• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Penelitian Menyebutkan Olahraga Meningkatkan Metabolisme Kekebalan Tubuh
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Penelitian Menyebutkan Olahraga Meningkatkan Metabolisme Kekebalan Tubuh

Redaktur III Sabtu, 7 November 2026
Share
4 Min Read
Ilustrasi olahraga/ Foto: freepik
Ilustrasi olahraga/ Foto: freepik

Aktual.co.id – Sudah umum diketahui olahraga teratur memberikan manfaat bagi kesehatan pada pelakunya, tetapi seperti apa tepatnya manfaat tersebut pada tingkat seluler masih belum jelas.

Sebuah penelitian telah mengidentifikasi serangkaian perubahan dalam metabolisme dan sistem kekebalan tubuh yang membedakan orang berolahraga secara teratur dengan orang yang memiliki gaya hidup kurang aktif.

Diberitakan oleh livescience bahwa temuan yang dipublikasikan 18 September 2026 di jurnal Science Advances ini menunjukkan potensi jalur mengelola penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

Tim peneliti menganalisis data dari Chinese Immune Multi-omics Atlas (CIMA), yang mencakup data dari 400 orang dewasa yang memberikan sampel darah dan menjawab kuesioner tentang gaya hidupnya.

Guna menangkap efek olahraga, tim menyertakan data dari peserta yang paling banyak atau paling sedikit berolahraga.

Satu kelompok terhimpun berolahraga tiga kali seminggu, lalu 150 menit olahraga sedang atau 75 menit olahraga intensitas tinggi. Sementara kelompok yang tidak aktif tidak berolahraga sama sekali.

Baca Juga:  Mengenal dan Mewaspadai Tangan Kesemutan

Peneliti menganalisis sampel darah untuk penanda fisiologis, seperti kadar gula darah dan lemak. Mereka menemukan peserta yang banyak berolahraga menunjukkan tanda-tanda peningkatan metabolisme gula dan lemak, metabolisme otot yang lebih kuat, dan kadar molekul antioksidan yang lebih tinggi yang melawan proses kerusakan sel .

“Ini adalah makalah yang sangat bagus, yang menunjukkan,  kali pertama apa yang terjadi ketika bagi yang berolahraga pada tingkat intraseluler,” kata Dr. Michael Siebers , seorang peneliti di Universitas Duisburg-Essen.

Analisis ini menggunakan pendekatan multiomik, yang menggabungkan data dari berbagai sumber biologis. Sumber-sumber tersebut meliputi metabolit (produk sampingan metabolisme), lemak, protein, dan RNA (kerabat DNA yang membantu membangun protein).

Tim tersebut juga mempelajari fitur DNA yang disebut aksesibilitas kromatin. Gen tergulung pada heliks DNA, menciptakan struktur yang menyerupai gulungan film yang dikemas rapat.

Aksesibilitas kromatin yang tinggi berarti gulungan tersebut tidak tergulung rapat, sehingga gambar individual pada film tersebut dapat dilihat lebih mudah.

Baca Juga:  Berikut Orang yang Menyenangkan Namun Sebenarnya Menyakiti Mental Orang Lain

​​Pada akhirnya, gen-gen tersebut lebih mudah diaktifkan. Dalam sel, mekanisme ini penting untuk memungkinkan gen ditranskripsi dan diterjemahkan menjadi protein yang membantu tubuh berfungsi dengan baik.

Secara bersama-sama, analisis ini memungkinkan peneliti untuk melihat lebih cermat bagaimana sel-sel pada orang yang berolahraga secara teratur berfungsi berbeda dari orang-orang dengan gaya hidup kurang aktif.

Penelusuran mendalam menunjukkan perubahan pada sel-sel imun. Aktivitas pasukan imun pelaku olahraga, termasuk sel T sitotoksik dan sel pembunuh alami, mengalami peningkata yang signifikan, dibandingkan orang yang tidak aktif.

Sel imun naif, yang bertindak cadangan tidak terspesialisasi dan dapat direkrut ke dalam pasukan imun, memiliki aksesibilitas kromatin yang besar pada gen yang dibutuhkan melawan ancaman.

