• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Mengenal dan Waspada pada Rabies di Hari Rabies Sedunia
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Mengenal dan Waspada pada Rabies di Hari Rabies Sedunia

Redaktur III Minggu, 28 September 2025
Share
2 Min Read
Ilustrasi anjing dengan rabies/ Foto: Radar
Ilustrasi anjing dengan rabies/ Foto: Radar

Aktual.co.id – Pada tanggal 28 September, LSM, pemerintah, dan masyarakat dari seluruh dunia bersatu memperingati Hari Rabies Sedunia untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya penyakit ini.

Menurut kutipan dari national Today, Aliansi Global untuk Pengendalian Rabies (GARC) mengedukasi masyarakat tentang bagaimana rabies dapat diberantas pada manusia dan hewan peliharaan jika mengambil langkah-langkah yang tepat.

Di seluruh dunia, anjing adalah hewan yang paling umum terjangkit rabies. Lebih dari 99 persen kasus pada manusia berasal dari gigitan anjing.

GARC mensponsori untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya rabies. Dengan Hari rabies Sedunia masyarakat dapat menerapkan langkah-langkah untuk membantu mengendalikan penyebaran rabies.

Baca Juga:  Penelitian Psikologi, CEO yang Narsisistik Cenderung Memalsukan Emosi Ketika Merasa Kesepian.

Di Indonesia, rabies atau yang dikenal dengan “penyakit anjing gila” masih menjadi salah satu masalah yang mengancam kesehatan masyarakat.

Meskipun demikian, penyakit ini dapat dicegah dengan pemberian vaksinasi pada hewan peliharaan. Hewan utama penular rabies adalah anjing.

Selain anjing, hewan yang juga dapat membawa virus rabies dan menularkannya ke manusia adalah kelelawar, kucing, dan kera.

Berdasarkan kutipan dari Alodokter, Virus rabies bisa menular melalui air liur, gigitan, atau cakaran hewan yang tertular rabies.

Hewan yang berisiko tinggi untuk menularkan rabies umumnya adalah hewan liar atau hewan peliharaan yang tidak mendapatkan vaksin rabies.

Baca Juga:  Cara Mengatakan Tidak dengan Baik

Munculnya gejala rabies bisa sangat bervariasi, antara 5 hari hingga sekitar 1 tahun. Namun, gejala penyakit ini umumnya muncul 30–90 hari setelah penderita tergigit hewan yang terinfeksi.

Gejala rabies bisa lebih cepat muncul jika lokasi gigitan atau cakaran hewan dekat dengan otak, misalnya di dada, leher, atau di kepala.

Rabies merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Begitu gejalanya muncul, dapat dipastikan virus rabies sudah menginfeksi otak sehingga kondisi penderita bisa memburuk dengan cepat. Penderita dapat mengalami komplikasi,gagal napas, koma, henti jantung dan kematian. (ndi/Alodokter)

SHARE
Tag :Anjing gilaHari Rabies SeduniaRabies
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ilustrasi penerima KIP jalur SNBT/ Foto: gemini
Sebanyak 39 Ribu Pendaftar KIP Jalur SNBT Layak Terima Bantuan
Senin, 25 Mei 2026
Huawei nova 16 Ultra/ Foto: GSM Arena
Huawei Seri Nova 16 Segera Diluncurkan dengan Kemampuan Baterai 7.000 mAh
Senin, 25 Mei 2026
Dome dengan tampilan BTS/ Foto: allkpop
BTS Membuat Merah Las Vegas Sebelum Pentas Arirang The City
Senin, 25 Mei 2026
Jumpa pers Bareskrim Polri terkait listrik mati di Sumatera/ Foto: courtesy ANTARA
Polri Pastikan Tidak Ada Sabotase Dalam Pemadaman Listrik di Sumatera
Senin, 25 Mei 2026
Countdown UTBK SNBT/ Foto: laman UTBK SNBT
Hari Ini Pengumuman Peserta UTBK SNBT Perguruan Tinggi Negeri
Senin, 25 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Jelang Hari Raya Iduladha Bulan Dzulhijjah

Meta Berencana PHK 8.000 Karyawan Dampak Program Penguatan AI

Menlu AS Klaim Ada Kemajuan Terkait Perundingan dengan Iran

Hari Ini Pengumuman Peserta UTBK SNBT Perguruan Tinggi Negeri

Kuil-Kuil Buddha Menyediakan Penginapan Bagi Penonton BTS di Busan

More News

Ilustrari family gathering / Foto: freepik

Cara Orang Cerdas Menghadapi Pertemuan dengan Kerabat yang Beracun

Senin, 15 September 2025
Ilustrasi berdialog / Foto: Freepik

Kenali Kalimat Manipulator untuk Mempengaruhi Orang Lain

Minggu, 15 Februari 2026
Ilustrasi seorang konsultasi karena depresi / Foto : freepik

Penelitian Neurosains Mengungkapkan Adanya Defisit Antioksidan Otak pada Orang Depresi

Senin, 23 Juni 2025
Kepatuhan bisa menjadi racun di dalam keluarga karena membunuh jati diri anak / Foto : geedeting

Perilaku Beracun yang Dianggap Wajar di Lingkungan Keluarga

Rabu, 16 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id