulian terhadap orang lain.
Ulangi Apa yang Orang Katakan
Langkah pertama adalah mengulangi apa yang dikatakan seseorang. Tidak selalu perlu langsung memberikan solusi, akui apa yang dikatakan. Ini yang perlu didengar seseorang, mengulang kembali akan membuat orang yang sedang berbicara dihargai oleh pembicara.
Berpikir Sebelum Membuka Mulut
Percakapan akan lebih baik jika suasananya santai, dan orang lain memperlambat langkahnya untuk menyesuaikan diri.
Dengan memperlambat langkah, akan mampu berpikir lebih baik dan menghasilkan kinerja yang lebih baik. Sehingga percakapan terlihat santai, percaya diri, dan berstatus lebih tinggi.
Berbagi Kekurangan Mereka
Alih-alih menampilkan diri sebagai sosok yang sempurna, berbagi kesulitan dapat membantu orang lain merasa lebih nyaman dan membuat lebih mudah dipahami.
Penelitian tentang Efek Pratfall menunjukkan bahwa melakukan kesalahan berkaitan dengan rasa suka karena membuat tampak lebih manusiawi dan mudah didekati.
Memberi Tanpa Mengharapkan Imbalan
Lakukan ini tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Ini bukan berarti tidak bisa fokus membantu orang-orang yang ingin diajak bekerja sama.
Berikan, dan berikan lagi. Ini adalah salah satu hal paling membebaskan yang bisa dilakukan. Hal ini akan dikagumi, dan hasilnya akan datang di waktu yang tidak disangka-sangka. (ndi)
