• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Individu dengan Kecemasan Rendah Lebih Sensitif Terhadap Masa Depan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Individu dengan Kecemasan Rendah Lebih Sensitif Terhadap Masa Depan

Redaktur III Rabu, 20 Agustus 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi diskusi optimisme / Foto : freepik
Ilustrasi diskusi optimisme / Foto : freepik

Aktual.co.id – Sebuah eksperimen daring menemukan bahwa individu dengan tingkat kecemasan yang rendah dengan tingkat aktivasi perilaku, ketekunan, dan optimisme yang tinggi cenderung sensitif terhadap konsekuensi di masa depan

Sebaliknya, seseorang dengan gejala depresi, anhedonia, dan ketidaktepatan perencanaan tidak terhubung dengan sensitivitas ini. Penelitian ini dipublikasikan dalam Personality and Individual Differences .

Kepekaan terhadap konsekuensi masa depan mengacu pada kecenderungan mempertimbangkan dan menimbang hasil jangka panjang dari tindakan seseorang sebelum mengambil keputusan.

Orang dengan sifat ini menunda kepuasan langsung demi mencapai hasil yang lebih baik di masa depan. Sifat ini dikaitkan dengan pengendalian diri, kemampuan perencanaan, dan manajemen risiko. Kepekaan

yang rendah terhadap konsekuensi masa depan dapat berkontribusi pada perilaku impulsif, karena dirinya lebih berfokus pada imbalan jangka pendek daripada manfaat yang tertunda.

Baca Juga:  Baru Bertemu 10 Menit Pertama Langsung Cerita Kesana Kemari, Berikut Kepribadian Orang Ini

Konsep ini banyak dipelajari dalam psikologi, ekonomi perilaku, dan penelitian pengambilan keputusan.

Konsep ini berperan dalam perilaku yang berkaitan dengan kesehatan, seperti mematuhi program olahraga atau menghindari kebiasaan buruk seperti merokok.

Dalam lingkungan akademis dan profesional, sensitivitas yang lebih tinggi terhadap konsekuensi masa depan dikaitkan dengan kinerja yang lebih baik dan kesuksesan jangka panjang.

Konsep ini memengaruhi keputusan keuangan, termasuk menabung untuk masa pensiun atau membuat pilihan investasi.

Penulis studi Xinyao Ma dan John E. Roberts mencatat bahwa individu yang berjuang melawan kecemasan sering kali menunjukkan ketidakpekaan terhadap di masa depan.

Baca Juga:  Mendiang Miss Universe Jamaica 2023 Memendam Kesehatan Mental

Artinya keputusannya lebih didasarkan pada kelegaan emosional jangka pendek. Individu tersebut memilih perilaku yang memberikan kenyamanan secara langsung tetapi membawa konsekuensi jangka panjang yang merugikan.

Untuk mengeksplorasi hal ini, peneliti memeriksa perbedaan individu dalam kepekaan terhadap konsekuensi di masa depan berkaitan dengan gejala depresi, kecemasan, dan ciri-ciri psikologis terkait.

Mereka berhipotesis bahwa keputusasaan di mana kondisi kognitif yang sering dikaitkan dengan depresi dan kecemasan, dapat menyebabkan individu mengabaikan manfaat perilaku berorientasi masa depan karena pandangan pesimistis.

Demikian pula, anhedonia, ketidakmampuan untuk merasakan kesenangan, dapat menyebabkan imbalan di masa depan terasa kurang memotivasi atau kurang dapat dicapai.

Baca Juga:  Kepribadian Ekstroversi, Narsisme dan Histrionik Memiliki Keinginan Menjadi Influencer

Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan dalam kelompok eksperimen yakni yang terpapar informasi tentang konsekuensi jangka panjang, secara signifikan lebih memilih perilaku pendekatan dibandingkan yang berada di kelompok kontrol.

Hal ini menunjukkan bahwa menjadikan hasil masa depan lebih menonjol dapat meningkatkan perilaku yang berorientasi pada tujuan.

Studi ini menyoroti karakteristik psikologis yang berkaitan dengan sensitivitas terhadap konsekuensi jangka panjang.

Namun, perlu dicatat eksplorasi sensitivitas terhadap konsekuensi jangka panjang dalam studi ini sepenuhnya didasarkan pada laporan diri dan skenario fiktif.

Hasil yang menggunakan pengukuran yang lebih objektif dan skenario dunia nyata mungkin tidak memberikan hasil yang sama. (ndi/psypost)

SHARE
Tag :anxietydepresiGangguan Depresikecemasan
Ad imageAd image

Berita Aktual

Foto bersama usai kegiatan/dok.aktual.co.id
UPN Veteran Jatim Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan WhatsApp Marketing Berbasis AI di Malang
Rabu, 29 April 2026
Ilustrasi pertobatan/dok.aktual.co.id
Refleksi Sebuah Fenomen: Perlukah Pertobatan Nasional?
Rabu, 29 April 2026
Tangkapan layar google translate/ Foto: engagatged
Google Translate Ulang Tahun ke-20 Dirayakan Penggunaan AI untuk Pengucapan
Rabu, 29 April 2026
Ilustrasi bugar/ Foto: freepik
Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup
Rabu, 29 April 2026
Logo YouTube/ Foto: Techcrunch
YouTube Menggunakan AI untuk Kebutuhan Perjalanan Pengguna Aplikasi
Selasa, 28 April 2026

Mental Health

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup

Ilustrasi terbakar surya/ Foto: freepik

Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn

Ilustrasi minum kopi/ Foto: freepik

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Konsumsi telur 2 minggu sekali mengurangi risiko Alzheimer/ Foto: daily Mail

Konsumsi Telur Dua Kali Seminggu Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Ada Surat dari Kedutaan Besar AS Terkait Kasus Bang Si Hyuk

Pakar Meminta Meningkatkan Kewaspadaan Megagempa di Jepang

M Qodari Dilantik Sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI

China Blokir Akuisisi Meta Atas Terhadap Pengembang Agen AI Manus

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

More News

Ilustrasi berdialog / Foto: Freepik

Kenali Kalimat Manipulator untuk Mempengaruhi Orang Lain

Minggu, 15 Februari 2026
Ilustrasi pasangan sedang dilanda konflik/ Foto: freepik

Alasan Seorang Wanita Meninggalkan Pria yang Perlu Diungkapkan

Jumat, 19 September 2025
Ilustrasi seseorang membuka kulkas / Foto: freepik

Berikut Kepribadian Orang yang Membuka Kulkas Tanpa Mengeluarkan Apapun

Jumat, 24 Oktober 2025
Ilustrasi / Foto: freepik

Cara Menghindari Orang Manipulatif dengan Cara Elegan

Rabu, 11 Februari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id