Aktual.co.id – Melalui media sosial platform X, penyanyi Tompi mengkritisi kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mengguyur uang Rp200 Triliun ke bank Himbara.
Dalam akun dr.tompi tersebut, penyanyi jazz ini menuliskan:
Udah diguyur 200T , tapi bunga pinjaman masih tinggi aja, nyaris gak gerak dari bunga lamaa gimana nih Pak Menkeu? Kalau masih tinggi begini, dana itu akan ngendap ajaa ntar di bank. Bukankah niatnya menggerakkan ekonomi?

Postingan dari dr.Tompi pun mendapat pandangan beragam dari warganet. “Gimana kalo dananya dikasih ke BSI aja Dok, pinjaman tanpa bunga Karena RIBA menghancurkan suatu negeri,” ketik @Jakes***
“Praktek di BSI ada margin yg dimasukan (di top-up) sebelum dibagi ke lama pinjaman jadi yaa sama juga boong klo dibilang tanpa riba,” balas @Fendy***
“BI sudah turunkan suku bunga acuan 5x jadi 4,75%. Tapi bunga deposito cuma turun 0,16% dan kredit 0,07%. Alasannya? Bank masih terikat “special rate” deposan besar (25% DPK), plus kredit yang sudah disetujui tapi belum dicairkan tembus Rp2.372 T. ~ Turun bunga, efeknya tak terasa,” ulas @dodies***
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhir minggu ini memang sedang viral di berbagai media sosial terkait kebijakannya yang mencairkan uang Rp200 Triliun ke bank Himbara.
Gebrakannya ini untuk menjadi pelumas bagi perbankan agar menggerakkan roda perekonomian yang mengalami staknasi dari awal tahun 2025 ini. (ndi)
