Aktual.co.id – Tomonobu Itagaki, pendiri Team Ninja dan pencipta seri Dead or Alive, telah meninggal dunia pada usia 58 tahun. Itagaki, yang bergabung dengan Tecmo pada awal 1990-an, memproduksi dan menyutradarai empat game Dead or Alive pertama, serta Dead or Alive Ultimate dan spin-offnya Dead or Alive Xtreme Beach Volleyball.

Dikutip dari Videogameschronide, dirinya juga bertanggung jawab atas reboot seri Ninja Gaiden milik Tecmo yang mendapat pujian kritis, dengan memproduksi dan menyutradarai Ninja Gaiden, Ninja Gaiden Black, dan Ninja Gaiden 2. Pesan terakhir yang ditulis Itagaki diunggah di laman Facebook miliknya setelah ia meninggal. Berjudul ‘Kata-Kata Terakhir’, pesan tersebut berbunyi:
Cahaya hidupku akhirnya meredup. Fakta bahwa pesan ini telah diunggah berarti waktunya telah tiba. Aku tak lagi di dunia ini (aku meminta orang terkasih untuk membuat unggahan terakhir ini).
Hidup saya adalah serangkaian pertempuran. Saya terus menang. Saya juga telah menyebabkan banyak masalah. Saya bangga mengatakan bahwa saya mengikuti keyakinan saya dan berjuang sampai akhir. Saya tidak menyesal. Namun, saya sangat menyesal tidak bisa mempersembahkan karya baru untuk semua penggemar saya. Maaf. “Begitulah adanya. Begitulah adanya.”
Salah seorang pendiri BitSummit, mantan produser Q-Games dan mantan jurnalis game, James Mielke mengunggah penghormatan kepada Itagaki di Bluesky dengan menjelaskan bahwa mereka sangat dekat.
“Hari ini aku kehilangan seseorang yang benar-benar seperti saudara bagiku. Aku hancur berkeping-keping. Kurasa aku bisa mengatakannya sekarang karena foto itu ada di halaman Facebook-nya. Dia bahkan menyebut dirinya sebagai saudara kandungku di Facebook. Siapa pun yang mengenalku tahu betapa dekatnya kami. RIP, senpai. Kau akan selalu menjadi ninja,” ujar Mielke.
Dirinya menambahkan bahwa ia dan Itagaki sedang mengerjakan sebuah buku bersama, dan ia akan berusaha memastikan buku itu diterbitkan.
“Saya terkadang merasa kacau sepanjang hari, tetapi saya menemukan penghiburan dalam percakapan lebih dari 4 jam yang saya rekam dengan Itagaki-san tahun lalu untuk sebuah buku yang sedang kami garap bersama,” tulisnya.
Itagaki dikenal kepribadian yang kuat dan memiliki perseteruan panjang dengan seri Tekken setelah mengklaim Namco telah menghina Dead or Alive dalam iklan radio untuk game tersebut.
Dia bermusuhan dengan bos seri Tekken, Katsuhiro Harada, pada tahun 2008, dan menyebutnya ‘kawan seperjuangan’, seperti yang dikatakan Harada Menanggapi berita kematian Itagaki di X.
Harada menulis : “Tidak mungkin, Itagaki-san. Kamu bilang ‘ayo kita minum kapan-kapan’, kan? Aku tidak percaya. Aku tidak percaya.” (ndi/ Videogameschronide)
