• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Ajeng Wirawati: Daya Tampung SMP Negeri Memang Tidak Sebanding Jumlah Lulusan SD
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Ajeng Wirawati: Daya Tampung SMP Negeri Memang Tidak Sebanding Jumlah Lulusan SD

Redaktur III Selasa, 19 Mei 2026
Share
2 Min Read
Ilustrasi siswa SD dan SMP/ Foto: Ist
Ilustrasi siswa SD dan SMP/ Foto: Ist

Aktual.co.id – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 ini tidak ada perubahan dibanding tahun lalu hanya saja ada penambahan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jalur prestasi, demikian disampaikan Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Ajeng Wirawati saat ditemui di kantornya.

“Selebihnya untuk SPMB SD maupun SMP untuk jalur afirmasi, jalur zonasi masih sama dengan tahun lalu. Dibutuhkan data kemiskinan untuk afirmasi sementara untuk zonasi juga berdasarkan jarak sekolah dengan rumah tinggal,” katanya.

Menurut Ajeng, sebaran untuk SD sudah cukup baik sementara untuk SMP negeri daya tampungnya sama seperti tahun lalu, sehingga belum ada penambahan kuota.

Baca Juga:  Inilah yang Menyebabkan Api Cepat Menjalar Kebakaran Gedung di Hong Kong

Di tahun 2026 ini kata Ajeng, masyarakat bisa mendaftar jalur afirmasi keluarga miskin, prestasi menyertakan TKA maupun prestasi yang lain, zonasi berasarkan jarak sekolah dan rumah, serta jalur pindah bagi orang tua yang masuk kota Surabaya.

“Jalur prestasi terbagi dari prestasi akademi, prestasi non akademik dan penghafal kitab suci untuk SMP negeri. Masyarakat bisa memanfaatkan putra putrinya jika memiliki prestasi,” katanya.

Sementara zonasi terbagi menjadi dua, tambah Ajeng, di mana zonasi pertama berdasarkan jarak dari sekolah dengan rumah, sedangkan zonasi kedua berdasarkan pembagian per kecamatan, di mana satu kecamatan hanya ada satu SMP, sehingga beberapa kelurahan secara zonasi tidak masuk jangkauan SMP negeri tersebut,” katanya.

Baca Juga:  Pengambilan PIN SPMB SMA / SMK di Jatim Sudah Dibuka

Walaupun demikian, Ajeng memberikan saran agar orang tua siswa bisa menyekolahkan putra putrinya ke swasta yang terdekat dengan rumah tinggal.

Memang daya tampung SMP negeri kata Ajeng tidak sejalan dengan lulusan SD yang penyebarannya sudah merata di seluruh kecamatan maupun kelurahan.

“Daya tampung SMP negeri hanya 17 ribu sisanya adalah swasta yang sudah melakukan kolaborasi untuk memudahkan anak-anak sekolah di tempat tersebut sehingga jangan sampai ada yang tidak sekolah,” ungkapnya.

Untuk jalur afirmasi keluarga tidak mampu dirinya memohon agar Dinas Pendidikan Kota Surabaya tidak menyulitkan bagi pendaftar di jalur tersebut sehingga bagi keluarga masyarakat berpenghasilan rendah bisa sekolah dengan layah. (ndi)

SHARE
Tag :Dinas Pendidikan SurabayaSPMB
Ad imageAd image

Berita Aktual

Byeon Woo Seok dan IU/ Foto: allkpop
Drama ‘Perfect Crown’ Menuai Banyak Kontroversi Sejarah Tradisi Kerajaan
Selasa, 19 Mei 2026
Ilustrasi siswa SD dan SMP/ Foto: Ist
Ajeng Wirawati: Daya Tampung SMP Negeri Memang Tidak Sebanding Jumlah Lulusan SD
Selasa, 19 Mei 2026
Tangkapan layar pasukan Israel cegat Armada Global Sumud/ Foto: Aljazeera
RI Desak Agar Israel Melepaskan Awak Misi Kemanusiaan
Selasa, 19 Mei 2026
Ilustrasi SPMB/ Foto: Ist
Pemkot Surabaya Akan Membuka Posko Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru
Selasa, 19 Mei 2026
Choi Seung-ho, kepala serikat pekerja Samsung Electronics/ Foto: reuters
Dialog Terus Berlanjut Antara Pekerja dan Manajemen Samsung Terkait Mogok Kerja
Selasa, 19 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Lisa BLACKPINK Pamerkan Gelas Seharga Rp23 Ribu di Media Sosial

Bocoran Ponsel Huawei Nova 16 Akan Segera Diluncurkan

Harga Emas Antam Turun Rp5.000 Menjadi Rp2,764 juta/gr

Ella Langley Menyapu Bersih Semua Kategori di ACM Awards 2026

WNI Peserta Global Sumud Flotilla Ikut Dicegat oleh Pasukan Israel

More News

#BoikotTrans7 menguat di media sosial / Foto: X

KPI Sanksi Program Trans7 yang Dinilai Mencederai Para Santri dan Kiai

Selasa, 14 Oktober 2025
MK memutuskan pendidikan dasar wajib digratiskan oleh negara / Foto : wikipedia

Ketum Muhammadiyah: Implementasi Putusan MK Harus Seksama

Selasa, 3 Juni 2025
Kebaya menjadi identitas nasional / Foto : capture JP

Hari Kebaya Nasional 24 Juli 2025 Diresmikan Sejak Tahun 2023

Kamis, 24 Juli 2025
Ketua Pansus Raperda Penanggulangan Banjir Surabaya Sukadar/ foto: dok Aktual

Raperda Penanggulangan Banjir Sebagai Payung Hukum Pemkot Surabaya

Selasa, 14 Oktober 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id