Aktual.co.id – Tuduhan yang melibatkan saudara laki-laki anggota BLACKPINK, Jisoo, kembali mencuat di dunia maya setelah perhatian kembali tertuju pada kasus pelecehan seksual terpisah yang melibatkan seorang pria yang diidentifikasi oleh media Korea sebagai saudara kandungnya.
Menurut laporan dari media Korea Selatan, tuduhan masa lalu terhadap seorang pria bernama Kim, yang diidentifikasi sebagai kakak laki-laki Jisoo tersebut kembali menjadi perbincangan publik.
Isu tersebut bermuka dari berita tentang penangkapan diriya terkait tuduhan pelecehan seksual yang melibatkan seorang penyiar internet (BJ).
Tuduhan awal bermula pada Mei tahun lalu, ketika unggahan anonim muncul di platform komunitas tempat kerja Blind.
Penulis mengklaim mereka menjalin hubungan suka sama suka dengan Kim, tetapi menemukan bahwa mereka telah direkam secara diam-diam tanpa persetujuan.
Unggahan tersebut menuduh individu yang bersangkutan menunjukkan rekaman tersebut kepada kenalan dan memiliki rekaman ilegal tambahan yang melibatkan wanita lain. Pengunggah menyatakan pada saat itu bahwa mereka sedang mempertimbangkan tindakan hukum.
Pihak Kim membantah tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai ‘sepenuhnya salah,’ dan mengindikasikan bahwa tindakan hukum akan ditempuh setelah berkonsultasi dengan perwakilan hukum. Unggahan tersebut kemudian dihapus dari platform.
Isu ini kembali mencuat menyusul laporan seorang pria bernama Kim ditangkap pada 15 April 2026 atas tuduhan pelecehan seksual, bersama tuduhan tambahan berdasarkan Undang-Undang Hukuman Kekerasan Seksual Korea Selatan.
Menurut pernyataan polisi yang dikutip dalam laporan lokal, korban menduga bahwa Kim membagikan gambar-gambar intim yang diterimanya kepada pihak ketiga dan menggunakannya sebagai ancaman.
Penyidik dari Kepolisian Gangnam Seoul dilaporkan telah mengajukan surat perintah penangkapan karena penyelidikan masih berlanjut.
Laporan menunjukkan bahwa Kim bertemu dengan korban setelah membeli acara “kencan makan malam” melalui platform siaran langsung SOOP .
Diduga setelah bertemu pada tanggal 14 April, ia membawa korban ke kediamannya setelah memberikan jaminan bahwa tidak akan terjadi hal yang membahayakan, sebelum kemudian mencoba melakukan kontak fisik yang tidak pantas.
Selama interogasi, Kim dilaporkan mengakui bahwa kontak fisik terjadi tetapi membantah bukan atas persetujuan bersama. (ndi/allkpop)
