Actual.co.id – Mampu membedakan orang yang tulus dengan seorang manipulator dapat menyelamatkan seseorang dari banyak masalah di kemudian hari. Psikolog Olivia Reid memberikan ciri – ciri orang yang menipulatif dan racun pada dirinya.
Pesona Terlalu Menawan
Hati hati jika bertemu orang yang bepenampilan menawan dengan menunjukkan pesonanya. Psikolog menyebutnya sebagai ‘ love bombing ‘. Manipulator menggunakan teknik ini untuk memikat orang lain agar masuk ke dalam jaringnya.
Orang seperti ini akan memberikan kesan cantik atau tampan sehingga orang yang melihatnya tertarik untuk mendekatinya. Jika sudah masuk dalam radar jaringnya, maka orang tersebut akan memainkan manipulasi untuk memperalat orang lain.
Playing Victim atau Bermain Sebagai Korban
Perilaku racun orang manipulatife adalah bersikap seolah korban agar terlihat ingin dikasihani. Taktik ini untuk mendapatkan simpati dan pengalihan perhatian dari perilaku buruknya.
Orang ini ketika terlambat selalu bercerita jika keluarga sedang sakit atau mengantarkan anak pergi sekolah yang membuat orang lain memakluminya. Cara ini dilakukan secara konsisten membuat orang di sekitarnya merasa jengkel atas sikapnya.
Menguasai Seni Gaslighting
Orang yang memiliki kepribadian racun memiliki kemampuan memutarbalikkan fakta agar orang sekitar bisa ikut bujuk rayunya. Ini bentuk manipulasi jahat agar orang menjadi tidak sadar atas kemampuannya sendiri.
Segera menjauh jika bertemu dengan orang yang menggunakan teknik gaslighting ini. Karena membuat seseorang yang didekatnya tidak mampu lepas dari ikatan jaringnya.
Membuat Orang Lain Merasa Bersalah
Seorang manipulator ahli dalam seni membuat orang lain merasa bersalah. Dirinya tahu persis bagaimana membuat orang lain merasa bersalah karena tidak menuruti keinginannya.
Jika seseorang terus-menerus membuat merasa bersalah karena keteguhan menetapkan batasan maka bisa dipastikan orang tersebut memiliki sifat racun.
Ahli Mengalihkan Perhatian
Seorang manipulator ahli dalam mengalihkan perhatian. Ketika dihadapkan sebuah konflik, mereka mampu mengubah topik serta tuduhan kepada orang yang diperalatnya.
Taktik ini dirancang untuk membingungkan dan mempersulit melacak apa yang sebenarnya terjadi. Ini upaya untuk menyembunyikan topeng racun yang dipakai oleh dirinya. Serta penghindaran tanggung jawab yang dibebankan kepadanya.
Mengontrol Orang Lain
Seorang racun sering meminta bantuan dengan tujuan memperalat orang lain Anda. Ini bukan karena butuh bantuan, tetapi mengukur seberapa banyak orang yang bisa diperalatnya.
Jika melihat seseorang terus-menerus memaksakan batasan dan tidak menghormati penolakan, inilah saatnya mundur dan menilai kembali orang tersebut. Penting menetapkan dan menegakkan batasan yang sehat guna melindungi diri dari manipulasi. (ndi)
