Aktual.co.id – Banyak yang menilai rancu perbedaan antara Hari Ibu Nasional dengan Mother’s Day yang dirayakan secara internasional.
Perbedaan paling mendasar adalah latar belakang Sejarah dan esensi dari perayaan tersebut. Secara tanggal Mother’s Day internasional jatuh pada hari Minggu kedua bulan Mei, bermula dari inisiatif Anna Jarvis di Amerika Serikat pada awal abad ke-20 untuk mengenang ibunya secara personal.
Fokusnya adalah ikatan emosional pribadi antara anak dan ibu. Sebaliknya, peringatan di Indonesia lahir dari sebuah gerakan politik kolektif dalam Kongres Perempuan 1928 yang mengusung agenda kemerdekaan dan perbaikan sosial.
Jika Mother’s Day menekankan memanjakan ibu dengan meliburkannya dari tugas domestik atau memberinya hadiah (seperti bunga anyelir), Hari Ibu Nasional menekankan pada peran publik perempuan.
Meskipun tradisi memberi kado juga mulai populer di Indonesia, inti dari peringatan 22 Desember tetaplah pada pengakuan peran perempuan dalam pembangunan bangsa dan negara.
Di negara barat perayaan ditujukan spesifik kepada perempuan yang sudah memiliki anak. Di Indonesia, semangat 22 Desember mencakup seluruh perempuan Indonesia, baik yang sudah menjadi ibu maupun belum, karena setiap perempuan dianggap memiliki peran sebagai “Ibu Bangsa” yang turut mendidik masyarakat. (ndi/amikom)
