Aktual.co.id – Pesta rakyat untuk merayakan pernikahan Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina dengan Maula Akbar, putra dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya dihentika setelah mengalami kericuhan hingga menyebabkan tiga orang tewas.
“Kami bersama-sama forkopimda menyatakan bahwa kegiatan lanjutan ditunda atau ditiadakan,” kata Bupati Garut saat jumpa pers terkait insiden dalam Pesta Rakyat di Pendopo Garut, Jumat malam, seperti dikutip ANTARA.
Kegiatan Pesta Rakyat tersebut mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat untuk menghadirinya sehingga terjadi desak-desakan.
Terutama saat acara siang hari, kata dia, massa semakin banyak datang ke lokasi sekitar pukul 13.00 WIB atau setelah jumatan.
Massa dari berbagai kalangan masyarakat sudah berkerumun memadati kawasan tempat diselenggarakannya Panggung Hiburan Rakyat, dan terjadi kericuhan berdesakan di gerbang utama memasuki kawasan Pendopo.
Kericuhan tersebut menyebabkan sejumlah warga pingsan dan dievakuasi oleh aparat keamanan, maupun petugas medis yang sudah jaga di kawasan itu.
Selain itu, menyebabkan tiga orang meninggal dunia yakni seorang anak usia delapan tahun, Vania Aprilia, warga Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, kemudian Dewi Jubaeda (61), dan seorang anggota Polres Garut Bripka Cecep Saeful Bahri (39). (ndi/ANTARA)
