Aktual.co.id – Kementrian Badan Usaha Milik Negara memiliki pemimpin baru meski belum definitif. Presiden Prabowo menunjuk Dony Oskaria sebagai Pelaksana Tugas (plt) Menteri Badan Usaha Milik Negara menggantikan Erick Thohir.
Publik tidak begitu mengenal siapa Dony Oskaria, namun pria kelahiran Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat ini memiliki banyak pengalaman di dunia bisnis dan organisasi terutama di Chaerul Tanjung Korporasi.
Menurut catatan ANTARA, Dony tumbuh besar di daerahnya sebagai putra Minang. Dia menempuh pendidikan dasar di SD Tanjung Alam, Tanah Datar, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 7 Padang.
Saat duduk di bangku kelas 2 SMP, Dony pindah ke Jakarta karena alasan tertentu. Di ibu kota, ia melanjutkan sekolah di SMP Negeri 75 Kebon Jeruk hingga lulus, lalu meneruskan pendidikannya di SMA Negeri 78 Jakarta.
Setelah menamatkan pendidikan menengah, Dony memilih kuliah di Universitas Padjadjaran, Bandung, jurusan Hubungan Internasional, dan meraih gelar sarjana pada 1994.
Tahun 2009 ia menempuh pendidikan lanjutan di The Asian Institute of Management, Filipina, dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA).
Memulai karir sebagai staf call center di Bank Universal, karir Dony terus mengalami peningkatan terutama di lingkup bisnis Chaerul Tanjung Corp.
Tahun 2004, dirinya dipercaya sebagai direktur utama di sejumlah anak perusahaan CT Corp termasuk PT Bank Mega TBK tahun 2004.
Seiring waktu, Dony menempati posisi penting, mulai dari CEO Trans Kalla Makassar, AntaVaya, Trans Studio, Trans Mall, hingga Trans Hotel.
Menurut catatan di akun resmi BUMN, pada 2014, ia ke jajaran Dewan Komisaris Garuda Indonesia setelah adanya investasi CT Corp di maskapai tersebut.
Dua tahun kemudian, Januari 2016, Presiden Joko Widodo menunjuk sebagai anggota Dewan Penasihat Presiden Bidang Ekonomi dan Industri di Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN). Dalam peran itu, ia dipercaya memimpin kelompok kerja pengembangan industri pariwisata.
Dedikasinya di sektor pariwisata membuat Dony menduduki posisi Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia pada 2020–2021.
Setelah itu, pada 2021–2024, ia dipercaya menjadi Direktur Utama Aviasi Pariwisata Indonesia sekaligus Komisaris Citilink.
Pada 20 Oktober 2024, Dony resmi dilantik Wakil Menteri BUMN. Selanjutnya, di 2025, ia juga menjabat Direktur Operasional Danantara. Hingga akhirnya pada Jumat (19/9/2025), Presiden Prabowo Subianto menunjuknya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri BUMN. (ndi)
