• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Berita Tuntutan Mundur Kepada Ketua PBNU Gus Yahya, Jadi Pemberitaan Media di Dunia
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Politik

Berita Tuntutan Mundur Kepada Ketua PBNU Gus Yahya, Jadi Pemberitaan Media di Dunia

Redaktur III Minggu, 23 November 2025
Share
2 Min Read
KH Yahya Cholil Staquf / Foto: capture ANTARA
KH Yahya Cholil Staquf / Foto: capture ANTARA

Aktual.co.id – Keputusan Syuriyah PBNU agar Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Yahya Cholil Staquf mundur dari jabatan menjadi pemberitaan media di dunia.

Salah satu yang memberitakan terkait persoalan tersebut Adalah Al Jazeera. Dalam pemberitaannya Al Jazeera menuliskan bahwa, pimpinan NU, yang merupakan organisasi Islam terbesar di dunia dengan sekitar 100 juta anggota dan afiliasinya, telah memberi waktu tiga hari kepada Ketua Yahya Cholil Staquf untuk mengajukan pengunduran dirinya atau dicopot dari jabatannya.

Tangkapan layar pemberitaan Al Jazeera/ Foto: capture Al Jazeera
Tangkapan layar pemberitaan Al Jazeera/ Foto: capture Al Jazeera

Ditulis oleh Al Jazeera keputusan organisasi tersebut dampak dari undangan Staquf kepada seseorang yang berafiliasi dengan jaringan Zionisme internasional, yang menghadiri acara internal pada bulan Agustus, serta dugaan salah urus keuangan, sebagai alasan mengapa perlu mengundurkan diri.

Baca Juga:  Waketum PBNU: Surat PBNU yang Beredar Bukan Dokumen Resmi Organisasi

Bahkan kantor berita Reuters pun mewawancarai salah satu pejabat NU, Najib Azca, yang mengatakan bahwa seruan untuk mundur bermula dari keputusan Staquf untuk memberikan undangan kepada mantan pejabat Departemen Luar Negeri AS dan cendekiawan Peter Berkowitz untuk bergabung dalam acara pelatihan NU.

Perlu diketahui bahwa Berkowitz sering menulis untuk mendukung perang Israel di Gaza. Termasuk sebuah tulisan pada bulan September yang bertujuan membantah bahwa Israel telah melakukan genosida di wilayah Palestina.

Dalam sebuah opini pada bulan Oktober, Berkowitz mengatakan bahwa pengakuan formal terhadap negara Palestina imajiner menghambat keamanan, stabilitas, dan perdamaian dan menuruti populasi Muslim yang sedang tumbuh di negara-negara demokrasi Barat.

Baca Juga:  Gus Yahya Diberhentikan Sebagai Ketua Umum PBNU

“Hal ini memperkuat fantasi progresif bahwa hambatan utama bagi solusi yang adil dan langgeng bagi konflik Israel-Palestina adalah sikap agresif Israel, bukan sikap keras kepala Palestina dan haus darah Hamas,” ujarnya.

Berkowitz juga menulis tentang seminar yang diberikan kepada peserta NU di Indonesia pada bulan Agustus, dan memuji ketua organisasi tersebut, Staquf.

Staquf, yang menjabat sebagai ketua NU sejak 2021, tidak segera menanggapi permintaan komentar dari kantor berita Reuters.

Staquf telah meminta maaf atas undangan kepada Berkowitz, dan menyebutnya sebagai kekeliruan karena tidak memeriksa secara cermat latar belakang cendekiawan tersebut, demikian laporan Reuters. (ndi/Aljazeera)

SHARE
Tag :Ketua PBNUKH Yahya Cholil StaqufPBNUSyuriyah PBNU
Ad imageAd image

Berita Aktual

Para penumpang antri check in di Bandara Internasional Maiquetia/ Foto: xinhua
Bandara Mauquetia Venezuela Resmi Beroperasi Pasca Rusak Akibat Gempa
Rabu, 2 September 2026
Emas Antam/ Foto: pajak
Harga Emas Antam Turun Rp40 Ribu Menjadi Rp2,624 Juta Per Gram
Rabu, 2 September 2026
Pusat gempa bumi di Cianjur/ Foto: BMKG
Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 4,3 Terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat
Selasa, 1 September 2026
Seorang petugas penyelamat bekerja di pintu masuk terowongan di pembangkit listrik tenaga air Chilime di Rasuwa, Nepal/ Foto: The Guardian
Tim Penyelamat Berupaya Menjangkau 900 Orang Terjebak Terowongan di Banjir Nepal
Senin, 31 Agustus 2026
Grup E'LAST / Foto: Soompi
Grup E’LAST Mengakhiri Aktivitasnya Setelah Enam Tahun Berkarir
Senin, 31 Agustus 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Mengenal Gus Kikin yang Memiliki Kemampuan Bisnis Bidang Pelayaran

Diperkirakan 20 Orang Dinyatakan Hilang dalam Banjir Bandang di Grand Canyon

Sophia KATSEYE Dipastikan Tidak Ikut dalam Tur Dublin Karena Masalah Kesehatan

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026 – 2031

AHWA Menetapkan KH Miftahul Akhyar Sebagai Rais Am PBNU 2026 – 2031

More News

SPBU Pertamax/ Foto: Ist

Kejakgung : RON 90 Diblanding dengan RON 92. Warganet : Penjarakan Semua di Pertamina

Jumat, 28 Februari 2025
Moment Kaesang mendapat mandat Ketua Umum PSI 2025 sd 2030 / Foto : capture ANTARA

Kaesang Terpilih Ketua Umum PSI 2025-2030 Lewat E Voting

Sabtu, 19 Juli 2025
Presiden Prabowo di tengah anggota BoP/ Foto: Ist

Ketua MPR RI : Ada Kemungkinan Indonesia Keluar dari Keanggotaan BoP

Rabu, 4 Maret 2026
Tentara Amerika Serikat / Foto: Ist

Pasukan Amerika Serikat di Pangkalan Militer Israel untuk Pantau Genjatan Senjata

Minggu, 12 Oktober 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id