Aktual.co.id – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Laut Jawa dekat Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terjadi pada Sabtu 3 Januari 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Adapun episenter gempa berada di laut pada koordinat 5,83 Lintang Selatan dan 112,45 Bujur Timur. Atau sekitar 127 kilometer timur laut Tuban dari arah Pulau Jawa.
Gempa tercatat memiliki kedalaman 10 kilometer sehingga dikategorikan sebagai gempa dangkal. Getaran gempa dilaporkan cukup kuat di sejumlah wilayah di Pulau Bawean.
Mengutip dari laman RRI, Kepala BMKG Bawean, Usman Kholid, mengatakan setelah dilakukan pemutakhiran data, kekuatan gempa tercatat sebesar magnitudo 4,9 dipastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
“Getaran yang dirasakan warga menyerupai truk bermuatan berat yang melintas,” kata Usman. Hl senada, Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi, menjelaskan gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di dasar laut.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan gempa dangkal. Akibat aktivitas sesar aktif bawah laut,” ujarnya dalam keterangan resmi.
BMKG melaporkan getaran gempa dirasakan di wilayah Bawean dan Tuban dengan intensitas II–III MMI. Atau dirasakan seperti getaran akibat truk bermuatan melintas.
Hingga saat ini, hasil pemantauan belum menunjukkan adanya gempa susulan. BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. (ndi/RRI)
