• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Begini Cikal Bakal Hari Kedokteran Nasional Tanggal 24 Oktober
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Begini Cikal Bakal Hari Kedokteran Nasional Tanggal 24 Oktober

Redaktur III Jumat, 24 Oktober 2025
Share
2 Min Read
Ilustrasi dokter dan pasien/ Foto: freepik
Ilustrasi dokter dan pasien/ Foto: freepik

Aktual.co.id – Tanggal 24 Oktober selain hari Persatuan Bangsa Bangsa, di dalam negeri sendiri menjadi hari ulang tahun kedokteran nasional.

Dikutip dari laman RSI sebelum terbentuknya IDI, semangat persatuan para dokter pribumi telah tumbuh sejak masa kolonial melalui organisasi Vereeniging van Indische Artsen (VIA) yang berdiri pada tahun 1911.

Organisasi ini didirikan oleh lulusan School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA) di Batavia dan menjadi cikal bakal gerakan kedokteran nasional.

Pasca kemerdekaan, muncul keinginan untuk membentuk organisasi profesi tunggal yang menaungi seluruh dokter di Indonesia.

Baca Juga:  Jaehyun NCT Akan Melakukan Comeback Usai Menyelesaikan Wajib Militer

Maka pada 24 Oktober 1950, sejumlah dokter dari berbagai daerah berkumpul di Yogyakarta dan secara resmi mendirikan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Sejak saat itu, tanggal 24 Oktober diperingati sebagai Hari Dokter Nasional, sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi dokter dalam membangun bangsa melalui pelayanan kesehatan. Kedokteran preventif yakni berfokus pada pencegahan penyakit melalui imunisasi, edukasi kesehatan, dan pemeriksaan dini.

Kedokteran kuratif berperan dalam pengobatan pasien dengan pendekatan berbasis bukti ilmiah (evidence-based medicine).

Kedokteran rehabilitatif membantu proses pemulihan pasien pasca penyakit atau cedera agar dapat kembali berfungsi secara optimal.

Baca Juga:  Warga Berbondong Mengambil Diduga Emas di Sungai Eufrat

Kedokteran Paliatif Memberikan perawatan bagi Memberikan perawatan bagi pasien dengan penyakit kronis atau terminal untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup.

Kedokteran komunitas, menekankan pentingnya promosi kesehatan dan upaya preventif di tingkat masyarakat luas.

Selain bidang utama tersebut, dunia kedokteran juga terus berkembang dengan berbagai spesialisasi dan subspesialisasi seperti kardiologi, onkologi, ortopedi, hingga kedokteran olahraga, yang memperkaya keilmuan dan layanan medis di Indonesia. (ndi/RSI)

SHARE
Tag :DokterHari Dokter NasionalIDI

Berita Aktual

Tampilan Redi K100/ Foto: Gizmochina
Redmi K100 Muncul Spesifikasi Menjelang Peluncuran Tanggal 28 Oktober 2026
Minggu, 25 Oktober 2026
Seorang pria memegang bendera Serbia saat orang-orang berkumpul rapat umum terakhir Daftar Mahasiswa di Belgrade, Serbia, pada 22 Oktober 2026, menjelang pemilihan parlemen / Foto: AP
Warga Serbia Memberikan Hak Suara di Tengah Unjuk Rasa Mahasiswa
Minggu, 25 Oktober 2026
Peserta aksi unjuk rasa di Prancis/ Foto: Xinhua
Ratusan Ribu Orang Berunjuk Rasa di Berbagai Kota di Prancis
Minggu, 25 Oktober 2026
Gempa bumi/ foto: Anadolu
Gempa Bumi Magnitudo 7,0 Melanda Kepulauan Ogasawara Jepang
Minggu, 25 Oktober 2026
Aksi unjuk rasa di Prancis/ Foto: the guardian
Massa Unjuk Rasa Mulai Memadati Kota Besar di Prancis
Sabtu, 24 Oktober 2026

Mental Health

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gempa Bumi Magnitudo 7 Menyebabkan 16 Orang Meninggal di Tibet Utara

Demi Keamanan dari Unjuk Rasa Museum Louvre Tutup Mulai 24 Oktober 2026

Petugas Tim SAR Melakukan Penyelamatan di Lokasi Terdampak Gempa

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Pemerintah Taiwan dan Tiongkok Timur Siaga Bencana Sambut Topan Champi

More News

Tampilan action figure dari Google Gemini AI / Foto : radar Solo

Begini Pembuatan Action Figur Melalui Google Gemini AI

Minggu, 7 September 2025
Ilustrasi gempa bumi / Foto : freepik

Sebanyak 400 Gempa Susulan di Semenanjung Kamchatka

Rabu, 30 Juli 2025
Tim SAR saat melakukan pencarian korban di Banyuwangi / Foto : capture ANTARA

Korban Selamat KMP Tunu Pratama Jaya Sudah Diidentifikasi Petugas

Kamis, 3 Juli 2025
Cemas bisa mengganggu produktifitas / foto : freepik

Gejala Anxiety yang Jarang Disadari

Selasa, 6 Januari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id