• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Para Dokter Koas Pelaku Perundungan Dikembalikan oleh RSUP Prof IGNG Ngoerah Bali
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Hukum Kriminal

Para Dokter Koas Pelaku Perundungan Dikembalikan oleh RSUP Prof IGNG Ngoerah Bali

Redaktur III Minggu, 19 Oktober 2025
Share
3 Min Read
RSUP Prof NGNG Ngoerah Bali/ Foto: Kemenkes
RSUP Prof NGNG Ngoerah Bali/ Foto: Kemenkes

Aktual.co.id – Para dokter peserta didik (Co assistant/koas) yang diduga ikut melakukan perundungan terhadap kematian seorang mahasiswa FISIP Universitas Udayana TAS di kembalikan oleh Rumah Sakit Umum Pusat  Prof IGNG Ngoerah Denpasar, Bali.

Disampaikan oleh Plt Direktur Utama RS Ngoerah dr. I Wayan Sudana dalam keterangan resminya di Denpasar, menjelaskan peserta didik yang dikembalikan ke Universitas Udayana tersebut dinilai mencoreng nama baik RSUP Prof Ngoerah dengan mengeluarkan komentar yang tidak pantas di media sosial.

Plt Direktur Utama RS Ngoerah dr. I Wayan Sudana / Foto: capture ANTARA
Plt Direktur Utama RS Ngoerah dr. I Wayan Sudana / Foto: capture ANTARA

“Terkait adanya peserta didik (co ass) yang diduga terlibat dalam komentar tidak pantas di media sosial, sehingga menimbulkan citra buruk terhadap RS Ngoerah dan Universitas Udayana, RS Ngoerah mengambil tindakan tegas untuk mengembalikan peserta didik tersebut ke Universitas Udayana untuk dilakukan pendalaman dan investigasi,” kata Sudana seperti dikutip ANTARA.

Baca Juga:  Polisi Kesulitan Membuka Akses Ponsel Korban Karena Keluarga Tidak Berkenan

Disampaikan oleh Sudana, jika terbukti melakukan perundungan, maka pihaknya akan mengenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Terkait dengan munculnya komentar mahasiswa yang tidak menunjukkan rasa empati terhadap korban yang meninggal dunia, kata dia, status mereka bukan karyawan RSUP Prof Ngoerah Denpasar melainkan hanya peserta didik yang sedang belajar di RSUP Prof Ngoerah Denpasar.

“Kami tegaskan mereka adalah peserta didik yang sedang belajar di RS Ngoerah, bukan sebagai karyawan RS Ngoerah sehingga tidak bisa disebut mewakili RS Ngoerah,” katanya.

Dia menegaskan RSUP Ngoerah Denpasar berkomitmen menciptakan lingkungan belajar dan kerja yang aman, beretika, dan saling menghargai.

Baca Juga:  Polisi Menetapkan Lisa Mariana Sebagai Tersangka Pencemaran Nama Baik

RS Ngoerah juga mengajak semua pihak untuk menggunakan media sosial secara bijak dan menjaga nama baik institusi serta profesi kesehatan.

Sebelumnya, beredar informasi terkait adanya dugaan tiga orang mahasiswa peserta didik (koas) yang diduga ikut berkomentar tidak pantas terhadap kematian TAS.

Tangkapan layar percakapan di media sosial yang diduga mahasiswa koas tersebut pun beredar luas dan memicu kemarahan publik.

Mananggapi hal itu, Universitas Udayana sendiri telah melakukan rapat di tingkat Fakultas FISIP dengan Dewan Perwakilan Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Program Studi dan mahasiswa yang terlibat dalam percakapan di media sosial yang diduga menyinggung kematian TAS.

Baca Juga:  Sebanyak 20 Orang Prajurit Diperiksa Terkait Meninggalnya Prada Lucky

Pihak kampus menyatakan dari hasil rapat dipastikan percakapan di media sosial dilakukan setelah almarhum TAS meninggal dunia, sehingga ucapan nir empati yang dilakukan oleh oknum mahasiswa tersebut bukan penyebab kematian TAS.

Universitas Udayana juga telah membentuk tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) untuk penanganan lebih lanjut, sehingga bisa ditemukan fakta yang terang benderang dan jelas. (ndi/ANTARA)

SHARE
Tag :PerundunganTimothy Anugrah SaputraUniversitas Udayana Bali
Ad imageAd image

Berita Aktual

Rekaman CCTV yang dirilis Kementerian Media Arab Saudi menunjukkan penumpang di Bandara King Khalid di Riyadh saat serangan terjadi/ Foto: Kementerian Media Saudi
Arab Saudi Menangguhkan Penerbangan Setelah Serangan Houthi di Bandara.
Senin, 12 Oktober 2026
Asap dan kobaran api membubung dari Bandara King Khalid setelah pemberontak Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan di bandara di Riyadh, Arab Saudi, pada 8 Oktober/ Foto: vietnam
Tiga Negara Mengeluarkan Bersama Mengutuk Serangan Houthi
Senin, 12 Oktober 2026
Para pejuang Houthi di Sanaa, Yaman/ Foto: AFP
Arab Saudi Menyatakan Tidak Menyetujui Gencatan Senjata dengan Pasukan Houthi
Jumat, 9 Oktober 2026
Penampakan erupsi Gunung Anak Krakatau/ Foto: ANTARA
Gunung Anak Krakatau Erupsi Meluncurkan Abu Setinggi 250 Meter
Jumat, 9 Oktober 2026
Febria Ardiansyah/ Foto: ANTARA
JPU Mendakwa Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Melakukan Pemerasan
Rabu, 7 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Tiga Negara Mengeluarkan Bersama Mengutuk Serangan Houthi

Arab Saudi Menangguhkan Penerbangan Setelah Serangan Houthi di Bandara.

More News

Ilustrasi garis polisi/ Foto: freepik

Diduga Seorang Polisi Tewas Dianiaya oleh Seniornya di Makasar

Minggu, 22 Februari 2026
Gubernur Riau Abdul Wahid/ Foto: Ist

Mengenal Gubernur Riau Abdul Wahid yang Tertangkap KPK

Selasa, 4 November 2025
Ridwan Kamil / Foto : capture ANTARA

Hasil Tes DNA, Putri dari Lisa Mariana Bukan Anak Biologis Ridwan Kamil

Rabu, 20 Agustus 2025
Tersangka AS saat diamankan polisi/ Foto: ANTARA

Polres Pati Berhasil Menangkap AS Tersangka Asusila Terhadap Santri

Kamis, 7 Mei 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id