Tim juga mencatat perubahan pada sel-sel yang bertugas memberi peringatan kepada sistem kekebalan tubuh lainnya tentang ancaman, yang disebut monosit imun dan sel B.

Baca Juga:  Angka Bunuh Diri Masih Tinggi Berdasarkan Data WHO

Pada orang yang berolahraga teratur, sel-sel ini memiliki peningkatan ekspresi gen pemberi sinyal peringatan. Temuan tersebut menunjukkan aktivitas fisik teratur dapat membuat sistem kekebalan tubuh lebih siap melawan potensi ancaman.

Sudah diketahui tidak berolahraga merupakan faktor risiko kondisi kesehatan kronis, termasuk diabetes tipe 2. Studi ini memberikan perspektif molekuler tentang manfaat kesehatan sistemik dari olahraga, demikian tulis para peneliti.

Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan. Siebers menunjukkan selain jumlah menit peserta berolahraga, penelitian ini tidak mencatat jenis olahraga apa yang dilakukan dan memiliki sedikit informasi tentang susunan fisik peserta.

Para peneliti juga tidak dapat menunjukkan olahraga teratur menyebabkan peningkatan kekebalan tubuh. Ada kemungkinan penurunan aktivasi sistem kekebalan tubuh pada peserta yang kurang aktif membuat mereka kurang mampu berolahraga.

Terlepas dari keterbatasannya, penelitian mendalam tentang dasar seluler dari olahraga ini penting meningkatkan pemahaman tentang berolahraga terasa menyenangkan. (ndi/livescience)

SHARE
Tag :DiabetesOlahragaPenelitian

Berita Aktual

Paul Mackenzie / foto: anadolu
Pemimpin Sekter Paul Mackenzie Dijatuhui Hukuman 200 Tahun Penjara oleh Pengadilan Kenya
Sabtu, 7 November 2026
Ilustrasi olahraga/ Foto: freepik
Penelitian Menyebutkan Olahraga Meningkatkan Metabolisme Kekebalan Tubuh
Sabtu, 7 November 2026
Santiago Pena / Foto: Kompas
Mantan Presiden Santiago Pena Menjadi Tahanan Rumah Atas Kasus Perbankan
Sabtu, 7 November 2026
Ilustrasi Observatorium Swift milik NASA/ Foto: livescience
Teleskop Swift Milik NASA Terbakar di Atmosfer Wilayah Sumatera Utara
Sabtu, 7 November 2026
Santiago Peña/ Foto: vn
Kejaksaan Mengeluarkan Perintah Penangkapan Mantan Presiden Paraguay Santiago Peña
Sabtu, 7 November 2026

Mental Health

Ilustrasi olahraga/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Olahraga Meningkatkan Metabolisme Kekebalan Tubuh

Ilustrasi bermain gim bersama teman/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Bermain Bersama Teman Mengurangi Kecanduan Gim Video

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Joko Widodo Datang dengan Membawa Ijazah di PN Jakarta Timur

Gudang Pendingin Layanan Darah Prancis Berhasil Dibobol oleh Peretas

Iran Melaporkan Dua Kapal Tanker Minyak Terbakar di Selat Hormuz

Observatorium Swift Milik NASA Sedang Jatuh Menuju Kawasan Dekat Indonesia

Commposition 2026 Jadi Momentum Kupas Tuntas Branding hingga Peluncuran S3 Ilmu Komunikasi

More News

Ilustrasi tangan kesemutan/ Foto: freepik

Cara Mengatasi Kebas dan Kesemutan pada Saat Beraktifitas

Minggu, 16 November 2025
Tahan diri untuk membicarakan hal negatif pada diri sendiri atau untuk orang lain

Hal yang Tidak Patut Diucapkan Tentang Persoalan Pribadi

Jumat, 21 Februari 2025
Tetap bahagia meski sedang terluka/ foto : freepik

Berikut Cara Mengobati Luka Akibat Ditinggal Pasangan

Sabtu, 1 Maret 2025
Ilustrasi membaca buku/ Foto: freepik

Membaca Buku Diyakini Memperpanjang Usia dan Terapi Dimensia

Sabtu, 21 Februari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id