• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Mensos: Penebalan Bansos Sedang Dikaji Oleh Pemerintah
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Mensos: Penebalan Bansos Sedang Dikaji Oleh Pemerintah

Redaktur III Senin, 13 April 2026
Share
2 Min Read
Mensos Syaifullah Yusuf/ Foto: courtesy Kompas
Mensos Syaifullah Yusuf/ Foto: courtesy Kompas

Aktual.co.id  – Pemerintah melalui Kementerian Sosial masih mengkaji kemungkinan penebalan  bantuan sosial (bansos) pada 2026 sebagai bagian dari skema stimulus ekonomi di tengah kebijakan efisiensi yang menyiasati ketidakpastian ekonomi global akibat ketegangan di Timur Tengah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan pembahasan mengenai stimulus ekonomi, termasuk opsi penebalan bansos, saat ini masih berada pada tahap awal berupa simulasi dan koordinasi lintas kementerian.

“Sudah ada semacam pembahasan ya, belum keputusan. Baru simulasi-simulasi untuk memberikan semacam stimulus ekonomi,” katanya seperti dikutip ANTARA.

Menurut dia, sampai saat ini belum ada keputusan kebijakan dari presiden, yang ada adalah baru skema atau semacam pembahasan-pembahasan tahap awal.

Baca Juga:  Kejakgung : RON 90 Diblanding dengan RON 92. Warganet : Penjarakan Semua di Pertamina

Skema penebalan bansos umumnya digunakan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama pada periode tertentu yang memang dinilai dibutuhkan.

Adapun sebagaimana tahun lalu, pemerintah melalui Kementerian Sosial sempat menambah bantuan sosial pada pertengahan tahun, serta memperluas jumlah penerima manfaat pada akhir tahun.

Pada periode tersebut jumlah penerima bantuan sosial berupa bantuan langsung tunai meningkat dari sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat menjadi 35 juta keluarga yang mencakup kelompok desil 1 – 4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Jadi itu kalau belajar dari tahun lalu. Nah apakah tahun ini seperti itu kita tunggu kebijakan dari Bapak Presiden,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Baca Juga:  Perancis Menerapkan Larangan Anak Usia di Bawah 16 Tahun Akses Media Sosial

Terlepas dari itu, dia memastikan bansos reguler yang menyasar terhadap 18 juta keluarga penerima manfaat tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Adapun saat ini pemerintah sedang mempersiapkan periode salur triwulan kedua, yang ditargetkan dimulai pekan ketiga April.

Ada dua bentuk bantuan yang disalurkan dalam program bansos reguler ini. Berupa Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) senilai Rp600 ribu per pencairan setiap triwulan dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang besarannya sesuai komponen penerima manfaat, seperti ibu hamil, anak sekolah, dan kelompok rentan lainnya. (ANTARA/ndi)

SHARE
Tag :BansosKemensosSyaifullah Yusuf
Ad imageAd image

Berita Aktual

Penampakan erupsi di Gunung Semeru/ Foto: ANTARA
Gunung Semeru Mengalami Erupsi Meluncurkan Awan Panas Sejauh 3,5 Kilometer
Sabtu, 18 Juli 2026
Emas Antam/ Foto: pajak
Harga Emas Antam Nak Menjadi Rp2,614 Juta Per Gram
Sabtu, 18 Juli 2026
Tangkapan layar Permainan Roblox/ foto: Ist
Roblox Mengumumkan Sebuah Fitur Baru Bernama Bulid Berdasarkan AI
Sabtu, 18 Juli 2026
Nelson Mandela/ Foto: capture KOMPAS
Hari Nelson Mandela untuk Mengenang Pejuang Hak Asasi Manusia
Sabtu, 18 Juli 2026
Harga bensin di sebuah SPBU di Chicago, Illinois / Foto: aljazeera
Harga Minyak Global Kembali Naik Dampak Konflik AS dan Iran
Jumat, 17 Juli 2026

Mental Health

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ilustrasi depresi/ Foto: freepik

Peristiwa Negatif Memicu Gejala Depresi pada Remaja Putri dan Putra.

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Kung Fu Soccer Karya Stephen Chow Meraup Keuntungan Rp1,2 Triliun Perdana Penayangan

Yordania Berhasil Mencegat 8 Rudal Milik Iran Tanpa Korban Jiwa

Harga Emas Antam Mengalami Penurunan Rp2.606 Juta Per Gram

BYD Menantang Merek Premium Eropa dengan Performa Lebih Tinggi

Aktor Bae Na Ra dan Han Jae Ah Akan Segera Menikah

More News

Presiden AS Donald J Trump / Foto : capture ANTARA

Trump Tidak Mengizinkan Israel Serbu Tepi Barat

Jumat, 26 September 2025
Prosesi pelantikan menteri dan wakil menteri kabinet merah putih 2024 - 2029 / Foto: capture youtube

Menkeu Purbaya Dapat PR Mengejar Target Perekonomian

Selasa, 9 September 2025
Ilustrasi kosmetik/ Foto: freepik

BPOM Tindak 11 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya

Jumat, 8 Mei 2026

PCO : Reshuffle Kabinet Mungkin Bisa Terjadi

Selasa, 3 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id