• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Meta Diperintahkan Bayar Rp6 Triliun Karena Jadi Media Eksploitasi Anak
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Hukum Kriminal

Meta Diperintahkan Bayar Rp6 Triliun Karena Jadi Media Eksploitasi Anak

Redaktur III Rabu, 25 Maret 2026
Share
4 Min Read
Logo Meta AI / Foto: Engagatged
Logo Meta AI / Foto: Engagatged

Aktual.co.id – Pada hari Selasa, juri di New Mexico memerintahkan Meta membayar denda perdata sebesar $375 juta (Rp6 triliun) setelah menemukan perusahaan tersebut menyesatkan konsumen tentang keamanan platformnya dan memungkinkan eksploitasi seksual anak.

Ini adalah persidangan tanpa juri pertama yang menyatakan Meta bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan platformnya.

“Putusan juri ini merupakan kemenangan bersejarah bagi setiap anak dan keluarga yang telah membayar harga atas pilihan Meta mengutamakan keuntungan daripada keselamatan anak-anak,” kata Jaksa Agung New Mexico, Raúl Torrez.

Menurut Jaksa Agung New Mexico Raul Torrez, para eksekutif Meta tahu produknya membahayakan anak-anak, mengabaikan peringatan dari karyawan sendiri, dan berbohong kepada publik tentang yang diketahui.

“Hari ini, juri bergabung dengan keluarga, pendidik, dan pakar keselamatan anak dalam mengatakan cukup sudah,” katanya menambahkan.

Gugatan tersebut diajukan kantor Torrez pada Desember 2023. Gugatan tersebut menyusul investigasi Guardian selama dua tahun yang diterbitkan bulan April tahun itu, yang mengungkapkan Facebook dan Instagram menjadi pasar perdagangan seks anak.

Baca Juga:  Dirut PT Terra Drone Indonesia Ditetapkan Tersangka Terkait Kebakaran Ruko di Jakarta

Juri memerintahkan Meta membayar hukuman maksimal berdasarkan hukum sebesar $5.000 (Rp84 juta) per pelanggaran, dengan total denda perdata sebesar $375 juta (Rp6 Triliun) karena melanggar undang-undang perlindungan konsumen New Mexico.

Juri menyatakan Meta bertanggung jawab atas kedua klaim yang diajukan oleh negara bagian New Mexico berdasarkan Undang-Undang Praktik Tidak Adil.

Meta menyatakan akan mengajukan banding atas putusan tersebut, dan menuduh Torrez membuat argumen sensasional dan tidak relevan dengan memilih-milih dokumen-dokumen tertentu.

“Kami dengan hormat tidak setuju dengan putusan tersebut dan mengajukan banding. Kami bekerja keras menjaga keamanan orang-orang di platform kami dan memahami tantangan dalam mengidentifikasi dan menghapus pelaku kejahatan atau konten berbahaya,” kata juru bicara Meta.

Baca Juga:  Seorang Pria Bersenjata Menewaskan 7 Anak Kandungnya di Louisiana AS

Dokumen internal Meta dan kesaksian yang diperoleh oleh departemen kehakiman New Mexico selama proses litigasi mengungkapkan bahwa baik karyawan perusahaan maupun pakar keselamatan anak eksternal berulang kali memperingatkan tentang risiko dan kondisi berbahaya di platform Meta.

Bukti yang disajikan kepada juri mencakup rincian penangkapan tiga pria pada tahun 2024 yang didakwa melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak melalui platform Meta.

Ini adalah bagian dari investigasi jebakan yang dilakukan oleh agen rahasia dan dijuluki Operasi MetaPhile  oleh kantor jaksa agung.

Pengadilan New Mexico mendengar bagaimana keputusan Meta pada tahun 2023 untuk mengenkripsi Facebook Messenger, platform pesan langsung, yang  untuk merayu anak di bawah umur .

Persidangan berlangsung tujuh minggu, baik perusahaan maupun negara bagian memanggil saksi-saksi yang beragam, mulai ahli keselamatan anak hingga karyawan perusahaan dan mantan karyawan.

Baca Juga:  Meta AI Akan Menggandeng Media untuk Konten Berita Dunia

“Ini kemenangan besar bagi jaksa agung New Mexico. Juri yang dipimpinnya bahkan tidak berunding terlalu lama,” kata mantan wakil jaksa wilayah New Mexico dan pengacara pembela kriminal saat ini, John W Day, kepada Guardian.

Meta juga menjadi subjek gugatan di Los Angeles , di mana ratusan keluarga dan distrik sekolah menuduh beberapa platform teknologi besar tersebut merugikan anak-anak.

Penggugat dalam kasus ini menuduh Meta, bersama dengan Snap, TikTok, dan YouTube, sengaja merancang platform agar membuat pengguna muda kecanduan.

Snap dan TikTok telah mencapai kesepakatan, sementara Meta dan YouTube terus memperdebatkan klaim tersebut di pengadilan. Semua perusahaan membantah melakukan kesalahan. Juri saat ini sedang mempertimbangkan putusan. (ndi/the guardian)

SHARE
Tag :FacebookMark ZuckerbergMeta
Ad imageAd image

Berita Aktual

BABYMONSTER/ Foto: ANTARA
BABYMONSTER Akan Menggelar Konser Tur di Jakarta
Senin, 11 Mei 2026
Warga berkumpul untuk memprotes kebijakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/ Foto: middle east monitor
PM Israel Sebut Perang dengan Iran Belum Berakhir
Senin, 11 Mei 2026
Ilustrasi berawan/ Foto: freepik
Sebagian Kota Besar Indonesia Diperkirakan Berawan Tebal
Senin, 11 Mei 2026
Hostess CupCakes/ Foto: National today
Hostess CupCakes Diproduksi Pertama Tahun 1919
Senin, 11 Mei 2026
Aktifitas pasar di Iran/ Foto: aljazeera
Iran Mengalami Inflasi Kalangan Rumah Tangga Dampak Perang
Senin, 11 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ilustrasi serangan asma/ Foto: national today

Hari Asma se Dunia Memperingatkan Bahaya Kesehatan Pernapasan

Ilustrasi bekerja/ Foto: freepik

Berikut Kiat Agar Tidak Dimanfaatkan oleh Orang Lain

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Menjaga Badan Agar Tetap Bugar dan Terhindar Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Bocoran Spesifikasi Honor Magic9 Pro Max yang Bakal Diluncurkan

Perayaan Hari Ibu Dunia Sejak Zaman Romawi Meski Sempat Dihapus dari Kalender

Jennie BLACKPINK Mengumpulkan Pendapatan Rp302 Miliar dari Bisnis Agensinya

BPOM Tindak 11 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya

Otoritas Spanyol Bersiap Menerima 140 Penumpang MV Hondius Terjangkit Hantavirus

More News

Gedung KPK / Foto : Ist

Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Dikabarkan Tertangkap Tangan oleh KPK

Kamis, 7 Agustus 2025
Polisi melakukan penjagaan usai terjadi penembakan di Rhode Island/ Foto: capture The Guardian

Seorang Memakai Pakaian Hitam Melakukan Penembakan Hingga 2 Orang Tewas di Universitas Brown

Minggu, 14 Desember 2025
Tyler Robinson (kiri), Lance Twiggs (kanan) / Foto : Ist

Terungkap Pembunuhan Charlie Kirk Direncanakan Selama 1 Minggu

Rabu, 17 September 2025
Dahlan Iskan / Foto : capture ANTARA

Media Memberitakan Dahlan Iskan Tersangka di Polda Jawa Timur

Rabu, 9 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id